Pati, Infojateng.id — Sebanyak 194 mahasiswa asal Kabupaten Pati yang lolos seleksi ke perguruan tinggi negeri melalui jalur UTBK dan SNBP resmi menerima program beasiswa pendidikan tinggi dari Pemerintah Kabupaten Pati.
Program ini secara khusus menyasar mahasiswa dari keluarga kurang mampu dan miskin ekstrem, termasuk mereka yang mengambil jurusan kedokteran. Jumlah bantuan diberikan secara bulanan dengan rincian sebagai berikut:
Dana beasiswa ini tidak bersumber dari APBD, tetapi murni berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan kontribusi berbagai lembaga. Adapun rincian sumber dana antara lain:
Total dana yang berhasil dihimpun untuk tahun ini mencapai hampir Rp 10 miliar, yang disalurkan langsung untuk mendukung keberlanjutan studi para mahasiswa penerima manfaat.
Bupati Pati, H. Sudewo, ST, MT, menyampaikan bahwa jumlah penerima beasiswa akan terus meningkat. “Tahun ajaran 2026–2027 kami prediksi akan ada lonjakan jumlah penerima, dan dananya sudah kami siapkan. Ini program berkelanjutan,” tegasnya.
Program ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi pelajar lain di Pati bahwa pendidikan tinggi bukan lagi soal mampu atau tidak secara ekonomi, melainkan soal semangat dan prestasi. (one/redaksi)