Infrastruktur Pengairan Jateng Redam Rob dan Suplai Irigasi Pertanian

infojateng.id - 31 Desember 2025
Infrastruktur Pengairan Jateng Redam Rob dan Suplai Irigasi Pertanian
Embun yang dibangun Pemprov Jawa Tengah di beberapa wilayah untuk memenuhi kebutuhan air bidang pertanian. - ()
|
Editor

Semarang, infojateng.id – Air pernah menjadi momok bagi warga Mulyorejo, Kota Pekalongan. Hampir setiap hari, rob merayap masuk ke jalan desa, menggenangi rumah, memaksa warga hidup berdamai dengan genangan.

Kini, pemandangan itu perlahan tinggal kenangan. Di tepi Sungai Bremi-Meduri, deretan parapet beton berdiri kokoh, menjadi garis pembatas antara air pasang dan ruang hidup warga.

Sepanjang 2025, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menuntaskan pembangunan infrastruktur pengairan yang menyasar dua kebutuhan mendasar, yakni melindungi kawasan pesisir dari rob dan memastikan sawah tetap mendapat air.

Penguatan daerah aliran sungai (DAS), pembangunan dan revitalisasi embung, hingga pemasangan pompa air tenaga surya menjadi bagian dari upaya tersebut.

Di Pekalongan, tanggul Sungai Bremi-Meduri sepanjang total 2.333 meter dibangun sebagai benteng rob. Parapet beton cyclop setinggi sekitar 1,5 meter itu kini melindungi tiga desa, Mulyorejo, Tegaldowo, dan Karangjompo, yang sebelumnya kerap tergenang.

Kepala Desa Mulyorejo, Samroni, merasakan langsung perubahan itu. Warga tak lagi cemas setiap kali air laut pasang.

“Dulu hampir setiap hari ada luapan sungai. Sekarang sudah tidak ada lagi. Jalan juga tidak tergenang,” ujarnya, Selasa (30/12/2025).

Dari pesisir utara, cerita serupa tentang perubahan hadir di lahan pertanian Desa Triharjo, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal.

Di tengah kemarau yang biasanya membuat sawah kering dan panen terancam, embung hasil revitalisasi justru menjadi penyangga kehidupan. Embung berkapasitas 11.400 meter kubik itu mampu mengairi sekitar 25 hektare lahan pertanian.

Bagi Matori, seorang petani setempat, keberadaan embung bukan sekadar infrastruktur, melainkan jaminan panen.

“Kalau musim kemarau biasanya tidak panen. Sekarang bisa terairi dan hasil panen juga meningkat,” katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menjelaskan, 2025 menjadi tahun penting pembangunan pengairan.

Delapan embung baru dibangun, dua embung direvitalisasi, serta 14 paket perbaikan daerah aliran sungai dituntaskan di berbagai wilayah.

Untuk tanggul Bremi-Meduri, Henggar menyebut, pembangunan pada 2025 mencakup 733 meter dari total 2.333 meter, sebagai bagian dari proyek tahun jamak sejak 2021.

“Dengan peninggian sekitar 1,5 meter, desa-desa yang sebelumnya selalu tergenang kini relatif aman,” ujarnya.

Penguatan DAS juga difokuskan pada wilayah strategis seperti DAS Pemali, Bodri, Kutho, dan Blorong. Meski di beberapa titik penanganan masih bersifat darurat, Henggar menegaskan arah kebijakan tetap bertumpu pada ketahanan pangan melalui perbaikan jaringan irigasi dan fungsi embung.

Upaya pengendalian air tak berhenti di situ. Di Desa Dukuh Lengkong, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Pemprov Jateng menyiapkan pengoperasian Pompa Air Tenaga Surya (PATS) berkapasitas 2 x 125 liter per detik. Wilayah ini berada di elevasi rendah, sehingga rob dan hujan kerap meninggalkan genangan berkepanjangan.

“Pompa ini bekerja dengan sistem hibrida, panel surya dan listrik. Harapannya genangan bisa teratasi,” kata Henggar.

Pengoperasian pompa tersebut merupakan instruksi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan dijadwalkan diresmikan pada Rabu 31 Desember 2025.

Menyongsong 2026, Pemprov Jateng juga menyiapkan 15 unit pompa mobile berkapasitas 250 liter per detik untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologis.

Namun, Henggar menekankan bahwa infrastruktur hanyalah satu bagian dari solusi.

“Ini harus dibarengi dengan peran masyarakat. Menjaga DAS dan lingkungan menjadi kunci agar dampak siklus hidrometeorologis bisa ditekan,” pungkasnya.

Di Pekalongan, Kendal, hingga Sayung, Demak, pembangunan pengairan kini tak hanya menahan air. Ia menjaga harapan agar pesisir tetap layak dihuni dan sawah terus memberi panen. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Terima Bisyarah dari Wagub Gus Yasin, Wafiq Salma: Tahfidz di Jateng Kini Diapresiasi

Terima Bisyarah dari Wagub Gus Yasin, Wafiq Salma: Tahfidz di Jateng Kini Diapresiasi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pati KORPRI Fun Run 5K, Berlari Sambil Berdonasi

Pati KORPRI Fun Run 5K, Berlari Sambil Berdonasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Pati Perkuat Manajemen Talenta ASN di Tengah Masa Transisi Kepemimpinan

Pati Perkuat Manajemen Talenta ASN di Tengah Masa Transisi Kepemimpinan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Cegah Banjir, Wagub Taj Yasin Minta Masyarakat Perbanyak Biopori

Cegah Banjir, Wagub Taj Yasin Minta Masyarakat Perbanyak Biopori

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kisah Kaliwedi Sragen: Dari Desa Tertinggal Menuju Desa Mandiri

Kisah Kaliwedi Sragen: Dari Desa Tertinggal Menuju Desa Mandiri

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Potensi Desa
JMQH Diminta Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

JMQH Diminta Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Desa Mandiri di Jateng Melonjak hingga 2.208

Desa Mandiri di Jateng Melonjak hingga 2.208

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Potensi Desa
Terinspirasi Kunjungan Edukasi, Ihsan Ungkap Cita-Cita Jadi Polisi

Terinspirasi Kunjungan Edukasi, Ihsan Ungkap Cita-Cita Jadi Polisi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Persijap Jepara Tekuk PSM Makassar 2-0, Akhiri Puasa Kemenangan

Persijap Jepara Tekuk PSM Makassar 2-0, Akhiri Puasa Kemenangan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Lebih Dekat dengan Masyarakat, RS Mitra Bangsa Gelar Pemeriksaan Gratis di Desa Lahar

Lebih Dekat dengan Masyarakat, RS Mitra Bangsa Gelar Pemeriksaan Gratis di Desa Lahar

Info Jateng   Kesehatan
Strategi Pemprov Jateng Jaga Sawah Demi Swasembada Pangan 2026

Strategi Pemprov Jateng Jaga Sawah Demi Swasembada Pangan 2026

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BRI Super League 2025/2026: Thomas Trucha Optimis Curi Poin di Kandang Persijap

BRI Super League 2025/2026: Thomas Trucha Optimis Curi Poin di Kandang Persijap

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Hadapi PSM Makassar, Persijap Turunkan Sejumlah Pemain Baru

Hadapi PSM Makassar, Persijap Turunkan Sejumlah Pemain Baru

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
DWP Jepara Launching Komunitas Donor Darah DWP PEDULI

DWP Jepara Launching Komunitas Donor Darah DWP PEDULI

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Apresiasi Nasabah, Bank Jateng Jepara Serahkan Hadiah Tabungan Miliaran Rupiah

Apresiasi Nasabah, Bank Jateng Jepara Serahkan Hadiah Tabungan Miliaran Rupiah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Zulhas Tegaskan Optimalisasi TPST RDF Cilacap untuk Atasi Persoalan Sampah

Zulhas Tegaskan Optimalisasi TPST RDF Cilacap untuk Atasi Persoalan Sampah

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Menko Pangan Berdialog dan Berikan Motivasi Siswa di Cilacap

Menko Pangan Berdialog dan Berikan Motivasi Siswa di Cilacap

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Pendidikan
Kakorlantas Tinjau Tol Yogyakarta–Bawen, Targetkan Bisa Dipakai Saat Mudik Lebaran 2026

Kakorlantas Tinjau Tol Yogyakarta–Bawen, Targetkan Bisa Dipakai Saat Mudik Lebaran 2026

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Abrasi Pantai Sarang Dipastikan Ditangani pada 2026

Abrasi Pantai Sarang Dipastikan Ditangani pada 2026

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Longstorage Kalipang Diresmikan, Perkuat Ketahanan Air dan Pangan

Longstorage Kalipang Diresmikan, Perkuat Ketahanan Air dan Pangan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X