Praktisi Digital : Admin Medsos “Kudu Jembar Atine”

infojateng.id - 14 Juni 2023
Praktisi Digital : Admin Medsos “Kudu Jembar Atine”
Workshop Kehumasan, di Hotel Grand Wahid Salatiga, Selasa (13/6/2023). (Foto: Diskominfo Jateng) - (infojateng.id)
|
Editor

Semarang, infojateng.id –  Admin media sosial selalu dihadapkan dengan komentar warganet. Tidak terkecuali,  medsos pemerintah. Karenanya, admin medsos haruslah orang yang sabar.

Hal itu ditegaskan Praktisi Digital Shafigh Pahlevi Lontoh, pada Workshop Kehumasan, di Hotel Grand Wahid Salatiga, Selasa (13/6/2023).

Diakui, warganet seringkali langsung memberikan komentar negatif terhadap konten yang diunggah di medsos pemerintah. Terlebih, jika terjadi kesalahan posting.

“Salah posting, pasti diserang netizen. Jadi, admin harus sabar. Begitu netizen menyerang, astagfirullah, tarik nafas. Makanya, harus sabar dan tidak asal posting. Kudu jembar atine, jangan kelola medsos pas lagi emosi,” beber Shafigh.

Shafigh menambahkan, membangun sebuah narasi untuk menciptakan opini dan persepsi positif masyarakat, mutlak dikuasai. Admin medsos pun harus banyak belajar membuat narasi. Jangan lupa, pilih konten yang tepat untuk di-posting.

“Jangan kesusu. Netizen kekinian seringkali mengedepankan 5W1H. Bukan what, when, where dan seterusnya, tapi wathon posting, wathon komen, wathon sulaya, wathon nge-like, wathon ngeshare (asal unggah, komentar, salah, menyukai, membagikan), dan kalau ditanya kowe enthuk saka ngendhi (kamu dapat dari mana)? Hambuh (tidak tahu),” ujar Shafigh.

Dia mengatakan, pemerintah perlu membangun komunikasi melalui media sosial, untuk mengidentifikasi kebutuhan dan pertimbangan dalam mengambil keputusan.

Sebab, kata dia, medsos didesain untuk menjaga dan meningkatkan reputasi lembaga.

Di sisi lain, lanjutnya, medsos juga bisa untuk menggali aspirasi dari netizen atau publik, mendekatkan dengan publik, sekaligus menjadi dokumentasi online.

“Jadi, mengelola akun medsos, yang penting adalah admin akun, narasi, konten, baik foto atau video, serta infografis,” terangnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah Riena Retnaningrum, yang diwakili Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Agung Hariyadi, menekankan, humas pemerintah tidak hanya menjadi corong informasi prrogram pemerintah.

Lebih dari itu, mereka diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam pembangunan.

“Informasi yang disampaikan juga diharapkan mendorong partisipasi masyarakat untuk mendukung program pemerintah. Artinya, tidak hanya pada tataran output atau outcome, tapi juga berdampak pada masyarakat,” jelas Agung.

Menurutnya, mengingat humas pemerintah menjadi ujung tombak dalam menyampaikan program dan kinerja pembangunan, dalam bentuk informasi, maka peningkatan layanan dan pengelolaan informasi menjadi keharusan.

Menurutnya, mereka dituntut beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan informasi, artificial intelligence (kecerdasan buatan) yang terus berubah.

“Ini tantangan kita semua. Alat digital jangan jadi kendala kita, sehingga kita harus bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi,” ujarnya.

Tak kalah pentingnya, imbuhnya, kedepankan inklusivitas dalam berkomunikasi. Jangan ada masyarakat yang tidak mendapat informasi, baik difabel maupun warga lain.

Untuk itu, gunakan berbagai kanal agar informasi tersampaikan ke seluruh lapisan masyarakat.

Sementara, anggota Komisi A DPRD Jateng,  M Yunus, menambahkan, citra baik pemerintah di masyarakat tergantung insan humas.

Karenanya, mereka harus memahami visi dan misi kepala daerah, serta target yang akan dicapai.

Buat konten yang mudah difahami, agar warga pun bisa tergerak untuk meneruskan informasi yang terjamin kebenarannya.

“Masyarakat sekarang cenderung suka share informasi. Tidak dibaca tuntas, tapi langsung diteruskan. Ini tantangan sekaligus peluang. Kalau infonya dari pemerintah, kan sudah terteliti dengan baik dan tidak hoaks,” sorot Yunus.

Menurut Yunus, tidak hanya keberhasilan program yang disampaikan, humas pemerintah juga dapat menyampaikan capaian yang belum optimal. Misalnya, belum tuntaskan sejumlah persoalan karena terdampak pandemi Covid-19.

“Jadi, tinggal dibeberkan, dua tahun kita dihajar pandemi, sehingga berdampak pada keberhasilan program. Atau, bagaimana kita bisa menuntaskan persoalan pandemi yang justru berhasil menekan inflasi. Artinya, belum mencapai target, bukan berarti gagal,” tandasnya. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Perantara Sabu di Pati Dibekuk Polisi, Amankan 11,72 Gram

Perantara Sabu di Pati Dibekuk Polisi, Amankan 11,72 Gram

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Tim Trauma Healing Polres Purbalingga Ajak Anak Mengaji, Bagikan Sarung dan Kopiah

Tim Trauma Healing Polres Purbalingga Ajak Anak Mengaji, Bagikan Sarung dan Kopiah

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Bersihkan Longsor di Desa Pranten, Dua Unit Alat Berat Dikerahkan

Bersihkan Longsor di Desa Pranten, Dua Unit Alat Berat Dikerahkan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Satpolairud Pati Perluas Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Banyutowo

Satpolairud Pati Perluas Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Banyutowo

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
PAD Pariwisata Jadi Pekerjaan Rumah Besar Kabupaten Batang

PAD Pariwisata Jadi Pekerjaan Rumah Besar Kabupaten Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Wisata
SPPG Polri Distribusikan MBG ke Sejumlah Sekolah Hingga Posyandu

SPPG Polri Distribusikan MBG ke Sejumlah Sekolah Hingga Posyandu

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
BPI Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir dan Longsor

BPI Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir dan Longsor

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Kabar Gembira! Biaya Pelunasan Ibadah Haji Turun Rp25,5 Juta 

Kabar Gembira! Biaya Pelunasan Ibadah Haji Turun Rp25,5 Juta 

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Info Nasional
Korban Hanyut Ditemukan Meninggal di Perairan Demak, Operasi SAR Resmi Ditutup

Korban Hanyut Ditemukan Meninggal di Perairan Demak, Operasi SAR Resmi Ditutup

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Tinjau Longsor, Wabup Batang Imbau Warga Waspada Longsor Susulan

Tinjau Longsor, Wabup Batang Imbau Warga Waspada Longsor Susulan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Viral Temuan Kayu di Pantai Larangan, Ini Kata Perhutani

Viral Temuan Kayu di Pantai Larangan, Ini Kata Perhutani

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Polresta Pati Minta Ruas Jalan Pati–Tayu yang Rusak Diperbaiki

Polresta Pati Minta Ruas Jalan Pati–Tayu yang Rusak Diperbaiki

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Bupati Jepara Terima Kunjungan Komisi D DPRD Jawa Tengah

Bupati Jepara Terima Kunjungan Komisi D DPRD Jawa Tengah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Bupati Jepara dan Perangkat Daerah Tandatangani Perjanjian Kinerja Tahun 2026

Bupati Jepara dan Perangkat Daerah Tandatangani Perjanjian Kinerja Tahun 2026

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Komeng dan DPD RI Kagum Gebrakan Jateng dalam Pertanian dan Ketahanan Pangan

Komeng dan DPD RI Kagum Gebrakan Jateng dalam Pertanian dan Ketahanan Pangan

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Polres Purbalingga dan Bhayangkari Baksos di Dua Lokasi Bencana Alam

Polres Purbalingga dan Bhayangkari Baksos di Dua Lokasi Bencana Alam

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Wapres Gibran dan Wagub Jateng Bangun Keakraban dengan Mahasiswa UKSW

Wapres Gibran dan Wagub Jateng Bangun Keakraban dengan Mahasiswa UKSW

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Trans Jateng Rute Magelang-Temanggung Segera Mengaspal

Trans Jateng Rute Magelang-Temanggung Segera Mengaspal

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
RS KSH Group Rayakan 20 Tahun dengan Lokakarya Manajemen dan Inovasi Smart Hospital Berbasis AI

RS KSH Group Rayakan 20 Tahun dengan Lokakarya Manajemen dan Inovasi Smart Hospital Berbasis AI

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Kesehatan
Persijap Jepara Banjir Bintang Terbaik ISL

Persijap Jepara Banjir Bintang Terbaik ISL

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Close Ads X