Pendidikan Agama Butuh Panduan Literasi Digital

infojateng.id - 9 Juli 2021
Pendidikan Agama Butuh Panduan Literasi Digital
foto sekolahdasar.net - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

REMBANG – Seri kegiatan literasi digital kembali hadir di Kabupaten Rembang. Kali ini dengan membawa tema diskusi “Tantangan dan Adaptasi Pendidikan Agama melalui Media Online”, dipandu oleh Harry Perdana.

Kegiatan ini merupakan realisasi program nasional Presiden Joko Widodo untuk mendukung percepatan transformasi digital menuju masyarakat cakap digital.

Diskusi yang dibungkus secara virtual ini menghadirkan sejumlah narasumber: Waryani Fajar Riyanto (dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), Musta’in Ahmad (kepala kanwil Kemenag Jateng), Devie Rahmawati (dosen Universitas Indonesia), Yahya Cholil Staquf (Khatib Aam PBNU), dan key opinion leader Qausar Harta Yudana (film maker). Masing-masing pemateri menyampaikan tema dengan pilar literasi digital: digital safety, digital skill, digital culture, dan digital ethic.

Waryani Fajar Riyanto menjelaskan kepada peserta webinar tentang pergeseran paradigma abad 21 dalam mengubah model pendidikan. Dari segi informasi, murid diarahkan untuk mencari tahu dari berbagai sumber informasi karena di era digital informasi dapat diakses di mana pun dan kapan pun. Sedangkan sebelumnya peserta didik mendapatkan ilmu pengetahuan dari guru atau diberitahu.

Era digitalisasi juga membuat peserta didik abad 21 lebih cepat memakai teknologi, sehingga mereka bukan lagi didorong untuk menyelesaikan masalah tetapi menemukan masalah.

“Otomasi di pendidikan abad 21 melatih murid berpikir analitis bukan mekanis dalam pengambilan keputusan. Dari segi komunikasi pendidikan menekankan pentingnya kerja sama dan kolaborasi dalam menyelesaikan masalah,” papar Waryani.

Ia mengatakan, akses pendidikan beragama di era digitalisasi itu antara religion online dan online religion. Religion online berarti informasi agama yang disajikan secara online, pengetahuan agama yang disampaikan dalam situs-situs komersial. Sedangkan online religion itu beragama atau ngaji secara online, yaitu agama sebagai aktivasi dan mengajak pengguna internet berpartisipasi dalam praktik keagamaan secara online.

“Kalau ditarik garis hubungnya religion online maka guru agama berperan sebagai author, dengan media sosial sebagai sarana atau tempat untuk belajar, kemudian digital usernya sebagai pembaca atau pesertanya. Untuk online religion ibaratnya guru agama itu adalah Google, yang menyediakan pelajaran di ruang virtual,” jelasnya.

Moderasi pendidikan beragama seperti disampaikan Waryani mencakup empat aspek. Yakni, komitmen kebangsaan yang bersandar pada pilar Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945. Kemudian menghargai nilai-nilai lokal, anti kekerasan dan toleransi.

Sementara itu Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah Musta’in Ahmad menambahkan, belajar secara online itu memiliki sisi positif dan negatifnya, baik itu ilmu secara umum maupun ilmu agama.

“Sisi baiknya sumber informasi agama sangat banyak dan variatif. Kita bisa mendapatkannya dari sumber literatur akademik, buku, video ceramah, esai, bahkan blog. Namun tidak semua sumber konten agama itu authoritative dan tidak semuanya sesuai kaidah-kaidah agama,” jelas Musta’in.

Oleh karenanya untuk benar dalam memahami agama itu butuh panduan dari guru oleh guru yang tepat, mengkaji ilmu agama secara komprehensif bukan sepotong-sepotong sesuai keinginan atau kebutuhan, serta tidak menjadikan sumber dari media online sebagai sumber utama tanpa guru.

“Media online memang mempermudah belajar apapun termasuk agama, tapi agama tanpa kesinambungannya dengan penyampai agama terdahulu berarti ada yang putus kepastian kebenarannya. Sebab ajaran agama yang sampai ke umat saat ini itu melalui rangkaian pemahaman yang nyambung ke pembawa risalah agar sesuai dengan pesan pembawa risalah.”

“Memahami agama dari sumber media online harus jelas autoritas sumber keilmuan pemberi info agamanya. Karena butuh ilmu yang banyak untuk memahami sumber utama agama Islam, yaitu Quran dan Hadis,” pungkasnya. (*)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Danrem Sambangi Kodim Pati, Begini Pesanya untuk Jajaran TNI

Danrem Sambangi Kodim Pati, Begini Pesanya untuk Jajaran TNI

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus
Penjabat Bupati Jepara: MPLS sebagai Pondasi Dasar Menuju Indonesia Emas 2045

Penjabat Bupati Jepara: MPLS sebagai Pondasi Dasar Menuju Indonesia Emas 2045

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pendidikan
SCTV dan Indosiar Rencanakan Konser Rhoma Irama di Jepara

SCTV dan Indosiar Rencanakan Konser Rhoma Irama di Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Masyarakat Diminta Waspadai Berita Hoaks Jelang Pilkada Serentak 2024

Masyarakat Diminta Waspadai Berita Hoaks Jelang Pilkada Serentak 2024

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemilu
Operasi Patuh Candi 2024, Kapolres Bersama PJU Datangi Sejumlah Sekolah di Jepara

Operasi Patuh Candi 2024, Kapolres Bersama PJU Datangi Sejumlah Sekolah di Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Pendidikan
Diskarpus Jepara Terima Kunker Komisi A DPRD Jawa Tengah

Diskarpus Jepara Terima Kunker Komisi A DPRD Jawa Tengah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Sekda Jepara : Mengelola Bumdes Jangan Kebat Kliwat

Sekda Jepara : Mengelola Bumdes Jangan Kebat Kliwat

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan   Potensi Desa
Kepengurusan GOW Periode 2024-2029 Jepara Resmi Dilantik

Kepengurusan GOW Periode 2024-2029 Jepara Resmi Dilantik

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Unik, MPLS Hari Pertama SD N Sendangmulyo 02 Kenalkan Tokoh Gatotkaca ke Siswa Baru

Unik, MPLS Hari Pertama SD N Sendangmulyo 02 Kenalkan Tokoh Gatotkaca ke Siswa Baru

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pendidikan
Peringati HUT RI, Klub Sepak Takraw ASTF Bakal Gelar Turnamen

Peringati HUT RI, Klub Sepak Takraw ASTF Bakal Gelar Turnamen

Info Jateng
UMKM Jateng Optimistis Dapat “Buyer” Potensial Pada Kontak Bisnis dan Pameran di Bali

UMKM Jateng Optimistis Dapat “Buyer” Potensial Pada Kontak Bisnis dan Pameran di Bali

Info Jateng   Laporan Khusus
Keren, Aksesoris Berbahan ASI pun Tampil pada Pameran Produk UMKM Jateng di Bali

Keren, Aksesoris Berbahan ASI pun Tampil pada Pameran Produk UMKM Jateng di Bali

Info Jateng   Laporan Khusus
Shinta Nana Buka Kontak Bisnis dan Pameran, Catatkan Kerja Sama Rp23,21 Miliar

Shinta Nana Buka Kontak Bisnis dan Pameran, Catatkan Kerja Sama Rp23,21 Miliar

Info Jateng   Laporan Khusus
Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB Gelar Vetcare di Kepakisan, Banjarnegara, Peternak Antusias

Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB Gelar Vetcare di Kepakisan, Banjarnegara, Peternak Antusias

Info Jateng   Kesehatan   Laporan Khusus   Pendidikan
Bawaslu Pati Masifkan Patroli Kawal Hak Pilih, Sasar Wilayah Pinggiran

Bawaslu Pati Masifkan Patroli Kawal Hak Pilih, Sasar Wilayah Pinggiran

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan   Politik
Tersadarkan Makna Pendidikan Melalui Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara

Tersadarkan Makna Pendidikan Melalui Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara

Pendidikan
Iqbal Farel dan Putri Cinta Aurelia Terpilih Menjadi Duta Genre Kabupaten Jepara 2024

Iqbal Farel dan Putri Cinta Aurelia Terpilih Menjadi Duta Genre Kabupaten Jepara 2024

Eks Karesidenan Pati
Warga Banjaragung Gelar Kirab Lurup Langse

Warga Banjaragung Gelar Kirab Lurup Langse

Eks Karesidenan Pati
Diikuti Ratusan ‘Kicau Mania’, Polres Jepara Gelar Lomba Burung Berkicau

Diikuti Ratusan ‘Kicau Mania’, Polres Jepara Gelar Lomba Burung Berkicau

Eks Karesidenan Pati
Polisi Amankan Belasan Motor Saat Razia Balap Liar

Polisi Amankan Belasan Motor Saat Razia Balap Liar

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X