BBPOM dan Pemprov Jateng Bersinergi Awasi Jajanan Sehat untuk Anak Sekolah

infojateng.id - 8 Desember 2022
BBPOM dan Pemprov Jateng Bersinergi Awasi Jajanan Sehat untuk Anak Sekolah
Kepala BBPOM di Semarang Sandra Maria P Linthin pada acara pemberian sertifikat PJAS aman kepada 42 sekolah se-Jateng, di Hotel Grasia, Selasa (6/12/2022). (Foto: Diskominfo Jateng) - (infojateng.id)
|
Editor

Semarang, infojateng.id Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Semarang, gencar melakukan intervensi keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), di 31 kabupaten dan kota.

Hal itu sebagai upaya menciptakan generasi sehat sejak usia dini sekolah, mengingat berdasarkan penelitian, 90 persen penyakit diakibatkan pola makan.

Kepala BBPOM di Semarang Sandra Maria P Linthin mengatakan, intervensi dilakukan secara terpadu, melibatkan jenjang SD hingga SMA sederajat. Selain itu, pengawasan di tingkat desa serta pasar juga dilakukan.

Menurutnya, pengetahuan tentang PJAS penting, mengingat penyakit yang diakibatkan oleh pangan tak aman, akan berdampak dalam jangka panjang dan menimbulkan penyakit serius.

“Ada istilah mulutmu harimaumu, atau kalau sekarang mulutmu (bisa membawa) penyakitmu. Nah itu yang kita edukasi sejak dini, agar mengonsumsi makanan yang aman dari kimia, mikrobioogi dan bahaya fisika. Karena dampak ke kesehatan tidak langsung, ini bisa menyebabkan kanker, kerusakan ginjal, hepar (hati),” papar Sandra, saat acara pemberian sertifikat PJAS aman kepada 42 sekolah se-Jateng, di Hotel Grasia, Selasa (6/12/2022).

Ia mengatakan, di masa depan Indonesia akan diberkahi oleh bonus demografi. Namun, jika tidak diperhatikan konsumsi panganannya, ada kekhawatiran akan menjadi generasi yang kurang produktif.

Oleh karenanya, BBPOM bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Biro Kesra, Dinas Kesehatan dan instansi terkait melakukan intervensi PJAS.

Diakui Sandra, belum semua sekolah di setiap wilayah mendapat intervensi program tersebut. Namun, dengan perwakilan sekolah, diharapkan bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain.

“Kita utamakan komunitas yang ada di sekolah, agar bisa secara mandiri menerapkan keamanan pangan. Sehingga menimbulkan awareness, termasuk mengawasi pedagang-pedagang di kantin, agar bisa menjual jajanan sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.

Sementara Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur, mengapresiasi hal tersebut. Ia mengungkapkan, pemberian sertifikat kepada sekolah yang menerapkan intervensi PJAS adalah penghargaan.

Akan tetapi, lanjut dia, pihaknya mengingatkan agar sekolah benar-benar mengimplementasikan keamanan pangan.

“Semua penyakit berawal dari makanan, jadi kalau tidak dapat makanan sehat, akan memengaruhi kecerdasan dan stunting. Apalagi untuk putri yang ke depan akan melahirkan generasi penerus,” ungkapnya.

Selain itu, Imam juga mengajak BBPOM melakukan kegiatan serupa pada ranah pendidikan di pondok pesantren. Di Jateng kini ada sekitar 4.000 pondok pesantren dengan sekitar 560.000 orang santri.

“Tahun 2022 kami sedang menginisiasi Perda Fasilitasi dan Sinergitas Penyelenggaraan Pesantren di Jateng, mudah-mudahan 2023 bisa digedok. Ini saya ajak BBPOM juga melakukan intervensi PJAS, termasuk sekolah Minggu, Pasraman Hindu, sekolah untuk Kristen, Katholik Buddha yang seperti pesantren, juga harus mendapatkan perhatian,” urainya.

Guru sekaligus penanggungjawab kantin SMPN1 Pecangaan-Jepara, Muhammad Khariri, mengakui hal serupa. Ia menyebut, selama ini terus melakukan sosialisasi dan inspeksi pada para pengelola kantin di sekolahnya.

Khairiri menginginkan, agar antara kantin dan murid sebagai konsumen, menerapkan simbiosis mutualisme. Kantin sebagai usaha memeroleh laba, juga wajib menerapkan kualitas penganan agar para siswa sehat.

“Kami menerapkan sanksi disiplin kepada pengelola kantin, jika kedapatan tidak memerhatikan kesehatan panganan yang dijual. Misalnya, makanan yang sudah kemarin tapi dijual kembali. Kami awasi betul menu yang disajikan, pembuatannya, hingga pengambilan penganan,” pungkas Khariri. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

DPC PA GMNI Kudus Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir

DPC PA GMNI Kudus Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Terima Bisyarah dari Wagub Gus Yasin, Wafiq Salma: Tahfidz di Jateng Kini Diapresiasi

Terima Bisyarah dari Wagub Gus Yasin, Wafiq Salma: Tahfidz di Jateng Kini Diapresiasi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pati KORPRI Fun Run 5K, Berlari Sambil Berdonasi

Pati KORPRI Fun Run 5K, Berlari Sambil Berdonasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Pati Perkuat Manajemen Talenta ASN di Tengah Masa Transisi Kepemimpinan

Pati Perkuat Manajemen Talenta ASN di Tengah Masa Transisi Kepemimpinan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Cegah Banjir, Wagub Taj Yasin Minta Masyarakat Perbanyak Biopori

Cegah Banjir, Wagub Taj Yasin Minta Masyarakat Perbanyak Biopori

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kisah Kaliwedi Sragen: Dari Desa Tertinggal Menuju Desa Mandiri

Kisah Kaliwedi Sragen: Dari Desa Tertinggal Menuju Desa Mandiri

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Potensi Desa
JMQH Diminta Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

JMQH Diminta Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Desa Mandiri di Jateng Melonjak hingga 2.208

Desa Mandiri di Jateng Melonjak hingga 2.208

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Potensi Desa
Terinspirasi Kunjungan Edukasi, Ihsan Ungkap Cita-Cita Jadi Polisi

Terinspirasi Kunjungan Edukasi, Ihsan Ungkap Cita-Cita Jadi Polisi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Persijap Jepara Tekuk PSM Makassar 2-0, Akhiri Puasa Kemenangan

Persijap Jepara Tekuk PSM Makassar 2-0, Akhiri Puasa Kemenangan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Lebih Dekat dengan Masyarakat, RS Mitra Bangsa Gelar Pemeriksaan Gratis di Desa Lahar

Lebih Dekat dengan Masyarakat, RS Mitra Bangsa Gelar Pemeriksaan Gratis di Desa Lahar

Info Jateng   Kesehatan
Strategi Pemprov Jateng Jaga Sawah Demi Swasembada Pangan 2026

Strategi Pemprov Jateng Jaga Sawah Demi Swasembada Pangan 2026

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BRI Super League 2025/2026: Thomas Trucha Optimis Curi Poin di Kandang Persijap

BRI Super League 2025/2026: Thomas Trucha Optimis Curi Poin di Kandang Persijap

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Hadapi PSM Makassar, Persijap Turunkan Sejumlah Pemain Baru

Hadapi PSM Makassar, Persijap Turunkan Sejumlah Pemain Baru

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
DWP Jepara Launching Komunitas Donor Darah DWP PEDULI

DWP Jepara Launching Komunitas Donor Darah DWP PEDULI

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Apresiasi Nasabah, Bank Jateng Jepara Serahkan Hadiah Tabungan Miliaran Rupiah

Apresiasi Nasabah, Bank Jateng Jepara Serahkan Hadiah Tabungan Miliaran Rupiah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Zulhas Tegaskan Optimalisasi TPST RDF Cilacap untuk Atasi Persoalan Sampah

Zulhas Tegaskan Optimalisasi TPST RDF Cilacap untuk Atasi Persoalan Sampah

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Menko Pangan Berdialog dan Berikan Motivasi Siswa di Cilacap

Menko Pangan Berdialog dan Berikan Motivasi Siswa di Cilacap

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Pendidikan
Kakorlantas Tinjau Tol Yogyakarta–Bawen, Targetkan Bisa Dipakai Saat Mudik Lebaran 2026

Kakorlantas Tinjau Tol Yogyakarta–Bawen, Targetkan Bisa Dipakai Saat Mudik Lebaran 2026

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Abrasi Pantai Sarang Dipastikan Ditangani pada 2026

Abrasi Pantai Sarang Dipastikan Ditangani pada 2026

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X