Apel Kesiapsiagaan Bencana, Nana Sudjana Minta Masyarakat Pedulikan Ilmu Titen

infojateng.id - 28 November 2023
Apel Kesiapsiagaan Bencana, Nana Sudjana Minta Masyarakat Pedulikan Ilmu Titen
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana saat menjadi Irup pada apel Kesiapsiagaan Personel dan Peralatan Penanggulangan Bencana Provinsi Jawa Tengah di halaman kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Senin (27/11/2023). (Foto: Diskominfo Jateng) - (infojateng.id)
|
Editor

Semarang, Infojateng.idMemasuki musim hujan, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, mengingatkan masyarakat untuk terus waspada dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana.

Dia juga meminta jajarannya dan pihak terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan penanggulangan bencana.

Hal tersebut dia sampaikan saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada apel Kesiapsiagaan Personel dan Peralatan Penanggulangan Bencana di Provinsi Jawa Tengah.

Apel ini digelar di halaman kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Senin (27/11/2023).

Nana mengatakan, sesuai informasi BMKG, November 2023 ini merupakan awal musim hujan.

Untuk meningkatkan kesiapsiagaan penanggulangan bencana menghadapi musim hujan, pihaknya menggelar apel, yang diikuti 200 orang personel gabungan dan perwakilan dari sejumlah instansi berikut 25 kendaraan taktis dan peralatan pendukunya.

Adapun instansi itu adalah Polda Jateng, Kodam IV Diponegoro, BPBD Provinsi Jateng,  Dinas Sosial Provinsi Jateng, Kwarda Pramuka Jateng dan Dinkes Provinsi Jateng.

Selanjutnya, ada juga DPU BMCK Provinsi Jateng, DPUSDA Taru Provinsi Jateng, Satpol PP Provinsi Jateng, Satker KemenPUPR, BBWS, Basarnas, LPBI NU, MDMC, SARDA Jateng, PMI, Baznas, LIDI Jateng, Forum PRB / FPRB Jateng, Senkom Polri, RAPI, ORARI dan Laziz NU.

“Kita akan menghadapi musim hujan. Maka dalam mengantisipasi, kita melakukan langkah antisipasi. Seperti kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan instansi dan struktural, TNI-Polri dan instansi vertikal. Juga seluruh komunitas relawan kebencanaan,” kata Nana, di sela-sela kegiatan di lokasi.

Dalam kesempatan itu, pihaknya mengecek kembali dan mengantisipasi kesiapsiagaan yang harus dilakukan dalam menghadapi bencana yang kemungkinan terjadi. Seperti, banjir, longsor, angin puting beliung, banjir rob, banjir bandang, dan lainnya.

“Kita mengantisipasi itu. Dari awal BMKG menyampaikan November ini kita menghadapi musim hujan. Makanya, kita dari awal melakukan kesiapsiagaan masing-masing instansi dan relawan ,mengecek semua peralatan yang harus ada,” sambungnya.

Selain melakukan langkah penanggulangan, lanjut Nana, pihaknya dari awal menyampaikan peringatan (warning) pada masyarakat, bila daerahnya masuk lokasi bencana alam, disarankan untuk pindah dari lokasi tersebut, atau juga bersiap dievakuasi.

“Itu langkah-langkah yang kami lakukan,” bebernya.

Dalam sambutannya, Nana juga meminta masyarakat untuk teliti membaca fenomena alam atau ilmu titen. Hal itu sebagai bentuk antisipasi terjadinya bencana alam di wilayah mereka tinggal.

“Tingkatkan kepedulian dengan ilmu titen untuk membaca fenomena alam,” jelasnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Jawa Tengah Wahyudi Fajar menyampaikan, dengan dilakukannya apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana, seperti pengecekan personel dan alat, pihaknya tahu persiapan dari seluruh komponen.

“Sewaktu-waktu apabila ada perintah pimpinan, baik dari Pj Gubernur atau Pak Sekda, daerah yang dipetakan lewat kajian risiko bencana, apabila di situ memang prediksinya di sana terjadi kebencanaan untuk skala provinsi, sesuai dengan SPM kami adalah pendampingan. Apabila kabupaten/ kota membutuhkan segera untuk minta bantuan, kami dari provinsi baik dari personel maupun peralatan ini siap untuk langsung membantu wilayah kabupaten/ kota di Jawa Tengah,” kata Fajar.

Dia berharap, peralatan yang siap itu tidak dioperasionalkan, karena kalau dioperasionalkan berarti terjadi bencana.

Meski demikian, lanjutnya, bila setiap saat dibutuhkan penanganan, pihaknya siap bila terjadi bencana.

Adapun potensi bencana di Jateng, sesuai kajian risiko bencana ada pemetaan. Misalnya, di wilayah tengah ada pegunungan di Magelang, Temanggung, Wonosobo, Purbalingga, Banjarnegara, Brebes, dan Pemalang, yang berpotensi banjir dan longsor. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Sukses Tembus Pasar Internasional, Nawal Yasin Borong Kopi Khas Muria Kudus

Sukses Tembus Pasar Internasional, Nawal Yasin Borong Kopi Khas Muria Kudus

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Tinjau Peternakan Ayam di Kudus, Nawal Yasin Dukung Program Penguatan Ketahanan Pangan

Tinjau Peternakan Ayam di Kudus, Nawal Yasin Dukung Program Penguatan Ketahanan Pangan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Mitigasi Banjir, Kader PKK Jateng Diminta Tanam Pohon di Halaman Rumah

Mitigasi Banjir, Kader PKK Jateng Diminta Tanam Pohon di Halaman Rumah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Sekda Jateng Beri Semangat Kedua Orang Tua Korban Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Sekda Jateng Beri Semangat Kedua Orang Tua Korban Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Operasi Modifikasi Cuaca, Satu Ton NaCl Disemai di Perairan Utara Jateng

Operasi Modifikasi Cuaca, Satu Ton NaCl Disemai di Perairan Utara Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Mangkunegaran Diharap Pertahankan Nilai Budaya dan Wisata

Mangkunegaran Diharap Pertahankan Nilai Budaya dan Wisata

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Seni & Budaya
Plt. Bupati Pati Salurkan Bantuan Baznas untuk Fakir Miskin

Plt. Bupati Pati Salurkan Bantuan Baznas untuk Fakir Miskin

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Perantara Sabu di Pati Dibekuk Polisi, Amankan 11,72 Gram

Perantara Sabu di Pati Dibekuk Polisi, Amankan 11,72 Gram

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Tim Trauma Healing Polres Purbalingga Ajak Anak Mengaji, Bagikan Sarung dan Kopiah

Tim Trauma Healing Polres Purbalingga Ajak Anak Mengaji, Bagikan Sarung dan Kopiah

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Bersihkan Longsor di Desa Pranten, Dua Unit Alat Berat Dikerahkan

Bersihkan Longsor di Desa Pranten, Dua Unit Alat Berat Dikerahkan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Satpolairud Pati Perluas Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Banyutowo

Satpolairud Pati Perluas Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Banyutowo

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
PAD Pariwisata Jadi Pekerjaan Rumah Besar Kabupaten Batang

PAD Pariwisata Jadi Pekerjaan Rumah Besar Kabupaten Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Wisata
SPPG Polri Distribusikan MBG ke Sejumlah Sekolah Hingga Posyandu

SPPG Polri Distribusikan MBG ke Sejumlah Sekolah Hingga Posyandu

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
BPI Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir dan Longsor

BPI Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir dan Longsor

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Kabar Gembira! Biaya Pelunasan Ibadah Haji Turun Rp25,5 Juta 

Kabar Gembira! Biaya Pelunasan Ibadah Haji Turun Rp25,5 Juta 

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Info Nasional
Korban Hanyut Ditemukan Meninggal di Perairan Demak, Operasi SAR Resmi Ditutup

Korban Hanyut Ditemukan Meninggal di Perairan Demak, Operasi SAR Resmi Ditutup

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Tinjau Longsor, Wabup Batang Imbau Warga Waspada Longsor Susulan

Tinjau Longsor, Wabup Batang Imbau Warga Waspada Longsor Susulan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Viral Temuan Kayu di Pantai Larangan, Ini Kata Perhutani

Viral Temuan Kayu di Pantai Larangan, Ini Kata Perhutani

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Polresta Pati Minta Ruas Jalan Pati–Tayu yang Rusak Diperbaiki

Polresta Pati Minta Ruas Jalan Pati–Tayu yang Rusak Diperbaiki

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Bupati Jepara Terima Kunjungan Komisi D DPRD Jawa Tengah

Bupati Jepara Terima Kunjungan Komisi D DPRD Jawa Tengah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Close Ads X