Pati, Infojateng.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Kabupaten Pati kembali menggelar acara pelatihan untuk masyarakat desa. Kali ini, pelatihan dilaksanakan di Desa Pohgading, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati.
Pelatihan dengan tema pengembangan potensi desa itu, diikuti puluhan peserta dari perwakilan RT/RW di desa setempat, dengan narasumber Eka Pulihati, dari perwakilan UMKM Wapas (Wanita Payak Sukses).
Pelatihan kali ini, mengenalkan tepung mocaf kepada masyarakat Desa Pohgading, karena Desa Pohgading sendiri salah satu penghasil ketela. Sehingga tepat untuk mengelola dan memaksimalkan potensi yang ada.
”Potensi desa seperti singkong, biasanya hanya untuk disetorkan ke pabrik. Padahal, jika kita mau mengolahnya, bahan singkong ini bisa dibuat menjadi tepung mocaf. Tepung ini, sebagai pengganti terigu, jadi bisa dibuat aneka olahan yang kaya akan karbohidrat. Ibu-ibu juga bisa mengkreasikan sendiri menjadi aneka jajanan atau makanan enak dengan tepung mocaf ini,” ungkap Eka Pulihati, usai kegiatan pelatihan tersebut.
Selain bisa menjadi aneka olahan makanan, tepung mocaf juga disarankan bagi penderita penyakit gula dan untuk anak-anak penderita autis. ”Banyak manfaatnya. Selain itu, bahannya ada di sekitar kita. Jadi harus dikembangkan lebih maksimal lagi,” terangnya.
Secara spesifik, perbedaan antara terigu dengan mocaf memang tidak jauh berbeda. Hanya saja, sekilas tepung mocaf lebih padat dibandingkan tepung terigu. Jika belum pernah mengonsumsi, tentu agak asing. ”Keunggulanya, makanan dari tepung mocaf ini tidak membuat blenger (istilah Jawa, red),” ujarnya.
Sementara itu, Sekdes Pohgading Puryanto mengaku, berterima kasih kepada Dispermades Pati yang telah berkenan memfasilitasi pelatihan kepada warga. ”Harapan kami, Desa Pohgading sebagai desa wisata rintisan, bisa terus berkembang dan maju. Dengan pelatihan ini, tentu bisa dikembangkan untuk menjadi penghasilan tambahan bagi warga,” harap Puryanto. (redaksi)