Sragen, infojateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengajak organisasi masyarakat (ormas) Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri jadi garda terdepan menjaga kondusivitas daerah. Apalagi memasuki tahun politik menjelang agenda nasional Pemilu 2024.
Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Suroto saat pengukuhan kepengurusan Senkom Mitra Polri Kabupaten Sragen masa bakti 2022-2027 di Gedung Korpri Sragen, Selasa (21/3/2023) mengatakan, keberadaan Senkom Mitra Polri sangat membantu tugas pemerintah. Berbagai program pemerintah atau agenda kegiatan selalu disosialisasikan ke masyarakat.
Suroto menilai, anggota Senkom Mitra Polri perlu terlibat menyebarluaskan berbagai informasi publik dari kelurahan, kecamatan, kepolisian, TNI maupun institusi publik lainnya.
“Kami juga berharap senkom ikut terlibat aktif menjaga kamtibmas, terutama menghadapi berbagai isu politik yang bisa memecah bangsa menjelang Pemilu 2024,” ujarnya.
Suroto menegaskan, negara bukan milik satu agama atau ideologi tertentu, tapi milik bersama. Sehingga perbedaan pilihan bukan menjadi pemecah, tapi justru menjadi perekat bangsa.
“Semangat persatuan dan kesatuan serta gotong royong harus ditingkatkan agar Pemilu 2024 berjalan lancar dan sukses,” tandasnya.
Senkom Mitra Polri, tambah Suroto, selama ini juga sudah berperan aktif dalam penanganan selama pandemi Covid-19, membantu proses tracing dan testing. “Ke depan kemitraan ini harus terus ditingkatkan sehingga peran aktif senkom bisa membantu pemerintah,” tambahnya.
Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Sragen, Darmawan mengatakan, pihaknya siap menindaklanjuti harapan pemkab dalam menyikapi tahun politik.
Meski senkom netral dan tidak berafiliasi ke parpol manapun, namun tetap terlibat dalam berbagai agenda politik. “Kami tegaskan ke anggota untuk netral, tapi banyak anggota senkom yang jadi PPS atau KPPS di wilayahnya masing-masing,” tandasnya.(fid/yat)