- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
- 6.000 Pelari Bakal Ramaikan Purwokerto Half Marathon, Ungkit Sport Tourism dan Ekonomi Lokal
- Sedekah Bumi Dukuh Rendole, Muktiharjo Hadirkan Ketoprak, Warga Jaga Tradisi dan Gotong Royong
Rembang Terapkan SPMB Online 2026 Wujudkan Transparansi dan Keadilan Akses Pendidikan

Keterangan Gambar : Penandatanganan komitmen pelaksanaan SPMB online, di Aula Lantai 4 Kantor Bupati Rembang, Senin (4/5/2026). Dok. Jatengprov.go.id
Rembang, infojateng.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mulai menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berbasis online di tahun 2026.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga
(Dindikpora) Kabupaten Rembang, Achmad Sholchan menyampaikan, tahun ini menjadi
momentum pertama penerapan SPMB online di wilayahnya.
Menurut dia, dengan SPMB online ini dipastikan mampu
meningkatkan kualitas layanan penerimaan peserta didik baru.
Baca Lainnya :
- Pemkab Rembang Fasilitasi Pengumpulan Koper Jemaah Calon Haji0
- Polda Jateng Selamatkan 18 Burung Langka di Juwana, Tiga Tersangka Diamankan0
- Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Embung Beketel Pati0
- Bupati Witiarso Rotasi 7 Pejabat, Tegaskan ASN Fokus Melayani Masyarakat0
- Pemkab Jepara Gelar DTS untuk ASN dan UMKM, Perkuat Transformasi Digital0
Hal itu disampaikan Sholchan pada penandatanganan
komitmen pelaksanaan SPMB online, di Aula Lantai 4 Kantor Bupati Rembang, Senin
(4/5/2026).
“Harapannya lebih transparan, lebih akuntabel, tidak
diskriminatif, dan lebih objektif, sehingga tidak ada keluhan dari masyarakat,”
ujar dia.
Sholchan menjelaskan, pelaksanaan SPMB di Rembang
memiliki tantangan tersendiri. Sekolah yang berada di luar Kecamatan Rembang
cenderung lebih sulit mendapatkan siswa, dibandingkan sekolah di wilayah
perkotaan.
“Untuk sekolah di dalam kota Rembang, dalam tanda
petik terjadi perebutan siswa. Maka solusi yang diambil adalah melalui SPMB
online, sehingga tidak ada praktik titip menitip, karena semua proses dapat
diakses melalui aplikasi,” jelasnya.
Disampaikan, penerapan SPMB online dilakukan pada
jenjang SD dan SMP. Khusus untuk jenjang SD, sistem diterapkan secara
semi-online, guna membantu orang tua siswa yang mengalami kendala dalam proses
pendaftaran.
“Pada jenjang SD, pengunggahan berkas dapat dibantu
oleh operator sekolah. Jadi orang tua cukup membawa dokumen ke sekolah tujuan,
kemudian operator akan membantu mengunggah data ke sistem, sehingga tetap
terpantau secara online,” terangnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rembang, Fahrudin
menegaskan, penandatanganan komitmen ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah
daerah, dalam menghadirkan sistem penerimaan siswa yang transparan dan
berkeadilan.
“Kita ingin memastikan setiap anak di Kabupaten Rembang mendapatkan kesempatan yang sama, untuk memperoleh akses pendidikan tanpa diskriminasi,” pungkas Fahrudin. (eko/redaksi)











