Batang, Infojateng.id – Dengan menerapkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), kini layanan Posyandu terus mengalami peningkatan.
Peningkatan tersebut merupakan inovasi dan langkah cepat dengan memberikan pelayanan kesehatan yang disinergikan dengan beragam layanan yang terpadu.
Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jateng, Nawal Arafah Yasin menekankan, pelayanan Posyandu dapat disinergikan dengan banyak bidang, di antaranya pendidikan, seperti PAUD berbasis masyarakat. Dapat pula dilengkapi dengan taman baca untuk mendukung literasi anak.
Penekanan itu disampaikannya usai menyaksikan Posyandu di Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Selasa (29/7/2025).
“Pengelolaan Posyandu sekarang ini tidak hanya kerja dari Dinas Kesehatan saja, namun juga melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mendukung Posyandu SPM,” kata Nawal.
Sementara Ketua Tim Pembina Posyandu Batang, Faelasufa Faiz Kurniawan mengatakan, saat ini Posyandu SPM tersebar di tiga titik yakni Kecamatan Tulis, Banyuputih dan Subah. Ketiganya menjadi percontohan enam SPM, yang telah dimulai sejak sebulan sebulan lalu.
“Enam SPM artinya tidak hanya melayani kesehatan, namun ada pula pendidikan anak, pekerjaan umum, sosial, perumahan, ketertiban dan keamanan,” terang Faelasufa.
Dari hasil diskusi, nyatanya Posyandu SPM dilengkapi dengan fasilitas taman baca dan pelatihan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).
“Karena ini baru sebulan tentu masih banyak perbaikan, jadi sementara memang belum sesuai standar, namun secara bertahap akan terus diupayakan peningkatan agar 6 SPM terwujud,” kata dia.
Kendati belum tergolong sempurna, namun dari enam SPM, di tiga Posyandu telah ada layanan di bidang sosial, pendidikan dan pekerjaan umum.
“Kami akan terus pantau perkembangannya, agar pelayanan makin maksimal selain pelayanan kesehatan,” tandasnya. (eko/redaksi)