KSH Siap Jalankan Program KRIS BPJS Kesehatan

infojateng.id - 6 Juli 2024
KSH Siap Jalankan Program KRIS BPJS Kesehatan
Siap Jalankan Program KRIS: Ruang rawat Inap RS KSH memenuhi standar KRIS - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

Pati, infojateng.id – Pemerintah telah menetapkan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang akan mulai berlaku tahun 2025. Keputusan ini resmi ditetapkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, yang ditetapkan pada 8 Mei 2024. Aturan baru ini mengatur fasilitas perawatan pada pelayanan rawat yang berdasarkan kelas rawat inap standar dilaksanakan secara menyeluruh untuk rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan paling lambat 30 Juni 2025.

Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) didefinisikan sebagai standar minimum pelayanan rawat inap yang diterima oleh peserta. Sebagaimana yang kita ketahui, BPJS saat ini menerapkan sistem kelas yang terbagi menjadi kelas 1, 2, dan 3. Pembagian tersebut mengelompokkan semua peserta berdasarkan besar iuran dan kualitas ruang perawatan yang menjadi hak mereka. Sementara di dalam sistem KRIS ini, semua peserta berhak mendapatkan ruang perawatan yang sama dengan standar yang telah diatur pemerintah.

Berkaitan dengan penerapan KRIS, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 dalam Pasal 46 A Ayat 1 telah mengatur 12 persyaratan mengenai fasilitas ruang perawatan pada pelayanan rawat inap berdasarkan KRIS yang harus dipenuhi oleh rumah sakit. Berbagai unsur tersebut telah dilengkapi oleh KSH, sehingga pasien bisa mendapatkan best experiencenya. Komponen bangunan yang digunakan RS tidak memiliki tingkat porositas yang tinggi sehingga mudah dibersihkan dan tidak menimbulkan tumpukan debu maupun mikroorganisme yang berpotensi menimbulkan infeksi. Ventilasi udara alami maupun mekanik dalam kamar perawatan yang mendukung penurunan risiko transmisi penyakit. Pencahayaan dalam ruang perawatan yang menjamin pasien maupun petugas dapat melihat dengan jelas dan sesuai dengan biologis tubuh (circadian rhythm). Kelengkapan tempat tidur, seperti kebutuhan stop kontak listrik, bel untuk memanggil perawat, saluran oksigen dengan flowmeter harus tersedia di setiap bagian belakang tempat tidur (bedhead). Nakas yang dilengkapi dengan kunci di setiap tempat tidur pun tersedia sehingga pasien nyaman dan aman menyimpan barang pribadi.

Ruang rawat Inap RS keluarga Sehat

Selain perlengkapan (hardware) dalam kamar perawatan, kenyamanan lain juga harus dipenuhi. Standar suhu ruangan yang nyaman (20 – 260 C) dan kelembaban ruang ≤60%, mendukung kenyamanan dan proses pemulihan pasien. Ruang rawat dibagi berdasarkan jenis kelamin, anak atau dewasa, serta penyakit infeksi atau non-infeksi, dengan kapasitas maksimal 4 tempat tidur dalam 1 ruangan yang berjarak setidaknya 1,5 meter antar tempat tidur. Tempat tidur pasien dengan ukuran standar, dengan rail pengaman di tepi kanan dan kiri, serta bisa disesuaikan ketinggian kaki maupun kepala (2 crank). Untuk kenyamanan dan privasi pasien, maka antar tempat tidur terdapat tirai pemisah yang menempel kokoh atau menggantung pada plafon ruangan dan terbuat dari bahan non porosif yang mudah dibersihkan.

Kamar mandi yang mudah diakses juga tak luput dari perhatian. Setiap kamar setidaknya memiliki satu kamar mandi yang kuncinya dapat dibuka dari luar maupun dalam, dengan arah bukaan pintu ke luar, dan memiliki ventilasi udara. Dengan luas ruang gerak yang cukup sehingga kamar mandi dapat diakses juga dengan kursi roda. Untuk keamanan pasien, kamar mandi juga dilengkapi dengan pegangan (hand rail), bel perawat, serta lantai dengan bahan yang tidak licin dan tidak menimbulkan genangan air.

Direktur RS Keluarga Sehat, dr. Kelvin Kurniawan, M.Kes memastikan RS Keluarga Sehat (KSH) siap mengikuti regulasi. Pihaknya memastikan ruangan rawat inap di KSH, termasuk ruang rawat khusus seperti ICU dapat memenuhi standar KRIS. “KSH saat ini memiliki 197 tempat tidur dan sudah siap memenuhi standar KRIS. Karena sebenarnya seluruh ruang rawat inap di KSH sudah memenuhi standar. Sehingga nanti ketika pemerintah mencanangkan tanggal 1 Juli 2025 KSH sudah siap menjalankan program KRIS,” ujar dr. Kelvin. Menurutnya, program pemerintah ini baik dimana bisa mengurangi kesenjangan dengan menetapkan standar minimal untuk rawat inap.

RS Keluarga Sehat Pati

Dari segi kenyamanan sudah sangat nyaman untuk kelas KRIS dan pemerintah juga sudah mulai mencanangkan tentang standar kelas eksekutif. Jadi selain kelas rawat inap standar kemudian nanti ada kelas rawat inap eksekutif. “Saat ini rumah sakit masih diberi keleluasaan standar kelas eksekutif. Di KSH kelas paling tinggi ada suite room yang memiliki berbagai fasilitas seperti adanya tempat tidur untuk penunggu pasien dan ruang tamu yang nyaman. KSH juga akan bersiap untuk kelas eksekutif sambil menunggu regulasi standar dari Pemerintah,” tambahnya.(redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Bulog Kanwil Jateng Targetkan Serap Gabah Petani 4 Juta Ton Setahun

Bulog Kanwil Jateng Targetkan Serap Gabah Petani 4 Juta Ton Setahun

Info Jateng
DPC PA GMNI Kudus Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir

DPC PA GMNI Kudus Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Terima Bisyarah dari Wagub Gus Yasin, Wafiq Salma: Tahfidz di Jateng Kini Diapresiasi

Terima Bisyarah dari Wagub Gus Yasin, Wafiq Salma: Tahfidz di Jateng Kini Diapresiasi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pati KORPRI Fun Run 5K, Berlari Sambil Berdonasi

Pati KORPRI Fun Run 5K, Berlari Sambil Berdonasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Pati Perkuat Manajemen Talenta ASN di Tengah Masa Transisi Kepemimpinan

Pati Perkuat Manajemen Talenta ASN di Tengah Masa Transisi Kepemimpinan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Cegah Banjir, Wagub Taj Yasin Minta Masyarakat Perbanyak Biopori

Cegah Banjir, Wagub Taj Yasin Minta Masyarakat Perbanyak Biopori

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kisah Kaliwedi Sragen: Dari Desa Tertinggal Menuju Desa Mandiri

Kisah Kaliwedi Sragen: Dari Desa Tertinggal Menuju Desa Mandiri

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Potensi Desa
JMQH Diminta Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

JMQH Diminta Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Desa Mandiri di Jateng Melonjak hingga 2.208

Desa Mandiri di Jateng Melonjak hingga 2.208

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Potensi Desa
Terinspirasi Kunjungan Edukasi, Ihsan Ungkap Cita-Cita Jadi Polisi

Terinspirasi Kunjungan Edukasi, Ihsan Ungkap Cita-Cita Jadi Polisi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Persijap Jepara Tekuk PSM Makassar 2-0, Akhiri Puasa Kemenangan

Persijap Jepara Tekuk PSM Makassar 2-0, Akhiri Puasa Kemenangan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Lebih Dekat dengan Masyarakat, RS Mitra Bangsa Gelar Pemeriksaan Gratis di Desa Lahar

Lebih Dekat dengan Masyarakat, RS Mitra Bangsa Gelar Pemeriksaan Gratis di Desa Lahar

Info Jateng   Kesehatan
Strategi Pemprov Jateng Jaga Sawah Demi Swasembada Pangan 2026

Strategi Pemprov Jateng Jaga Sawah Demi Swasembada Pangan 2026

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BRI Super League 2025/2026: Thomas Trucha Optimis Curi Poin di Kandang Persijap

BRI Super League 2025/2026: Thomas Trucha Optimis Curi Poin di Kandang Persijap

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Hadapi PSM Makassar, Persijap Turunkan Sejumlah Pemain Baru

Hadapi PSM Makassar, Persijap Turunkan Sejumlah Pemain Baru

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
DWP Jepara Launching Komunitas Donor Darah DWP PEDULI

DWP Jepara Launching Komunitas Donor Darah DWP PEDULI

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Apresiasi Nasabah, Bank Jateng Jepara Serahkan Hadiah Tabungan Miliaran Rupiah

Apresiasi Nasabah, Bank Jateng Jepara Serahkan Hadiah Tabungan Miliaran Rupiah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Zulhas Tegaskan Optimalisasi TPST RDF Cilacap untuk Atasi Persoalan Sampah

Zulhas Tegaskan Optimalisasi TPST RDF Cilacap untuk Atasi Persoalan Sampah

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Menko Pangan Berdialog dan Berikan Motivasi Siswa di Cilacap

Menko Pangan Berdialog dan Berikan Motivasi Siswa di Cilacap

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Pendidikan
Kakorlantas Tinjau Tol Yogyakarta–Bawen, Targetkan Bisa Dipakai Saat Mudik Lebaran 2026

Kakorlantas Tinjau Tol Yogyakarta–Bawen, Targetkan Bisa Dipakai Saat Mudik Lebaran 2026

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Close Ads X