Kurangi Peran Jadi ”Tukang Kompor” dalam Bermedsos

infojateng.id - 10 Juni 2021
Kurangi Peran Jadi ”Tukang Kompor” dalam Bermedsos
Foto shutterstock.com - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

PEKALONGAN-Ada fenomena yang berubah di bidang kejahatan, baik di dunia maupun di Tanah Air, dalam beberapa tahun belakangan. Kalau kita sadari, kejahatan konvensional seperti pencurian dan perampokan di dunia nyata belakangan justru menurun. Ke mana pelakunya?

Menurut catatan Direktorat Tindak Pidana Siber Mabes Polri, sepanjang tahun 2020 saja terdapat 4.250 laporan kejahatan siber, di mana 1.158 di antaranya adalah penipuan lewat media digital.

”Ini peringatan serius dan jangan terus dibiarkan. Kita harus sadar apa yang mesti dilakukan untuk mencegah berulangnya penipuan semacam ini yang gelagatnya terus bertambah,” ungkap Sri Astuty, pengajar di Universitas Lambung Mangkurat, saat tampil sebagai narasumber Webinar Literasi Digital yang digelar Kementerian Kominfo RI dengan Debindo di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, 8 Juni lalu.

Acara yang digelar daring tersebut beroleh sambutan antusias dari ratusan pengusaha batik dan pegawai pemda, juga para pengajar di seputar Pekalongan.

Menurut Sri Astuty, proteksi digital seperti menjaga data digital dan akun harus diperhatikan. Ia juga berpesan agar kita tidak sering mem-posting atau pamer paspor, tiket pesawat atau pamer sedang di mana di Facebook atau Instagram. ”Itu malah bisa menjadi jalan bagi para penjahat mengincar kita. Menjadi korban dengan cara mereka yang makin canggih,” kata Sri terus terang.

Bersama Sri Astuty, tampil juga pembicara lain: I Komang Sumerta, dosen Universitas I Gusti Ngurah Rai – Bali; Kholilul Rochman Ahmad, ketua Asosiasi Pesantren Digital Indonesia; Samuel Berit Olam, CEO PT Malline Teknologi Internasional, juga presenter TV Putri Juniawan sebagai key opinion leader, serta Tomy Romahorbo selaku moderator.

Setelah meningkatkan keamanan diri lewat akun yang diberi double password, yang juga perlu diperbaiki dalam bermedsos di jagad digital adalah tata kramanya. ”Sebab, dalam survei Microsoft terbaru, netizen Indonesia dinilai paling tidak sopan se-Asia Pasifik. Ini harus kita terima sebagai kritik untuk mengoreksi diri,” papar I Komang Sumerta.

Sumerta menambahkan, belajarlah untuk menerima pendapat orang lain dan mau menerima sikap dan pandangan orang lain dengan hormat. Biasakan pola True, cek kebenaran info sebelum kita sebar dan bagikan. Juga, perhatikan perlu dan dibutuhkan atau tidak info tersebut buat masyarakat. ”Intinya, jangan suka oversharing. Jangan mudah berbagi info tanpa cek kebenaran infonya,” tegas Sumerta mewanti-wanti.

Sementara, menurut Kholilul Rochman Ahmad, salah satu kunci sukses untuk meningkatkan kualitas kita bermedsos adalah mengurangi peran sebagai ”tukang kompor”. Jangan suka masuk urusan orang yang kita tidak terlibat, karena toh tidak ada manfaatnya mencampuri mereka. Mending posting yang saling menyemangati. Foto orang mau kerja atau petani sedang membajak sawah, beri caption ’Semoga Allah memudahkan urusan Anda dan memberi rezeki berlimpah’.

”Itu lebih mengundang simpati netizen dan image bagus Anda daripada ikut menyebar makian dan umpatan yang tidak bernilai ibadah dan hanya menambah dosa,” pesan Kholilul.

Kalau kita mau belajar dari fenomena yang berhasil dilakukan di Finlandia, Belanda, dan Denmark, ketiga negara tersebut sudah berhasil menjadikan warganetnya untuk punya tanggung jawab bersama menyaring informasi digital yang mereka terima. ”Kebiasaan memverifikasi dan cari info pembanding dari sumber lain sebelum mencerna atau menyebarkan, sudah jadi kebiasaan positif di sana. Karena itulah ketiga negara tersebut warganetnya masuk kategori sopan dan simpatik,” ungkap Samuel Berrit Ollam.

”Yang paling penting, sejak kita dikondisikan Covid-19, kita mesti lebih smart dalam menggunakan beragam platform digital. Manfaatkan medsos di dunia digital untuk tetap menjaga silaturahmi dengan teman dan saudara. Jadi, biar jauh di mata, tetap terjaga dengan silaturahmi lewat WhatsApp. Tetap terus bisa menjaga kekompakan dengan teman dan saudara,” pesan Putri Juniawan. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

PP IKSAB TBS Adakan Halal Bi Halal

PP IKSAB TBS Adakan Halal Bi Halal

Komunitas
Lonjakan Pengunjung, Patroli Objek Wisata Diintensifkan

Lonjakan Pengunjung, Patroli Objek Wisata Diintensifkan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Wisata
Ramai Pengunjung, Polisi Lakukan Pemantauan Objek Wisata Jepara

Ramai Pengunjung, Polisi Lakukan Pemantauan Objek Wisata Jepara

Eks Karesidenan Pati   Wisata
Jelang Proliga 2024, Gresik Petrokimia Mengandalkan Pedro Lilipaly Sebagai Juru Taktik

Jelang Proliga 2024, Gresik Petrokimia Mengandalkan Pedro Lilipaly Sebagai Juru Taktik

Info Jateng   Olahraga
Halalbihalal, Bupati Apresiasi Polres Blora dalam Pengamanan Idulftri 1445 dan Arus Mudik

Halalbihalal, Bupati Apresiasi Polres Blora dalam Pengamanan Idulftri 1445 dan Arus Mudik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Nelayan Batang Gelar Lomba Dayung, Ajang Bangun Kebersamaan dan Perkuat Rasa Persaudaraan

Nelayan Batang Gelar Lomba Dayung, Ajang Bangun Kebersamaan dan Perkuat Rasa Persaudaraan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
IGD RSUD Batang Siagakan Petugas Medis 24 Jam Selama Lebaran

IGD RSUD Batang Siagakan Petugas Medis 24 Jam Selama Lebaran

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Gencarkan Patroli ke Objek Wisata, Polres Jepara Gelar Pengamanan Libur Lebaran 2024

Gencarkan Patroli ke Objek Wisata, Polres Jepara Gelar Pengamanan Libur Lebaran 2024

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Nana Sudjana Gelar “Open House” Idulfitri, Romo Robertus : Ini Kesempatan Istimewa

Nana Sudjana Gelar “Open House” Idulfitri, Romo Robertus : Ini Kesempatan Istimewa

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Mudahkan Silaturahmi, Sekda Jateng Gelar Open House

Mudahkan Silaturahmi, Sekda Jateng Gelar Open House

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Buntut Kecelakaan di Tol Semarang-Batang, PO. Rosalia Indah Berpeluang Kena Sanksi

Buntut Kecelakaan di Tol Semarang-Batang, PO. Rosalia Indah Berpeluang Kena Sanksi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Indonesia Berhasil Antar 4 Wakil di Perempatfinal Badminton Asia Championships 2024

Indonesia Berhasil Antar 4 Wakil di Perempatfinal Badminton Asia Championships 2024

Info Nasional   Olahraga
Kualitas Alat Belum Maksimal, Hilal di Batang Sulit Terpantau

Kualitas Alat Belum Maksimal, Hilal di Batang Sulit Terpantau

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Waspada Gangguan Keamanan, Patroli dan Penjagaan di Stasiun KA Cepu Diintensifkan

Waspada Gangguan Keamanan, Patroli dan Penjagaan di Stasiun KA Cepu Diintensifkan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Apresiasi Petugas Kebersihan, Bupati Berikan Bingkisan Hingga Perjuangkan Jadi PPPK

Apresiasi Petugas Kebersihan, Bupati Berikan Bingkisan Hingga Perjuangkan Jadi PPPK

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Polisi Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Ditinggal Mudik Pemiliknya

Polisi Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Ditinggal Mudik Pemiliknya

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Cerianya Anak Yatim Piatu saat Diajak Polisi Jepara Belanja Baju Lebaran

Cerianya Anak Yatim Piatu saat Diajak Polisi Jepara Belanja Baju Lebaran

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
RSUD Batang Tetap Layani Pasien Selama Libur Lebaran

RSUD Batang Tetap Layani Pasien Selama Libur Lebaran

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Polres Batang Imbau Warga Tak Main Petasan saat Malam Takbiran

Polres Batang Imbau Warga Tak Main Petasan saat Malam Takbiran

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Dukung Kelancaran Pemudik, Kwarcab Batang Siagakan Personel

Dukung Kelancaran Pemudik, Kwarcab Batang Siagakan Personel

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Close Ads X