Tes Kemampuan Akademik Bakal Dijadikan Komponen Jalur Prestasi PPDB di Pekalongan

By Admin Utama
17 Apr 2026, 11:42:32 WIB Pendidikan
Tes Kemampuan Akademik Bakal Dijadikan Komponen Jalur Prestasi PPDB di Pekalongan

Keterangan Gambar : Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan SMP Salafiyah Kota Pekalongan, baru-baru ini. Dok. Dinkominfo Kota Pekalongan


Kota Pekalongan, infojateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan segera menjadikan nilai hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu komponen nilai jalur prestasi, di dalam sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, Mabruri, menjelaskan, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan dari Kementerian Pendidikan Republik Indonesia, yakni penerapan TKA bagi siswa jenjang SD dan SMP.

Meski tidak bersifat wajib, hasil TKA dinilai memiliki peran strategis dalam memetakan kemampuan akademik siswa secara lebih terukur.

Baca Lainnya :

“TKA ini semacam ujian nasional, tetapi sifatnya tidak wajib. Hasil dari TKA tersebut menjadi salah satu komponen yang dipertimbangkan dalam seleksi masuk ke jenjang berikutnya melalui jalur prestasi,” terang Mabruri saat ditemui, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, selama ini, jalur prestasi menitikberatkan capaian nonakademik, seperti kejuaraan lomba atau piagam penghargaan. Dengan adanya TKA, kemampuan akademik siswa kini juga mendapatkan porsi penilaian yang lebih jelas dan terstandar.

“Di dalam juknis SPMB yang kami susun, jalur prestasi tidak hanya melihat satu aspek saja. Kami mengakomodasi berbagai komponen, mulai dari nilai rapor, prestasi nonakademik seperti piagam, hingga sertifikat hasil TKA. Ini menjadi bentuk penilaian yang lebih komprehensif terhadap kemampuan siswa,” imbuhnya.

Mabruri menambahkan, kebijakan ini diharapkan mampu mendorong siswa untuk tidak hanya berprestasi di bidang nonakademik, tetapi juga meningkatkan kemampuan akademiknya.

Dengan demikian, keseimbangan antara keduanya dapat tercapai, sekaligus menciptakan generasi pelajar yang unggul secara menyeluruh.

Selain itu, data hasil tes yang terstandar menjadi salah satu indikator yang lebih objektif dalam menilai kemampuan siswa dibandingkan hanya mengandalkan dokumen administratif semata.

“Kami ingin proses PPDB ini benar-benar adil dan transparan. Dengan adanya nilai TKA, kita punya instrumen tambahan yang bisa dipertanggungjawabkan secara akademik. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dindik Kota Pekalongan berkomitmen memberikan pemahaman yang utuh agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelaksanaan PPDB tahun ini.

Dengan diterapkannya kebijakan ini, pihaknya berharap agar proses seleksi PPDB dapat berjalan lebih optimal, sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan nasional di sektor pendidikan, sekaligus menyiapkan generasi muda yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” tandasnya. (eko/redaksi)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment