Kendal, infojateng.id – Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari penanganan bencana hingga bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Hal itu disampaikan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari pada serah terima Bulan Dana PMI Kabupaten Kendal 2025, di Abdi Praja Setda setempat, Senin (22/12/2025).
Menurutnya, Bulan Dana PMI bukan sekadar agenda rutin, tetapi memiliki dampak langsung bagi masyarakat.
Dana yang terkumpul menjadi salah satu penopang utama dalam pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan, khususnya saat terjadi bencana alam maupun kondisi darurat lainnya.
“Bulan Dana PMI tentunya memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama untuk membantu korban bencana serta mendukung berbagai bantuan kemanusiaan lainnya,” kata Bupati Dyah.
Dia berharap, PMI Kendal terus berkembang dan memperkuat sinergi dengan pemerintah.
Menurutnya, kolaborasi yang solid dinilai penting, agar upaya kemanusiaan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
“Kami berharap, PMI Kendal semakin maju dan selalu bersinergi serta berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kendal, dalam membantu tugas-tugas kemanusiaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran PMI Kabupaten Kendal, atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat.
“Kami mengapresiasi seluruh jajaran PMI Kendal yang telah mendarmabaktikan tenaga, pikiran, dan waktunya, untuk memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat Kabupaten Kendal,” katanya.
Sementara Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari menyampaikan capaian positif dalam penggalangan Bulan Dana PMI 2025. Total dana yang berhasil dihimpun mencapai satu miliar lebih.
“Alhamdulillah, untuk penggalangan Bulan Dana PMI di Kabupaten Kendal tahun 2025 kita mendapatkan dana sebesar Rp1,3 miliar. Harapan kami, dana ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai dengan program kerja yang ada di PMI Kabupaten Kendal,” kata Agus. (eko/redaksi)