Sah! Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Masa Kepemimpinan Gubernur  Luthfi

infojateng.id - 15 Januari 2026
Sah! Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Masa Kepemimpinan Gubernur  Luthfi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Ahmad Luthfi dalam acara peringatan Hari Desa Nasional di Lapangan Kawasan Kebun Raya Indrokilo, Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Kamis (15/1/2026). - ()
|
Editor

Boyolali, infojateng.id – Jawa Tengah telah mentas dari status desa sangat tertinggal. Sebaliknya, Jateng memacu berkembangnya Desa Mandiri dan Desa Maju untuk memacu perekonomian Jawa Tengah.

Untuk mewujudkannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan intervensi. Menurutnya, semua kebijakan yang diambil pemerintah harus berujung pada kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah termasuk di level desa.

Capaian indeks desa di Jawa Tengah, pada 2025 sudah tidak ada kategori desa sangat tertinggal. Sementara jumlah desa mandiri sekitar 28,27 %, kemudian desa maju sebanyak 3,921 desa atau 50,2 %, dan sebanyak 1.666 desa masuk kategori desa berkembang.

“Memang desa di Jawa Tengah itu adalah desa yang terbesar di Indonesia. Jumlahnya 7.810, di mana kualifikasi desa kita hampir 78 % sudah mandiri, maju, dan berkembang. Hanya 15 desa yang tertinggal (yang menjadi prioritas intervensi agar naik kelas),” kata Ahmad Luthfi usai peringatan Hari Desa Nasional di Lapangan Kawasan Kebun Raya Indrokilo, Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Kamis (15/1/2026).

Ahmad Luthfi memaparkan, secara umum kondisi desa di wilayahnya. Jawa Tengah merupakan provinsi dengan jumlah desa terbanyak di Indonesia, sekitar 7.810 desa yang tersebar di 29 kabupaten/kota.

Maka dari itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah berkomitmen untuk mendorong pembangunan desa secara berkelanjutan.

Sebagaimana yang Ahmad Luthfi sampaikan tentang desa sebagai ujung tombak pembangunan daerah dan nasional.

Program desa yang dilakukan Pemprov Jateng sudah menunjukkan progres yang baik. Hasilnya ada 154 Kawasan Perdesaan yang terdiri dari 6 kawasan meliputi pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, industri, dan juga peternakan.

Kemudian ada 2.331 Desa Mandiri Energi, terdiri dari 2.138 Desa mandiri energi inisiatif, 165 desa mandiri energi berkembang dan 28 desa mandiri energi mapan.

Selain itu ada 899 Desa dan Kampung Wisata, terdiri dari 685 desa wisata rintisan, 173 desa wisata berkembang dan 39 desa wisata maju.

Program tersebut juga didorong oleh program Satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Satu Desa Binaan atau Dampingan.

Program ini sekaligus sebagai strategi penanggulangan kemiskinan. Total pada 2025 ada 76 desa dampingan dari 49 OPD Provinsi Jawa Tengah.

Sementara pada periode 2019-2025 total desa dampingan sebanyak 452 desa dengan total anggaran lebih kurang Rp112,5 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari kolaborasi APBN, APBD, Dana Desa, dan CSR.

“Di tempat kita punya desa-desa unggulan. Desa mandiri energi kita punya, di mana 60 persen energi dari gas alam dan biogas. Mandiri sampah kita punya, dan banyak lagi,” ujarnya.

Dalam paparannya, Ahmad Luthfi mengatakan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) telah menjadi salah satu nafas perekonomian di Jawa Tengah.

Di mana jumlah UMKM di Jawa Tengah sekitar 4,2 juta dengan sekitar 3 jutaan berada di wilayah kabupaten/kota, khususnya di pedesaan.

Di antara UMKM di pedesaan itu juga ada yang sudah menjadi Desa Ekspor, yakni desa yang memiliki usaha skala menengah dan mempunyai kualifikasi ekspor.

“Itu potensi desa yang perlu kita kembangkan. Artinya perlu kita tingkatkan lagi dinas koperasi dan UMKM, khususnya mereka yang UMKM menengah di mana ia punya kualifikasi ekspor. Kita guidance ini bekerja sama dengan kementerian perdagangan,” katanya.

Ahmad Luthfi mengatakan, puncak peringatan Hari Desa Nasional di Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Boyolali, tersebut menjadi salah satu momentum untuk mendongkrak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Tengah.

“Kami dengan segenap 38 juta masyarakat Jawa Tengah mengapresiasi atas kepercayaan pemerintah. Ini akan menambah perkembangan situasi, terutama ekonomi mikro di Jawa Tengah,” katanya saat memberikan sambutan.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan desa merupakan subjek pembangunan sebagaimana arahan Presiden Prabowo. Hari Desa Nasional merupakan momentum untuk menyatukan energi dalam membangun desa.

“Kita akan ciptakan supaya ekonomi desa bangkit dna tumbuh. Ini merupakan salah satu astacita Presiden Prabowo Subianto tentang pemerataan ekonomi sekaligus pemberantasan kemiskinan. Membangun desa sejatinya membangun Indonesia. Landasan besar itu harus kita sematkan,” katanya. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

SOTK Baru Diberlakukan, Sejumlah Dinas Digabung untuk Percepat Program Pembangunan

SOTK Baru Diberlakukan, Sejumlah Dinas Digabung untuk Percepat Program Pembangunan

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Gubernur Luthfi Tegaskan Sistem Merit di Jateng: Titip Jabatan Saya Coret!

Gubernur Luthfi Tegaskan Sistem Merit di Jateng: Titip Jabatan Saya Coret!

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Pemkab Pati Hibahkan 5,2 Hektare Tanah untuk BULOG, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Pemkab Pati Hibahkan 5,2 Hektare Tanah untuk BULOG, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Laporan Khusus
Bulog Salurkan Bantuan Banjir, Stok Beras Dipastikan Aman

Bulog Salurkan Bantuan Banjir, Stok Beras Dipastikan Aman

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Sah! Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Masa Kepemimpinan Gubernur  Luthfi

Sah! Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Masa Kepemimpinan Gubernur  Luthfi

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Gubernur Ahmad Luthfi Sulap Desa Mandiri dan UMKM Ekspor

Gubernur Ahmad Luthfi Sulap Desa Mandiri dan UMKM Ekspor

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Pemkab Rembang Perkuat Sarpras dan Alsintan Sepanjang 2025

Pemkab Rembang Perkuat Sarpras dan Alsintan Sepanjang 2025

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Program Jaga Desa Perkuat Pemdes Kelola Dana Desa

Program Jaga Desa Perkuat Pemdes Kelola Dana Desa

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Puluhan Desa dan Kelurahan se-Indonesia Terima Penghargaan, Berikut Daftarnya

Puluhan Desa dan Kelurahan se-Indonesia Terima Penghargaan, Berikut Daftarnya

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Drama Adu Pinalti Bawa Desa Karanggondang Jepara Juarai Liga Desa

Drama Adu Pinalti Bawa Desa Karanggondang Jepara Juarai Liga Desa

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Olahraga
Wagub Jateng Sambut Investasi Air Minum Asal China di Boyolali, Segini Nilainya

Wagub Jateng Sambut Investasi Air Minum Asal China di Boyolali, Segini Nilainya

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Investasi
Kapolsek Sukolilo Pimpin Kerja Bakti di Gadudero, Antisipasi Luapan Sungai Juwana

Kapolsek Sukolilo Pimpin Kerja Bakti di Gadudero, Antisipasi Luapan Sungai Juwana

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng, Dorong Mobil Mogok di Lintasan Kereta Api

Aksi Heroik Kabid Humas Polda Jateng, Dorong Mobil Mogok di Lintasan Kereta Api

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Ahmad Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice untuk Cegah Korupsi Dana Desa

Ahmad Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice untuk Cegah Korupsi Dana Desa

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Dekranasda Miliki Peran Strategis Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Dekranasda Miliki Peran Strategis Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Mahasiswa KKN UPGRIS Perkuat Mitigasi Bencana

Mahasiswa KKN UPGRIS Perkuat Mitigasi Bencana

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Liga 4 Jateng: Persebi Boyolali Kembali Takluk dari Persipur

Liga 4 Jateng: Persebi Boyolali Kembali Takluk dari Persipur

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Olahraga
Penyuluh Pertanian Swadaya Sukoharjo Didorong Mampu Berperan Ganda

Penyuluh Pertanian Swadaya Sukoharjo Didorong Mampu Berperan Ganda

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Pemkab Demak Sediakan Charger Gratis bagi Penerima Bantuan Becak Listrik

Pemkab Demak Sediakan Charger Gratis bagi Penerima Bantuan Becak Listrik

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
100 Marbot di Brebes Jalani Cek Kesehatan Gratis

100 Marbot di Brebes Jalani Cek Kesehatan Gratis

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Close Ads X