Data Stunting tak Valid

infojateng.id - 20 Mei 2021
Data Stunting tak Valid
 - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

PATI – Data kasus stunting di Pati diragukan kevalidannya. Hal ini dikarenakan hanya ada dua puskesmas yang mempunyai alat ukur stunting sesuai standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia

Maka dari itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendorong kepada semua puskesmas untuk meningkatkan alat ukur stunting sehingga angka stunting di Kabupaten Pati semakin valid dan kasus stunting dapat segera dicegah dan ditangani.

“Kedepannya masalah kita samakan alat ukurnya karena ada perbedaan tadi. Kita samakan karena puskesmas kan hanya dua,” ujar Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati Wisnu Wijayanto kepada awak media selepas menghadiri acara Rembug Stunting di Pendopo Kabupaten Pati belum lama ini.

“Kita akan gali kenapa puskesmas hanya dua yang datanya valid. Permasalahannya apa. Alat ukurnya atau apa,” tambah Wisnu.

Menanggapi ini, Kabid Kesehatan Masyarakat di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati Hartotok mengatakan, ketelitian alat ukur sebaiknya 0,1 kg. Terutama alat yang digunakan untuk memonitor pertumbuhan ini. Ini sesuai standar Kemenkes.

”Masih ada yang ketelitian alat ukurnya 0,5 kg di Pati ini. Walaupun hanya selisih nol koma itu berpengaruh terhadap validasi ini. Maka, seluruh desa untuk segera menganggarkan untuk membeli alat-alat yang sudah sesuai standar Kemenkes (ketelitian 0,1 kg) ini,” kata Hartotok.

Semantara itu, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin mengatakan Pemerintah Desa perlu terlibat dalam pencegahan dan penanganan stunting. Ia mengajak semua pihak yang terlibat menggencarkan program penurunan stunting secara “kroyokan” di masing – masing desa.

Safin juga menyebut bahwa terdapat regulasi yang mengatur bahwa dana desa dapat dipergunakan untuk penanganan stunting. “Memang diperbolehkan dan diatur sedemikian rupa agar dapat membantu menekan kasus stunting di Pati,” jelasnya.

Wakil Bupati menekankan agar tidak timbul kesalahpahaman tentang hal tersebut. Wabup menyebut sasaran program harus tepat. “Apabila sasarannya anak usia 0 – 2 tahun, diharapkan dengan menurunnya angka stunting, 20 sampai 30 tahun kemudian anak – anak tersebut dapat menjadi generasi penerus andalan,”  pungkasnya. (IJA)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Cegah Korupsi, Taj Yasin Ingatkan Integritas Dibangun dari Diri Sendiri

Cegah Korupsi, Taj Yasin Ingatkan Integritas Dibangun dari Diri Sendiri

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Polres Klaten Gelar Salat Ghaib untuk Korban Bencana Alam Sumatra dan Aceh

Polres Klaten Gelar Salat Ghaib untuk Korban Bencana Alam Sumatra dan Aceh

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tim Gabungan Kembali Amankan Ratusan Bungkus Rokok Ilegal di Jepara

Tim Gabungan Kembali Amankan Ratusan Bungkus Rokok Ilegal di Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Satresnarkoba Polresta Banyumas Amankan 3.106 Butir Obat keras

Satresnarkoba Polresta Banyumas Amankan 3.106 Butir Obat keras

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
AKBP B Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, Polda Jateng Jatuhkan Sanksi PTDH

AKBP B Terbukti Lakukan Pelanggaran Berat, Polda Jateng Jatuhkan Sanksi PTDH

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemkab dan DPRD Jepara Sepakati Penyesuaian Tarif Pajak dan Retribusi Daerah

Pemkab dan DPRD Jepara Sepakati Penyesuaian Tarif Pajak dan Retribusi Daerah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Lantik Ketua Umum dan Pengurus GOW, Wabup Jepara: Perempuan Harus Lebih Berdaya

Lantik Ketua Umum dan Pengurus GOW, Wabup Jepara: Perempuan Harus Lebih Berdaya

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Banjir Rob Tak Kunjung Surut, Polisi di Brebes Antar Siswa Sekolah dengan Mobil Patroli

Banjir Rob Tak Kunjung Surut, Polisi di Brebes Antar Siswa Sekolah dengan Mobil Patroli

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
DWP Jepara Mantapkan Sinergi Wujudkan Jepara MULUS

DWP Jepara Mantapkan Sinergi Wujudkan Jepara MULUS

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Polisi di Jepara Gelar Salat Ghaib untuk Korban Bencana Sumatra

Polisi di Jepara Gelar Salat Ghaib untuk Korban Bencana Sumatra

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
100 Motor Ojol di Jepara Diservis dan Ganti Oli Gratis oleh BAZNAS

100 Motor Ojol di Jepara Diservis dan Ganti Oli Gratis oleh BAZNAS

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Investor Asal Dubai Lirik Investasi Bangun Pabrik Pupuk Urea di Jateng

Investor Asal Dubai Lirik Investasi Bangun Pabrik Pupuk Urea di Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Investasi
Tertinggi Nasional, Kinerja Antikorupsi Pemprov Jateng Diapresiasi KPK

Tertinggi Nasional, Kinerja Antikorupsi Pemprov Jateng Diapresiasi KPK

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Daftar Tiga BUMDes Terbaik Kudus 2025, Bathi Rejo Kesambi Unggul Kategori Tertib Administrasi

Daftar Tiga BUMDes Terbaik Kudus 2025, Bathi Rejo Kesambi Unggul Kategori Tertib Administrasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Potensi Desa
Bupati Sadewo Percepat Realisasi Trilas Program Banyumas

Bupati Sadewo Percepat Realisasi Trilas Program Banyumas

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
KIP Apresiasi Keterbukaan Informasi Pemprov Jateng

KIP Apresiasi Keterbukaan Informasi Pemprov Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Pembelajaran Apa dan Bagaimana Penerapannya di Sekolah Dasar

Pembelajaran Apa dan Bagaimana Penerapannya di Sekolah Dasar

Pendidikan
Pemkab Rembang Usulkan Penambahan Kuota Pupuk ZA ke Pemerintah Pusat

Pemkab Rembang Usulkan Penambahan Kuota Pupuk ZA ke Pemerintah Pusat

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Perkuat Ketahanan Pangan, Kelompok Tani di Rembang Dapat Bantuan Ratusan Alsintan

Perkuat Ketahanan Pangan, Kelompok Tani di Rembang Dapat Bantuan Ratusan Alsintan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Heboh Beras Bantuan Berhama di Jepara! BULOG Gerak Cepat Tarik Total dan Ganti Baru

Heboh Beras Bantuan Berhama di Jepara! BULOG Gerak Cepat Tarik Total dan Ganti Baru

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Close Ads X