Jepara, Infojateng.id – Masih dalam suasana semarak hari Bhayangkara ke-78, Polres Jepara menggelar lomba Polisi Cilik atau lebih dikenal dengan sebutan Pocil.
Lomba yang digelar di gelanggang olah raga (GOR) futsal stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) pada Selasa (30/7/2024) ini, diikuti oleh 11 tim yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan se-Kabupaten Jepara. Setiap peleton atau regu terdiri dari 31 orang.
Lomba Pocil diselenggarakan selama sehari penuh dengan indikator penilaian meliputi ketepatan gerakan PBB, gerakan variasi, kerapian, kekompakan, estetika, penguasaan lapangan, kreativitas, senam pengaturan lalu lintas, keseragaman pakaian hingga sikap dan tampang.
Sedangkan, tim juri merupakan gabungan dari lintas instansi, yakni Satlantas Polres Jepara, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jepara yang memang memiliki kompetensi sesuai indikator penilaian.
“Para peserta merupakan pelajar tingkat SD/MI di Kabupaten Jepara,” ujar Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan melalui Kasat Lantas Polres Jepara AKP Dionisius Yudi Christiano.
AKP Dionisius mengatakan, para peserta benar-benar memanfaatkan lomba ini sebagai ajang adu kreativitas baris-berbaris.
Gerakan yang patah-patah dan kekompakan setiap pergerakan, kata dia, mampu menghipnotis penonton yang memadati GOR Futsal Stadion GBK Jepara.
“Dari penilaian berbagai indikator, tim juri memutuskan perwakilan dari Kecamatan Pecangaan sebagai juara pertama. Sedangkan juara kedua diraih perwakilan Kecamatan Mlonggo dan tempat ketiga adalah perwakilan dari Kecamatan Kembang,” papar Dion.
Lebih lanjut, Dion menyampaikan, untuk juara harapan pertama sendiri diraih oleh Kecamatan Jepara Kota, kemudian juara harapan kedua diraih oleh kecamatan Tahunan dan juara harapan ketiga berhasil diraih oleh Kecamatan Bangsri.
AKP Dion juga menyerahkan secara langsung trofi dan hadiah kepada para pemenang.
“Selamat kepada para juara. Saya harap terus meningkatkan prestasinya. Dan yang belum beruntung, terus semangat berlatih untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi,” pintanya.
Bagi Juara I, selain menerima trofi dan hadiah, akan mendapatkan pembinaan khusus dan dikirimkan mewakili Polres Jepara dalam ajang lomba Pocil tingkat Polda Jawa Tengah.
Ia menjelaskan, kegiatan Polisi Cilik merupakan wujud pembinaan terhadap generasi muda yang harus dikenalkan pada aturan berlalu lintas.
“Kegiatan ini salah satu bentuk kepedulian dan pembinaan kita terhadap generasi muda. Tujuannya, untuk memperkenalkan aturan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran berlalu lintas terhadap anak-anak usia dini,” tuturnya.
Diharapkan, kegiatan Polisi Cilik dapat melatih keterampilan para peserta. Sehingga mereka memiliki pengetahuan, dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
“Semoga kegiatan ini betul-betul terbawa sampai dewasa, termasuk ajang untuk membina keterampilan dan jiwa kepempimpinan yang baik dan mengisi kegiatan positif ke depannya,” pungkasnya. (eko/redaksi)