Boyolali, Infojateng.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Boyolali menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda di Pendopo Gede Kabupaten Boyolali, Selasa (9/12/2025).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka persiapan menyambut Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Rakor yang dibuka langsung oleh Bupati Boyolali Agus Irawan tersebut diikuti oleh Anggota Forkopimda Kabupaten Boyolali, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Boyolali, Kepala Kejaksanaan Negeri Boyolali, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan anggota Forkopimcam se-Kabupaten Boyolali serta beberapa organisasi masyarakat.
Dalam laporannya, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Boyolali Bambang Sutanto memaparkan beberapa peran penting yang harus diampu oleh masing-masing pemangku kepentingan.
Diantaranya, Kodim 0724/Boyolali berperan menjaga kondusifitas wilayah, selanjutnya Polres Boyolali berperan dalam pengamanan perayaan Nataru.
Kemudian ketersediaan pangan, kestabilan harga pasar, kondisi lalu lintas, dan pelayanan kesehatan selama perayaan Nataru oleh OPD terkait.
Bupati Agus menyampaikan dalam sambutannya, Rakor tersebut perlu dilaksanakan secara rutin setiap tahun agar dalam pelaksanaannya nanti dapat berjalan lancar, aman dan nyaman.
Pihaknya berpesan kepada para stakeholder untuk terus koordinasi dan komunikasi sebaik-baiknya dalam memberikan kenyamanan kepada masyarakat.
“Perlu dilakukan berbagai langkah persiapan agar momentum tersebut (Nataru) bisa dilaksanakan dengan baik. Salah satunya menyangkut ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting, termasuk dengan melakukan monitoring dan operasi pasar agar harganya selalu terkendali, terutama ketersediaan dan stabilitas harga beras serta kebutuhan pokok masyarakat lainnya,” ujar Agus.
Sementara itu, Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto mengungkapkan bahwa dalam pengamanan Nataru, pihaknya akan melaksanakan Operasi Lilin Candi yang digelar selama 14 hari mulai dari 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026 yang mengedepankan tindakan preventif dengan melibatkan sebanyak 514 personel.
Selain itu, akan dibangun sepuluh Pos pengamanan (Pospam) yang berlokasi di beberapa titik di wilayah Kabupaten Boyolali.
Diantaranya, Pospam Ampel, Gerbang Tol (GT) Boyolali, GT Banyudono, GT Bandara Adi Soemarmo, dua Pospam di Rest Area A dan B, serta Pos Terpadu Kota atau di Gedung Siboba. Adapula Pos Pantau Bangak, Pos Pantau Gereja Santa Maria dan Pos Pantau Grawah Cepogo. (eko/redaksi)