Punya Nilai Ekonomis Tinggi, Pati Potensial Budidaya Porang

Punya Nilai Ekonomis Tinggi, Pati Potensial Budidaya Porang

infojateng.id - 6 April 2021
Punya Nilai Ekonomis Tinggi, Pati Potensial Budidaya Porang
 - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

PATI-Tanaman Porang akhir-akhir ini menjadi komoditas pertaninan yang menjanjikan. Jenis umbi-umbian dari spesies Amorphophallus muelleri ini memiliki nilai ekonomis untuk dikembangkan.

Praktisi dan petani tanaman porang Aris menilai,   peluangnya cukup besar untuk ekspor. “Pangsa pasarnya ke Jepang, China, Taiwan, dan Korea. Kebutuhan porang untuk pasokan global hanya 10% yang terpenuhi dan harganya stabil.” ujarnya.

kini ia mempunyai lahan porang di wilayah kecamatan Tlogowungu dan Margorejo yang sudah siap panen. Dibanding negara lain pengekspor porang, kualitas porang Indonesia saat ini masih yang terbaik.

Ia menilai wilayah geografis di Pati mempunyai potensi untuk pengembangan tanaman porang. “Porang dapat tumbuh di ketinggian 0 sampai 700 mdpl. Untuk ketinggian dibawah 500 mdpl butuh perawatan khusus karena sifat porang yang membutuhkan intensitas cahaya 40-60 persen”. Jelasnya

Selain itu, porang memungkinkan dibudidayakan di lahan hutan atau tegal di bawah naungan tanaman lain, semisal Sengon.

Aris mengkalkulasikan, lahan seluas 1 hektar dengan pengolahan secara intensif mampu menghasilkan 40.000 kg, dengan estimasi 40 ribu tanaman.  “Keuntungannya mencapai bisa 250 sampai 300 juta, dengan tempo paling lama 8 bulan. Dari awal pembibitan sampai pemanenan” ujarnya.

Ia melanjutkan, dengan metode dan pola yang sudah ia diterapkan. Lahan seluas 1000 meter persegi dengan anggaran modal 15 juta, sudah bisa memulai usaha budidaya porang. Dirinya juga siap sharing berbagi ilmu tentang budidaya porang. “menyebarkan semangat bertani dan menanam kepada millenial, itu yang terpenting” ungkapnya.

Tidak hanya makanan umbi Porang biasanya dimanfaatkan dengan diolah menjadi tepung yang dipakai untuk bahan baku industri untuk kosmetik, mie , dan campuran makanan. Manfaat dan nilai ekonomis yang tinggi ini membuat porang menjadi idola baru.

Melalui porang, tutur Aris, para petani bisa semakin sejahtera dan makmur. Nilai jual yang tinggi dan permintaan yang meningkat menjadi momentum untuk menciptakan peluang pasar tersendiri.(IJA)

Tinggalkan Komentar

Mungkin Anda melewatkan ini

Close Ads X