PATI – Musim penghujan yang mulai melanda di akhir November 2021 membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Pati berpotensi terendam banjir. Terlebih adanya galian C di sejumlah wilayah menumbuhkan keprihatinan tersendiri.
Sebelumnya Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati sempat mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati soal galian C di pegunungan Kendeng. Lantaran dinilai sudah sangat memprihatinkan.
“Aktivitas penambangan tanah yang masih membuat kawasan serapan air berkurang. Ini salah satu sebab banjir di Kecamatan Sukolilo sering terjadi pada musim penghujan,” papar anggota Fraksi Gerindra Hardi.
Bahkan pihaknya sempat mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melakukan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan galian C di Pegunungan Kendeng. Pasalnya, rusaknya lingkungan akan mempengaruhi banjir.
“Pemkab Pati harus melakukan pengawasan yang intensif terhadap masalah pertambangan galian C di wilayah Gunung Kendeng. Cukup mengkhawatirkan,” ujarnya.
Fraksi Partai Gerindra tidak mau lingkungan di Kabupaten Pati dirusak oleh orang-orang yang tak bertanggungjawab. Apalagi kebanyakan penambang Galian C di Kabupaten Pati tidak berizin.
“Kami mendorong Pemkab Pati bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menegakkan Perda nomor 10 tahun 2012 tentang Usaha Pertambangan Daerah Bahan Galian Golongan C,” jelasnya beberapa waktu lalu.(redaksi)