Purbalingga, Infojateng.id – Sebagai salah satu potensi unggulan daerah, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Owabong Purbalingga didorong untuk menjadi contoh pengelolaan pariwisata yang baik, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Pesan itu disampaikan Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, usai melantik dua Direktur Owabong, di Andrawina Hall, Kompleks Hotel Owabong, Kamis (7/8/2025).
Peran tersebut dilakukan seiring dengan penyelenggaraan bisnis yang berorientasi profit oleh Owabong, dalam rangka mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),
“(Ini) sekaligus melaksanakan fungsi sosial, baik melalui edukasi terutama yang berkaitan dengan sektor pariwisata, CSR, dan lain sebagainya,” kata Fahmi.
Dia menyebutkan, saat ini Perumda Owabong mengelola enam unit usaha, yaitu Owabong Waterpark, Sanggaluri Park, Goa Lawa Purbalingga (Golaga), Taman Kota Usman Janatin, Monumen Tempat Lahir (MTL) Soedirman, dan Hotel Owabong.
Namun, beberapa unit belum memberikan profit optimal sesuai harapan.
Menurut bupati, besarnya aset yang dimiliki juga berdampak pada tingginya biaya operasional.
“Inilah yang menjadi tugas direktur, yaitu bagaimana untuk menaikkan profit dan menurunkan cost operasional,” katanya.
Bupati juga mendorong agar jajaran Perumda Owabong terus meningkatkan kreativitas, berani mengambil inisiatif, serta berpikir out of the box.
Ia optimistis Perumda Owabong bisa menjadi penggerak utama dalam pengembangan sektor pariwisata Purbalingga.
Sebagai informasi, dua pimpinan baru Perumda Owabong adalah Arif Taat Ujiyanto sebagai Direktur Utama dan Adi Jaya Pamungkas sebagai Direktur Operasional. Mereka bertugas selama lima tahun, yakni pada 2025–2030.
Keduanya merupakan hasil dari serangkaian seleksi terbuka yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga, mulai dari lulus administrasi, lulus Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) dan seleksi wawancara akhir. (eko/redaksi)