KB Pascapersalinan Kunci Tekan Tengkes dan Angka Kematian Ibu

infojateng.id - 17 Oktober 2025
KB Pascapersalinan Kunci Tekan Tengkes dan Angka Kematian Ibu
Launching Lomba Capaian Pelayanan KB MKJP dan Non MKJP Pascapersalinan dan peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia 2025, di Klinik PKBI Wahana Sejahtera, Kamis (16/10/2025).  - (infojateng.id)
|
Editor

Jepara, Infojateng.id – Upaya meningkatkan kualitas kesehatan keluarga di Kabupaten Jepara terus diperkuat.

Melalui program Keluarga Berencana (KB) Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan pembiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), pemerintah daerah berharap lahir generasi yang lebih sehat, tangguh, dan terbebas dari risiko tengkes atau stunting.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Jepara, yang diwakili Ketua I Syahnez Hajar, dalam launching Lomba Capaian Pelayanan KB MKJP dan Non MKJP Pascapersalinan dan peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia 2025, di Klinik PKBI Wahana Sejahtera, Kamis (16/10/2025).

Menurutnya, KB pascapersalinan penting untuk mencegah kehamilan berisiko, seperti terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat, maupun terlalu banyak.

“Kegiatan ini sendiri nantinya lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini adalah gerakan nyata menuju keluarga sehat, sejahtera, dan berdaya di Kabupaten Jepara,” ujar Inez, sapaan karibnya.

Kegiatan itu juga dirangkai dengan peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun tahun ini yang mengusung tema “Be a Handwash Hero”.

Dikatakan Inez, mengutip data WHO dan UNICEF, kebiasaan sederhana mencuci tangan dengan sabun itu terbukti dapat menurunkan risiko diare hingga 40 persen dan infeksi saluran pernapasan 20 persen.

“Cuci tangan harus menjadi bagian dari gaya hidup sehat, dari rumah yang bersih dan keluarga yang terencana, akan lahir generasi Jepara yang sehat jasmani rohani,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan KB (DP3AP2KB) Jepara, Mudrikatun menambahkan, bahwa program KB pascapersalinan merupakan strategi kunci dalam meningkatkan Indeks Kinerja Kunci (IKK) bidang kependudukan.

Targetnya, seluruh ibu pascamelahirkan mendapat edukasi dan konseling KB agar bisa mengatur jarak kehamilan minimal 2,5 tahun.

“Kalau jarak kehamilan terlalu dekat, kebutuhan gizi anak sering kali tidak terpenuhi dan risiko stunting meningkat. Karena itu, target KB pascapersalinan ini 100 persen. Semua ibu melahirkan wajib kita dampingi agar menggunakan metode kontrasepsi yang efektif, terutama MKJP,” katanya.

Mudrikatun menekankan, program ini tidak hanya mencegah kehamilan tidak diinginkan, tetapi juga berkontribusi pada penurunan angka kematian ibu dan bayi.

Ia menambahkan, kegiatan konseling dan pendampingan kader lapangan, keluarga diharapkan dapat lebih siap merencanakan masa depan anak-anaknya. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Pemalang Expo Hadirkan Konser Amal dan UMKM lokal Hingga Stand Pelayanan Masyarakat

Pemalang Expo Hadirkan Konser Amal dan UMKM lokal Hingga Stand Pelayanan Masyarakat

Ekonomi   Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Ngalab Berkah MTQ di Jateng

Ngalab Berkah MTQ di Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Sudut Pandang
Baznas RI dan Jateng Perkuat Dukungan Bantuan Korban Banjir

Baznas RI dan Jateng Perkuat Dukungan Bantuan Korban Banjir

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Dorong Penanganan Bencana Lebih Cepat dan Terukur

Dorong Penanganan Bencana Lebih Cepat dan Terukur

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Optimal Hadapi UTBK-SNBT, IMP Unnes Hadirkan Si Semar 2026

Optimal Hadapi UTBK-SNBT, IMP Unnes Hadirkan Si Semar 2026

Info Jateng   Pendidikan
Revitalisasi Jembatan Kawasan Perbatasan Jepara dan Demak Jadi Prioritas

Revitalisasi Jembatan Kawasan Perbatasan Jepara dan Demak Jadi Prioritas

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Dua Hari, Sekda Jateng Kawal Langsung Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Dua Hari, Sekda Jateng Kawal Langsung Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tim Dokkes Polres Purbalingga Periksa Kesehatan Warga Terdampak Bencana Door to Door

Tim Dokkes Polres Purbalingga Periksa Kesehatan Warga Terdampak Bencana Door to Door

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Kesehatan
Peringati HGN, SPPG Karangasem Selatan Terapkan Varian Menu Berkecukupan Gizi

Peringati HGN, SPPG Karangasem Selatan Terapkan Varian Menu Berkecukupan Gizi

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Anak Terdampak Longsor Diminta Tetap Belajar Meski Sekolah Ditutup

Anak Terdampak Longsor Diminta Tetap Belajar Meski Sekolah Ditutup

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Polresta Pati Siapkan Fasilitas Pemeriksaan Saksi untuk Penyidik KPK

Polresta Pati Siapkan Fasilitas Pemeriksaan Saksi untuk Penyidik KPK

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Atlet Para Jateng Sumbang 116 Medali di ASEAN Para Games 13 Thailand

Atlet Para Jateng Sumbang 116 Medali di ASEAN Para Games 13 Thailand

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Olahraga
Bupati Faiz Instruksikan Penanganan Darurat Longsor di Jembatan Kemligi

Bupati Faiz Instruksikan Penanganan Darurat Longsor di Jembatan Kemligi

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Bidkum Polda Jateng Sosialisasikan KUHP Baru di Polres Wonogiri

Bidkum Polda Jateng Sosialisasikan KUHP Baru di Polres Wonogiri

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
24 Rumah Terdampak Bencana di Jepara Dapat Bantuan RTLH BTT

24 Rumah Terdampak Bencana di Jepara Dapat Bantuan RTLH BTT

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Empat Pemda di Pantura Komitmen Ubah Masalah Sampah Jadi Sumber Energi

Empat Pemda di Pantura Komitmen Ubah Masalah Sampah Jadi Sumber Energi

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemprov Jateng akan Tutup Bukit Mongkrang Selama Ramadan 

Pemprov Jateng akan Tutup Bukit Mongkrang Selama Ramadan 

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Pemkab Batang Siapkan Relokasi Warga Terdampak Longsor Pranten

Pemkab Batang Siapkan Relokasi Warga Terdampak Longsor Pranten

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
DLHK Jateng Ungkap Penyebab Utama Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Slamet

DLHK Jateng Ungkap Penyebab Utama Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Slamet

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
17 KK Terdampak Longsor Cibeunying Mulai Tempati Huntara

17 KK Terdampak Longsor Cibeunying Mulai Tempati Huntara

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Close Ads X