Keberanian Ahmad Luthfi Tetapkan Alfa 0,9 Persen untuk UMP 2026 Diapresiasi Buruh

infojateng.id - 24 Desember 2025
Keberanian Ahmad Luthfi Tetapkan Alfa 0,9 Persen untuk UMP 2026 Diapresiasi Buruh
Keberanian Gubernur Ahmad Luthfi menetapkan angka alfa 0,90 % UMP 2026 Diapesiasi berbagai organisasi buruh di Jawa Tengah. - ()
|
Editor

Semarang, infojateng.id – Keberanian Gubernur Ahmad Luthfi menetapkan angka alfa 0,90 % UMP 2026 Diapesiasi berbagai organisasi buruh di Jawa Tengah.

Angka alfa ini disebut berpengaruh besar pada kenaikan nominal Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral kabupaten/Kota (UMSK) 2026.

Imbas penetapan tersebut, UMP Jawa Tengah naik 7,28 % menjadi Rp 2.327.386. Kenaikan 7,28 Persen ini juga mendapatkan apresiasi tinggi dari buruh karena menjadi pondasi peningkatan upah di tahun-tahun berikutnya.

Harus diketahui, angka 0,9 % ini merupakan angka maksimal dari rentang 0,5-0,9 % yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Formula kenaikan upah tahun ini adalah inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi yang dikalikan alfa.

Ketua DPD SPN Jateng, Maksuri, menyampaikan angka alfa 0,9 persen itu sesuai dengan tuntutan buruh di jawa Tengah. Harapannya, angka itu bisa diikuti kabupaten kota menjadi upah 2026.

“Angka 0,9 untuk UMP sesuai harapan kami. Serikat pekerja sepakat dengan itu,” kata Maksuri, Rabu (24/12/2025).

Apresiasi serupa disampaikan Perwakilan dari Aliansi Serikat Buruh Kabupaten Jepara, Sudarmadi.

Ia meyakini, Gubernur telah melakukan analisa atas rekomendasi dari kabupaten/kota, masukan dari buruh dan kondisi perekonomian di Jawa tengah.

Maka, saat ditetapkan angka alfa 0,9 menjadi sesuatu yang menggembirakan bagi buruh.

“Kami mengapresiasi keputusan Pak Gubernur. Harapan kami, ketika UMP diputuskan maksimal dengan angka 0,9, maka upah sektoral juga lebih tinggi,” katanya.

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) Jawa Tengah, Nanang Setyono, menyampaikan dengan penetapan angka alfa tertinggi, maka Gubernur Ahmad Luthfi dinilai setelah menetapkan pondasi upah yang lebih baik untuk ke depannya.

Dijelaskan, sesuai formulasi upah, maka upah saat ini bakal berpengaruh besar untuk kenaikan upah di tahun berikutnya. Apalagi jika ditambahkan dengan faktor angka inflasi, pertumbuhan ekonomi dan nilai alfa.

“Pak Gubernur telah menetapkan pondasi kenaikan upah minimum jadi lebih baik,” kata Nanang.

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi telah meneken UMP maupun UMSK pada Rabu 24 Desember 2025. Setelah penetapan, ia berharap buruh kembali bekerja dan produktif.

Ia juga berharap penetapan ini memberikan dampak positif bagi buruh, pengusaha dan dunia industri di Jawa Tengah. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Lestarikan Budaya Lewat Tari dan Wayang “Gema Rimba Segara”

Lestarikan Budaya Lewat Tari dan Wayang “Gema Rimba Segara”

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Seni & Budaya
Liga 4 Jateng: Persibat Batang Menang Tekuk PSD Demak 1-0

Liga 4 Jateng: Persibat Batang Menang Tekuk PSD Demak 1-0

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Olahraga
PWNU Jateng Akan Gelar Apel Kemanusiaan di Batang

PWNU Jateng Akan Gelar Apel Kemanusiaan di Batang

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Drama Tari Gema Rimba Sampaikan Pesan Alam

Drama Tari Gema Rimba Sampaikan Pesan Alam

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Seni & Budaya
Pemkab Pemalang Jamin Kebutuhan Pangan Korban Banjir Bandang di Pulosari

Pemkab Pemalang Jamin Kebutuhan Pangan Korban Banjir Bandang di Pulosari

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Meriah, Karnaval dan Kirab Gunungan Hasil Bumi Warnai HUT Ke-451 Pemalang

Meriah, Karnaval dan Kirab Gunungan Hasil Bumi Warnai HUT Ke-451 Pemalang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Tinjau Banjir Bandang Pemalang, Taj Yasin Minta Pemerintah Pusat Perkuat Hutan Lindung

Tinjau Banjir Bandang Pemalang, Taj Yasin Minta Pemerintah Pusat Perkuat Hutan Lindung

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Lolos Porprov, 9 Atlet Renang Jepara Terima Bonus

Lolos Porprov, 9 Atlet Renang Jepara Terima Bonus

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Bulog Kanwil Jateng Targetkan Serap Gabah Petani 4 Juta Ton Setahun

Bulog Kanwil Jateng Targetkan Serap Gabah Petani 4 Juta Ton Setahun

Info Jateng
Bupati Anom Paparkan Tema Hari Jadi Pemalang dan Capaian Kinerja Pemerintahan

Bupati Anom Paparkan Tema Hari Jadi Pemalang dan Capaian Kinerja Pemerintahan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pemerintahan
Peringatan Hari Jadi Pemalang Jadi Momentum Semangat Melanjutkan Pembangunan Daerah

Peringatan Hari Jadi Pemalang Jadi Momentum Semangat Melanjutkan Pembangunan Daerah

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
City Walk Pemalang Disebut Prototipe Pembangunan untuk Kemajuan Keadaban

City Walk Pemalang Disebut Prototipe Pembangunan untuk Kemajuan Keadaban

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
DPC PA GMNI Kudus Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir

DPC PA GMNI Kudus Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Terima Bisyarah dari Wagub Gus Yasin, Wafiq Salma: Tahfidz di Jateng Kini Diapresiasi

Terima Bisyarah dari Wagub Gus Yasin, Wafiq Salma: Tahfidz di Jateng Kini Diapresiasi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pati KORPRI Fun Run 5K, Berlari Sambil Berdonasi

Pati KORPRI Fun Run 5K, Berlari Sambil Berdonasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Pati Perkuat Manajemen Talenta ASN di Tengah Masa Transisi Kepemimpinan

Pati Perkuat Manajemen Talenta ASN di Tengah Masa Transisi Kepemimpinan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Cegah Banjir, Wagub Taj Yasin Minta Masyarakat Perbanyak Biopori

Cegah Banjir, Wagub Taj Yasin Minta Masyarakat Perbanyak Biopori

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kisah Kaliwedi Sragen: Dari Desa Tertinggal Menuju Desa Mandiri

Kisah Kaliwedi Sragen: Dari Desa Tertinggal Menuju Desa Mandiri

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Potensi Desa
JMQH Diminta Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

JMQH Diminta Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Desa Mandiri di Jateng Melonjak hingga 2.208

Desa Mandiri di Jateng Melonjak hingga 2.208

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Potensi Desa
Close Ads X