Sembilan Fakta Menarik usai Mbah Pani Warga Pati Melakukan Ritual Tapa Pendem

infojateng.id - 21 September 2019
Sembilan Fakta Menarik usai Mbah Pani Warga Pati Melakukan Ritual Tapa Pendem
Kondisi Mbah Pani saat keluar dari Liang Pertapaan. - ()
Penulis
|
Editor

PATI-Sejumlah fakta menarik terungkap dalam prosesi ritual Tapa Pendem yang dilakukan salah satu Warga RT 3/RW I Desa Bendar, Kecamatan Juwana mulai Senin (16/9/2019) hingga (20/9/2019)

Ritual Terakhir dan Dikubur selama Lima Hari. 

Ritual tapa Pendem yang dilakukan Mbah Pani mulai Senin (16/9/2019) pukul 18.00. Ritual itu merupakan yang terakhir. Sebelumnya, ia juga sudah melakukan ritual tersebut. 

“Sebelumnya sudah ritual hingga 9 kali dan dipendem selama tiga hari setiap ritual. Ini yang terakhir dipendem selama lima hari,” katanya. 

Pembongkaran Mundur dari Jadwal Sebelumnya

Pada Jumat (20/9/2019) merupakan hari terakhir Mbah Pani berada di liang lahat. Pihak keluarga bersama sejumlah warga berencana membongkar makam Mbah Pani usai Salat Jumat.

Namun, karena berbagai pertimbangan, makam baru dibongkar pukul 16.30 hingga 17.10. Dengan peralatan seadanya, makam kakek berusia 63 tahun itu dibongkar. 

“Awalnya pembongkaran memang direncakana setelah salat Jumat. Tetapi, tadi Mbah Pani berbisik kepada istrinya agar pembongkaran dilakukan setelah Maghrib,” kata Ngadino, adik ipar Mbah Pani.

Petugas Kesehatan Puskesmas Juwana Berjaga

Saat prosesi pembongkaran,sejumlah petugas kesehatan dari Puskesmas setempat berjaga. Itu dilakukan untuk mengantisipasi jika ada hal-hal yang tidak diinginkan. 

Selain petugas puskesmas, Koramil dan Polsek kecamatan setempat juga ikut menjaga. 

Masih Kenakan Kain Kaffan saat di Liang Pertapaan

Kondisi Mbah Pani saat liang lahat mulai terbuka, nampak dia masih mengenakan kain kaffan seperti layaknya dipocong

Dengan bantuan keluarga, kain kaffan tersebut perlahan dilepas untuk kemudian dimandikan. 

Selanjutnya, Mbah Pani menutupi tubuhnya dengan kain sarung yang sudah disiapkan pihak keluarga. 

Dinyatakan Sehat Usai Lima Hari Dipendem Tanpa Makan dan Minum

Saat keluar dari liang pertapaannya, kondisi kesehatan Mbah Pani langsung diperiksa pihak puskesmas. Hasilnya, kondisi Mbah Pani dinyatakan sehat. Padahal selama lima hari itu Mbah Pani tidak makan dan minum. 

“Kondisi pernapasan dan tensinya bagus. Saat keluar memang kondisi tubuhnya lemas. Itu wajar karena selama lima hari tidak makan dan minum,” kata petugas medis Puskesmas Juwana Widoyono.

Halaman:
1
2

Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Karyawan Temanggung TV Teken Kontrak Kerja

Karyawan Temanggung TV Teken Kontrak Kerja

Info Jateng
Peringati HUT ke-42, Satpam KIT Batang Berkualifikasi Garda Madya

Peringati HUT ke-42, Satpam KIT Batang Berkualifikasi Garda Madya

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Cukupi Kebutuhan Makanan Masyarakat, Pj Bupati Batang Resmikan 3 Lumbung Pangan

Cukupi Kebutuhan Makanan Masyarakat, Pj Bupati Batang Resmikan 3 Lumbung Pangan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Latih Konsentrasi, Pramuka SMK Neswara Batang Berlatih Airsoftgun

Latih Konsentrasi, Pramuka SMK Neswara Batang Berlatih Airsoftgun

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pendidikan
Lapas Batang Bakal Sulap Lahan Asimilasi Jadi Tempat Nongkrong

Lapas Batang Bakal Sulap Lahan Asimilasi Jadi Tempat Nongkrong

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Musnahkan 9,7 Juta Rokok Ilegal, Ganjar Terbuka Bagi Pengusaha Untuk Urus Izin

Musnahkan 9,7 Juta Rokok Ilegal, Ganjar Terbuka Bagi Pengusaha Untuk Urus Izin

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Laporan Khusus
Pemkab Kendal Launching Host to Host SP2D Online

Pemkab Kendal Launching Host to Host SP2D Online

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Gelar Festival Durian Kebongembong, Bupati Kendal Dukung Potensi Durian Lokal

Gelar Festival Durian Kebongembong, Bupati Kendal Dukung Potensi Durian Lokal

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Bupati Eisti’anah Diskusi Bersama Sahabat Pencinta Alam Kabupaten Demak

Bupati Eisti’anah Diskusi Bersama Sahabat Pencinta Alam Kabupaten Demak

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Ganjar Satukan Viking dan Panser Biru, Gagas Turnamen Antarsuporter

Ganjar Satukan Viking dan Panser Biru, Gagas Turnamen Antarsuporter

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Malam-malam, Viking Geruduk Rumah Dinas Ganjar

Malam-malam, Viking Geruduk Rumah Dinas Ganjar

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Motoran 5 Jam, Belasan Difabel Klaten Temui Ganjar

Motoran 5 Jam, Belasan Difabel Klaten Temui Ganjar

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Megawati Hadiri Pelantikan Walkot Semarang, Ganjar; Ini Suntikan Semangat Kerja Bagi Kader

Megawati Hadiri Pelantikan Walkot Semarang, Ganjar; Ini Suntikan Semangat Kerja Bagi Kader

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Lantik Wali Kota Semarang, Ganjar Teringat Sosok Kunti dalam Epos Mahabharata

Lantik Wali Kota Semarang, Ganjar Teringat Sosok Kunti dalam Epos Mahabharata

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Ganjar dan Atiqoh Kompak Sambut Mega Hadiri Pelantikan Walikota Semarang

Ganjar dan Atiqoh Kompak Sambut Mega Hadiri Pelantikan Walikota Semarang

Laporan Khusus
Prodi PAI INISNU Adakan KKL di International Afkaaruna Islamic School Yogyakarta

Prodi PAI INISNU Adakan KKL di International Afkaaruna Islamic School Yogyakarta

Pendidikan
Rapat Kerja Tahunan INISNU, Bahas Penataan Manjerial hingga Persiapan Reakreditasi

Rapat Kerja Tahunan INISNU, Bahas Penataan Manjerial hingga Persiapan Reakreditasi

Pendidikan
Penghuni Rusunawa di Jepara Kini Miliki Rumah

Penghuni Rusunawa di Jepara Kini Miliki Rumah

Laporan Khusus
Dukung UMKM Naik Kelas, Ganjar Berikan 2.144 UKM Sertifikasi Halal

Dukung UMKM Naik Kelas, Ganjar Berikan 2.144 UKM Sertifikasi Halal

Info Jateng
Program Penurunan Stunting ‘Bapak Asuh’ di Blora Diapresiasi Ganjar

Program Penurunan Stunting ‘Bapak Asuh’ di Blora Diapresiasi Ganjar

Info Jateng
Close Ads X