Skill Menangkal Hoaks di Ruang Digital

infojateng.id - 23 Juni 2021
Skill Menangkal Hoaks di Ruang Digital
Penyebaran informasi palsu atau bohong (hoax). (Foto: alanu/dsfas) - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

GROBOGAN– Sejak pandemi Covid-19, berbagai informasi seputar virus Corona membanjiri lini masa karena kondisi di seluruh dunia terdampak. Sayangnya informasi-informasi yang beredar itu juga diselipi kabar yang belum tentu kebenarannya, sehingga menimbulkan kegaduhan masyarakat.

Kritis dalam menerima informasi menjadi hal penting dalam menghadapi hoaks di masa pandemi.

Hal tersebut disampaikan dalam webinar literasi digital yang disampaikan oleh sejumlah narasumber: Anang Dwi Santoso, Najib Azca, M. Nur Arifin, Rifqi Fairuz dan key opinion leader (KOL) Poppy Sovia serta moderator Putri Juniawan.

Gerakan literasi digital nasional tersebut merupakan program pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI dalam mendukung percepatan transformasi digital untuk mencapai masyarakat yang cakap digital. Literasi digital ini dengan berpegang pada empat pilar penting: digital culture, digital ethics, digital safety, dan digital skill.

Di ruang digital, mempunyai digital skill merupakan keniscayaan yang harus dimiliki oleh pengguna media sosial, sebab media sosial menjadi tempat yang gampang sekali dimasuki segala bentuk informasi, termasuk berita hoaks.

Anang Dwi Santoso dalam paparannya menyampaikan bahwa orang mudah percaya dengan hoaks karena kurangnya literasi digital. Masyarakat Indonesia dinilai memiliki minat baca rendah sehingga mudah termakan hoaks karena informasi ditelan mentah-mentah.

“Orang mudah percaya hoaks karena isunya yang mencengangkan sehingga membuat orang mudah bereaksi. Hoaks yang terus disebar dianggap sebagai kebenaran,” jelas Anang kepada peserta webinar di Grobogan, Rabu (23/6/2021).

Lebih jauh Anang menyatakan, setidaknya Kominfo mengklasifikasikan ada empat ciri sebuah informasi itu merupakan berita bohong atau hoaks. “Sumber informasi medianya tidak jelas identitasnya, tidak ada unsur 5W 1H yang menjadi pondasi sebuah berita, adanya permintaan penyebaran info secara masif, serta diproduksi dengan menyasar kalangan tertentu,” jelas Anang.

Tak jarang informasi hoaks didapatkan dari orang-orang terdekat seperti keluarga atau teman.

“Tanpa disadari keluarga menjadi orang yang menyebarkan berita hoaks. Jika menemukan hal ini maka dekatilah secara personal dan ajak mereka mencari informasi pembanding dan kenalkan pada sumber yang kredibel. Jangan main menghakimi secara langsung serta mengingatkan bahwa info dari orang yang terkenal sekalipun belum tentu kebenarannya,” imbuh Anang.

Hal-hal tersebut patut dilakukan sebab di masa pandemi global ini, berita hoaks dapat memperburuk situasi, menyebabkan kepanikan, dan membuat masyarakat terkotak-kotak, bahkan menimbulkan bahaya yang lebih parah.

“Jika menemukan info yang disangsikan bisa dengan melapor ke Kominfo, atau mengecek sendiri dengan memanfaatkan Google, atau kontak-kontak lain yang dapat memverifikasi kebenaran suatu informasi,” pungkas Anang. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Warga Cilacap Bisa Lapor ke Bupati Lewat e-LaporBup

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Dampingi Kunker Jokowi, Bupati Yuni Minta Proyek APBN di Sragen Tak Dikurangi

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Cegah Judi Online, HP Personel Polres Jepara Diperiksa Propam

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Perluasan Areal Tanam 2024, Pemkab Cilacap Serahkan Bantuan Alsintan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Posyandu ILP RW 21 Kelurahan Sidanegara Diresmikan

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Jangan Remehkan, Konten Lokal yang Menarik Bisa Jadi Berita Menasional

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Sejumlah Pabrik Lakukan PHK, Pemprov Pastikan Sektor Industri di Jateng Tetap Kondusif

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Pj Gubernur : Bisa Tambah Area Tanam Padi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Digelar 5 Hari, Purworejo Fair 2024 Raup Omzet Rp2,3 Miliar

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng
Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Pengairan Lahan Pertanian di Klaten Tercukupi Berkat Bantuan Pompa Air dari Pemerintah

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Pertahankan WTN, Pj Bupati Jepara Dorong Inovasi Transportasi Umum

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Menggali Potensi dan Tantangan Sejarah, Pariwisata, dan Inisiatif Kesehatan Masyarakat Kotawaringin Barat

Info Jateng   Kesehatan
Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Polres Jepara Gelar Anjangsana ke Purnawirawan, Warakauri Hingga Personel TNI-Polri yang Sakit

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Dukung Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024, Relawan di Jepara Gelar Konsolidasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Politik
Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Serap 800 Liter, Pj Bupati Batang Minta Setiap Desa Bisa Kembangkan Sapi Perah

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Program Magang Gemilang Cetak Tenaga Kerja Berkualitas

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Pemerintah Berikan Bantuan Pompa Air untuk Dorong Produksi Padi di Jateng

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Penanganan Demam Berdarah, Warga Didorong Gotong Royong Perhatikan Lingkungan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Pompa Air Bertenaga Surya Bantu Petani Desa Senon untuk Mengairi Sawah

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Surplus, PMI Batang Bantu Kebutuhan Darah Wilayah Sekitarnya

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Close Ads X