Kasus DBD Turun, Dinkes Tetap Waspada Hadapi Cuaca Tak Menentu

infojateng.id - 10 Januari 2026
Kasus DBD Turun, Dinkes Tetap Waspada Hadapi Cuaca Tak Menentu
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Ida Susilaksmi saat ditemui di kantornya, Jumat (9/1/2026). Dok. Diskominfo Batang - ()
|
Editor

Batang, infojateng.id – Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Batang sepanjang 2025 tercatat mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski demikian, Dinas Kesehatan (Dinkes) Batang menegaskan kewaspadaan tetap ditingkatkan, seiring kondisi cuaca yang sulit diprediksi dan masih mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Batang Suwandi mengatakan, sepanjang Januari hingga Desember 2025 terdapat 558 warga yang menjalani perawatan di rumah sakit dengan dugaan infeksi dengue.

Dari jumlah tersebut, 80 orang dinyatakan positif DBD dan dua di antaranya meninggal dunia.

“Kalau yang positif Demam Berdarah ada 80 orang. Dari 80 itu, dua orang meninggal dunia,” kata Suwandi saat ditemui di kantor Dinkes Batang, Jumat (9/1/2026).

Meski masih terdapat kasus, Suwandi menyebut tren DBD di Batang menunjukkan penurunan tajam.

Pada 2024, jumlah kasus DBD tercatat mencapai 176 kasus, sementara pada 2025 turun lebih dari separuh.

“Dari 176 kasus di 2024, turun menjadi 80 kasus di 2025. Jadi secara angka memang menurun. Namun, penurunan tersebut tidak membuat petugas kesehatan lengah,” ujarnya.

Menurut Suwandi, pola sebaran kasus kini berubah dan tidak lagi terfokus di wilayah pesisir Pantura.

“Sekarang sebarannya merata. Tidak hanya di Pantura, daerah atas seperti Limpung dan Reban juga sudah ditemukan kasus,” kata dia.

Selain DBD, lanjut Suwandi, pihakanya juga menerima laporan penyakit lain yang ditularkan nyamuk.

“Beberapa wilayah, seperti Babadan dan Krincing, dilaporkan terdapat kasus Chikungunya. Warga Babadan bahkan telah mengajukan permohonan fogging secara tertulis dan dijadwalkan akan dilaksanakan pada akhir pekan,” jelasnya.

Meski demikian, Suwandi menegaskan fogging tidak dapat dilakukan tanpa dasar yang jelas.

Ia menyebut ada prosedur dan kriteria yang harus dipenuhi agar langkah tersebut efektif dan tidak menimbulkan dampak jangka panjang.

“Fogging itu untuk memutus penularan DBD. Kalau hanya laporan nyamuk banyak, kami tidak bisa langsung melakukan fogging. Harus ada indikasi kasus DBD di wilayah tersebut,” tegasnya.

Suwandi mengingatkan, fogging yang dilakukan tanpa dasar justru berpotensi menimbulkan resistensi insektisida pada nyamuk.

Menurutnya, kondisi ini dinilai berbahaya karena akan menyulitkan penanganan jika terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

Sementara itu, Kepala Dinkes Batang Ida Susilaksmi menyoroti cuaca sebagai faktor utama yang meningkatkan risiko perkembangbiakan nyamuk.

“Cuaca seperti sekarang ini sangat disukai nyamuk Aedes. Panas, hujan, terang, berganti-ganti. Nyamuk ini justru berkembang di genangan air bersih,” terang Ida.

Ia mengingatkan bahwa banyak tempat di sekitar rumah yang kerap luput dari perhatian, namun berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti botol plastik bekas, ban bekas, cekungan bambu, hingga tampungan air di belakang kulkas.

“Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kebersihan lingkungan dan rutin melakukan PSN 3M Plus,” ujarnya.

Ida juga mengingatkan kebiasaan sehari-hari yang sering dianggap sepele, seperti menggantung pakaian di kamar atau jarang mengganti air minum burung, dapat meningkatkan risiko penularan penyakit.

“Selain menjaga lingkungan, daya tahan tubuh juga harus dijaga. Cuaca seperti ini mudah menurunkan imunitas,” tandasnya

Meski hingga awal 2026 belum ada laporan resmi kasus DBD yang masuk ke Dinkes Batang, pemerintah daerah berharap partisipasi aktif masyarakat tetap menjadi kunci utama pencegahan, agar penurunan kasus DBD tidak sekadar tercatat dalam angka, tetapi benar-benar dirasakan hingga tingkat rumah tangga. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Kakorlantas Tinjau Tol Yogyakarta–Bawen, Targetkan Bisa Dipakai Saat Mudik Lebaran 2026

Kakorlantas Tinjau Tol Yogyakarta–Bawen, Targetkan Bisa Dipakai Saat Mudik Lebaran 2026

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Abrasi Pantai Sarang Dipastikan Ditangani pada 2026

Abrasi Pantai Sarang Dipastikan Ditangani pada 2026

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Longstorage Kalipang Diresmikan, Perkuat Ketahanan Air dan Pangan

Longstorage Kalipang Diresmikan, Perkuat Ketahanan Air dan Pangan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Tempuh Rute Antar-Kabupaten, Ratusan Siswa MTs Darul Falah Sirahan Ikuti Pelantikan Penggalang Rakit dan Terap

Tempuh Rute Antar-Kabupaten, Ratusan Siswa MTs Darul Falah Sirahan Ikuti Pelantikan Penggalang Rakit dan Terap

Info Jateng   Kesehatan
Bantuan Sumur di Desa Sempulur Cukupi Kebutuhan Air di Tiga RT

Bantuan Sumur di Desa Sempulur Cukupi Kebutuhan Air di Tiga RT

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Cara Melakukan Rekam Medis yang Baik dan Benar Sesuai Standar Pelayanan

Cara Melakukan Rekam Medis yang Baik dan Benar Sesuai Standar Pelayanan

Info Jateng   Kesehatan
Pemkab Boyolali Tingkatkan Layanan Kesehatan Dengan General Monitor Diagnostic

Pemkab Boyolali Tingkatkan Layanan Kesehatan Dengan General Monitor Diagnostic

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Kesehatan
Menelisik Paru-Paru Kota yang Terus Bertahan di Kabupaten Sidoarjo

Menelisik Paru-Paru Kota yang Terus Bertahan di Kabupaten Sidoarjo

Info Jateng
Petani Temanggung Dikenalkan Teknologi Plasma Ozon, Ini Tujuannya

Petani Temanggung Dikenalkan Teknologi Plasma Ozon, Ini Tujuannya

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Tera Ulang SPBU, Dinkopdag Temanggung Pastikan Semua Penuhi Standar Akurasi

Tera Ulang SPBU, Dinkopdag Temanggung Pastikan Semua Penuhi Standar Akurasi

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Kerja Sama Jateng–Jepang Naik Level, Pekerja akan Dilatih Jadi Manajer

Kerja Sama Jateng–Jepang Naik Level, Pekerja akan Dilatih Jadi Manajer

Info Jateng   Laporan Khusus
43 SPPG di Rembang Aktif Layani Lebih dari 104 Ribu Penerima Manfaat

43 SPPG di Rembang Aktif Layani Lebih dari 104 Ribu Penerima Manfaat

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Baznas Kendal Diminta Perkuat Kolaborasi, Optimalkan Pengelolaan Zakat

Baznas Kendal Diminta Perkuat Kolaborasi, Optimalkan Pengelolaan Zakat

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Syamsul Dorong Reskilling Guru Agama di Cilacap

Bupati Syamsul Dorong Reskilling Guru Agama di Cilacap

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Pendidikan
Realisasi Investasi Rembang 2025 Tembus Rp 15,47 Triliun

Realisasi Investasi Rembang 2025 Tembus Rp 15,47 Triliun

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Investasi
Polres Demak Salurkan 200 Paket Sembako bagi Warga Terdampak Banjir

Polres Demak Salurkan 200 Paket Sembako bagi Warga Terdampak Banjir

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tingkatkan Layanan, Posyandu dan PAUD Jateng Gandeng Fakultas Psikologi Undip

Tingkatkan Layanan, Posyandu dan PAUD Jateng Gandeng Fakultas Psikologi Undip

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Gubernur Luthfi Siapkan Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung, Tekan Biaya Transportasi Warga

Gubernur Luthfi Siapkan Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung, Tekan Biaya Transportasi Warga

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Tiga Fasilitas untuk Rumah Pelayanan Sosial Pemprov Jateng di Cilacap Diresmikan

Tiga Fasilitas untuk Rumah Pelayanan Sosial Pemprov Jateng di Cilacap Diresmikan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Pelatihan Public Speaking Wartawan dan Pegiat Medsos Jepara

Pelatihan Public Speaking Wartawan dan Pegiat Medsos Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X