Sudah Tahu Klasifikasi Bisnis e Commerce, ini Penjelasannya

infojateng.id - 30 Juni 2021
Sudah Tahu Klasifikasi Bisnis e Commerce, ini Penjelasannya
ilustrasi belanja online di e commerce, kredit foto idcloudhost - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

DEMAK – Kini, apa pun dapat diakses dengan menggunakan internet. Mulai dari belanja, pesan makanan, hingga transportasi bisa dilakukan secara online. Pesatnya perkembangan internet, memungkinkan terbangunnya sebuah sistem perdagangan dunia maya.

”Semua bentuk perdagangan barang ataupun jasa kini bisa dilakukan melalui media perantara internet yang lazim disebut e-commerce atau perniagaan elektronik,” ujar Abdul Rohman, pada acara webinar literasi digital yang dihelat Kementerian Kominfo bagi masyarakat Kabupaten Demak, Jawa Tengah, 14 Juni lalu.

Dalam webinar yang bertema ”Memahami Aturan Bertransaksi di Dunia Digital” itu, Abdul Rohman mencoba mengenalkan istilah-istilah yang lazim dijumpai dalam transaksi digital, seperti: store/marketplace, seller-reseller, payment gateway, dan jasa pengiriman barang.

Menurut Abdul Rohman, pasar digital menciptakan budaya dan relasi baru yang serba cepat dan mudah dalam bertransaksi. Bisnis e-commerce juga mencakup semua pasar online yang menghubungkan pembeli dan penjual.

”Hal pertama yang harus dipikirkan sebelum memulai bisnis adalah jenis transaksi bisnis apa yang akan kamu jalani. Siapa target pasarmu?,” ungkap Abdul Rohman kepada para peserta acara virtual itu.

Selanjutnya Abdul Rohman mengutip dari Selfstartr.com, secara umum kegiatan bisnis e-commerce dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kategori, yaitu: Business to Business (B2B), Business to Consumer (B2C), Consumer to Consumer (C2C), dan Consumer to Business (C2B).

Model B2B berfokus untuk penyediaan produk/layanan dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya. Kebanyakan model bisnis B2B merupakan bisnis yang bergerak di bidang supplier management, inventory management, distribution management, channel management, dan payment management.

Sedangkan model bisnis B2C, lanjut Abdul, merupakan model bisnis kedua terbesar dari e-commerce. Penjualan dilakukan secara eceran dari perusahaan langsung ke konsumen akhir. Penjualan B2C adalah model ritel tradisional, dimana perusahaan menjual produk kepada individu, namun bisnisnya dilakukan secara online.

Untuk model C2C didefinisikan sebagai perdagangan di mana individu
(konsumen) menjual produk secara langsung kepada konsumen lainnya.
Adapun C2B adalah model bisnis e-commerce lain yang kebanyakan
orang tidak terpikirkan.

”Jenis bisnis e-commerce ini melibatkan individu yang menjual produk atau layanan kepada perusahaan. Strategi monetisasi blog atau Google AdSense salah satu yang termasuk dalam bisnis ini,” jelas Abdul Rohman

Mudahnya konsumen melakukan transaksi cenderung membuat mereka
agak mengabaikan masalah keamanan. Padahal dengan kian melonjaknya jumlah pelaku pembelanja online, maka potensi untuk terjadinya beragam modus kejahatan pun ikut meningkat.

Agar terhindar penipuan berkedok transaksi barang, Abdul Rohman mengajak peserta mengenali modus kejahatan siber pada konsumen. Modus transaksi yang tidak aman dan patut diwaspadai, di antaranya: harga sangat miring, menawarkan produk yang belum beredar, promo, diskon, atau bonus menarik, memberi resi palsu, dan mengklaim toko offline orang lain.

Sementara narasumber Zusdi F. Ariyanto memaparkan jenis-jenis transaksi berikut istilah yang sering digunakan dalam e-commerce, seperti fintech, e-wallet dan e-money. Pengertian transaksi digital menurutnya adalah pembayaran nontunai (cashless) seperti mobile banking atau perangkat transaksi virtual lainnya.

”Ada beberapa jenis bidang fintech: manajemen aset, e-money, crowd funding, insurance, P2P lending, remittance, payment gateway, dan securities,” jelas Zusdi.

Webinar yang dimoderatori Fifri Hadil ini, juga menghadirkan narasumber Sholahuddin (CEO Pasar Desa), Edy SR (Brandpreneur), dan Putri Juniawan selaku key opinion leader. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Bupati Semarang Harap Bunda Literasi jadi Energi Baru Ekosistem Literasi

Bupati Semarang Harap Bunda Literasi jadi Energi Baru Ekosistem Literasi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Inspektorat Boyolali Lakukan Gelar Pengawasan Daerah

Inspektorat Boyolali Lakukan Gelar Pengawasan Daerah

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Pemerintahan
Pemkab Boyolali Lakukan Penanaman Pohon Serentak

Pemkab Boyolali Lakukan Penanaman Pohon Serentak

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Penurunan Tengkes Bawa Jepara Raih Genting Award 2025

Penurunan Tengkes Bawa Jepara Raih Genting Award 2025

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Bupati Witiarso Ngantor di Mlonggo, Dorong Pengembangan Wisata Terpadu

Bupati Witiarso Ngantor di Mlonggo, Dorong Pengembangan Wisata Terpadu

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
BPS Jepara Dorong Penguatan Data untuk Pembangunan Daerah

BPS Jepara Dorong Penguatan Data untuk Pembangunan Daerah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
17.799 Siswa Madrasah di Jepara Terima Dana PIP, Ini Besarannya

17.799 Siswa Madrasah di Jepara Terima Dana PIP, Ini Besarannya

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pendidikan
Resmi Dilantik, Anggota Baru IDI Jepara Komitmen pada Etika dan Kerja Nyata

Resmi Dilantik, Anggota Baru IDI Jepara Komitmen pada Etika dan Kerja Nyata

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Peringati Hakordia 2025, Jepara Perkuat Integritas Publik

Peringati Hakordia 2025, Jepara Perkuat Integritas Publik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Pemprov Jawa Tengah Dukung Program Strategis Nasional 3 Juta Rumah

Pemprov Jawa Tengah Dukung Program Strategis Nasional 3 Juta Rumah

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
DPC Macan Asia Indonesia Kabupaten Jepara Dikukuhkan

DPC Macan Asia Indonesia Kabupaten Jepara Dikukuhkan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Pemkot Salatiga Salurkan Bantuan untuk Daerah Terdampak Bencana

Pemkot Salatiga Salurkan Bantuan untuk Daerah Terdampak Bencana

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Wagub Taj Yasin Tegaskan Guru Harus Lari Sesuaikan Tuntutan Teknologi

Wagub Taj Yasin Tegaskan Guru Harus Lari Sesuaikan Tuntutan Teknologi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pendidikan
Jateng Dinobatkan sebagai Provinsi Sangat Inovatif IGA Award 2025

Jateng Dinobatkan sebagai Provinsi Sangat Inovatif IGA Award 2025

Info Jateng   Laporan Khusus
Gubernur Ahmad Luthfi Pertahankan Collaborative Government Bangun Jateng

Gubernur Ahmad Luthfi Pertahankan Collaborative Government Bangun Jateng

Info Jateng   Laporan Khusus
IGA 2025, Pati Buktikan Diri, Raih Predikat Sangat Inovatif di Tingkat Nasional

IGA 2025, Pati Buktikan Diri, Raih Predikat Sangat Inovatif di Tingkat Nasional

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Akhirnya, Hotel D’Ayanna Puncel Resmi Disegel!

Akhirnya, Hotel D’Ayanna Puncel Resmi Disegel!

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus
Visit Kampus Undip, Wagub Jateng Ajak Siswa SMK Bekali Diri dengan Ilmu yang Bermanfaat

Visit Kampus Undip, Wagub Jateng Ajak Siswa SMK Bekali Diri dengan Ilmu yang Bermanfaat

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Akhir Tahun Makin Meriah, GAS Jateng Hadirkan Mobil Premium dan Diskon hingga Rp60 Juta

Akhir Tahun Makin Meriah, GAS Jateng Hadirkan Mobil Premium dan Diskon hingga Rp60 Juta

Info Jateng   Laporan Khusus
Pelantikan Gapembi Jateng, Taj Yasin Ingatkan Limbah Dapur SPPG Tak Cemari Lingkungan

Pelantikan Gapembi Jateng, Taj Yasin Ingatkan Limbah Dapur SPPG Tak Cemari Lingkungan

Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Close Ads X