KH Maimoen Zubair Raih Penghargaan Adiluhung

infojateng.id - 24 Juli 2025
KH Maimoen Zubair Raih Penghargaan Adiluhung
Penyerahan penghargaan Adiluhung Jawa Tengah kepada KH Maimoen Zubair, yang diterima Gus Yasin, dalam Detik Awards 2025 di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Rabu (23/7/2025) malam.  - (infojateng.id)
|
Editor

Semarang, Infojateng.id –  Mendiang KH Maimoen Zubair (Mbah Moen), yang juga kyai kharismatik pada masanya, mendapat Penghargaan Adiluhung Jawa Tengah, dalam Detik Awards 2025, di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Rabu (23/7/2025) malam.

Penghargaan itu diberikan atas pemikiran-pemikiran, dan keteladanannya sebagai ulama dan tokoh bangsa dalam konteks keilmuan, kemanusiaan, dan persatuan.

Penghargaan diterima langsung Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), putera Mbah Moen, yang saat ini menjadi Wakil Gubernur Jawa Tengah.

“Malam hari ini saya ucapkan terima kasih, momen ini sangat tepat menurut saya. Karena cita-cita beliau di negara Republik Indonesia ini yakni adanya pemimpin bukan untuk menggantikan, akan tetapi melanjutkan,” kata Gus Yasin.

Menurutnya, sosok Mbah Moen meski seorang Kyai, semasa hidupnya sangat peduli kepada keutuhan bangsa dan negara. Bahkan pernah mengabdi menjadi TNI. Mbah Moen pernah berjuang menjadi tentara rakyat pada masa perjuangan kemerdekaan.

“Mbah Maimoen yang saya kenal, dan bercerita kepada kami, beliau lulusan dari TNI. Beliau mengabdi di negara dimulai perjuangan (kemerdekaan) kantornya di Koramil Sarang, Rembang,” katanya.

Dituturkan Taj Yasin, Mbah Moen waktu itu menjadi Tentara Rakyat diserahkan langsung oleh ayahandanya Kiai Zubair Dahlan kepada kesatuan.

Akan tetapi, suatu waktu mengundurkan diri atau pensiun dini. Lalu mengabdikan diri untuk menjaga kebutuhan negara dengan jalan lain melalui pondok pesantren. Mbah Moen lalu mendirikan pondok pesantren Al Anwar Sarang Rembang.

Menjadi seorang Kyai besar, Mbah Moen terus menyuarakan persatuan dan kesatuan. Dalam kontek kepemimpinan, pemimpin baru bukan untuk menggantikan. Tetapi untuk melanjutkan.

“Maksud melanjutkan yakni membawa atau mendukung estafet kepemimpinan negara pada setiap eranya. Itu cita-cita beliau yang disampaikan kepada saya pribadi,” ucapnya.

Karena itu, menurut Taj Yasin, dirinya pernah diminta oleh Mbah Moen agar masuk dunia politik untuk melanjutkan cita-cita bapaknya.  Hingga kini Taj Yasin terpilih dua kalinya menjadi Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Dia memegang amanah yang disampaikan sang ayah, agar tidak menyalahkan pemimpin-pemimpin sebelumnya. Akan tetapi akan melanjutkannya.

Dikatakan Taj Yasin, ada teladan Mbah Moen yang harus dipegang bersama. Apapun kondisinya, Indonesia harus menjadi yang nomor satu.

“Saya mengikuti beliau. Pernah suatu ketika (Mbah Moen) tidak sependapat dengan pemerintah, akan tetapi itu tidak disampaikan (terbuka). Tetap (tetap) didukung, diberikan dengan pemikiran-pemikiran beliau,” kata Yasin, yang melanjutkan estafet ayahnya, menjadi Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Sarang Rembang.

Taj Yasin menjelaskan, arah pemikiran Mbah Moen relevan menjadi jawaban hingga saat ini. Yakni selalu mencari titik tengah (politik jalan tengah). Di mana saat ini banyak ujaran kebencian dan caci maki, jika berbeda pendapat.

“Tetapi beliau memberikan contoh kepada kita enggak seperti itu. Caranya memberikan kritik (tidak) langsung kepada orangnya, (tetapi) juga memberikan solusi,” katanya.

Mbah Moen lahir di Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Kamis Legi bulan Sya’ban 1347 H, atau bertepatan pada tanggal 28 Oktober 1928.

Mbah Moen yang juga pendiri Pondok Pesantren Al Anwar Rembang itu lahir dari pasangan Kiai Zubair Dahlan dan Nyai Mahmudah. Mbah Moen pernah menjadi anggota MPR RI pada era Orde Baru. Selama hidupnya, Kyai ternama ini juga aktif dan menjadi pengurus PPP.

Pemimpin Redaksi Detik.com, Alfito Deannova, mengatakan, sosok mendiang almarhum KH Maimoen Zubair semasa hidup merupakan pembela kemanusiaan, kebhinekaan, dan Pancasila.

“Tak jarang sosok ini menjadi penengah dari gesekan sosial hingga friksi para elit politik. Dia meneladani pandangan tentang lita’arafu atau saling mengisi dan kalimat sawa’ atau yang menekankan pada titik temu. Keduanya lahir dari pemikirannya yang masih relevan hingga saat ini,” ucap Alfito. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

DPC PA GMNI Kudus Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir

DPC PA GMNI Kudus Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Terima Bisyarah dari Wagub Gus Yasin, Wafiq Salma: Tahfidz di Jateng Kini Diapresiasi

Terima Bisyarah dari Wagub Gus Yasin, Wafiq Salma: Tahfidz di Jateng Kini Diapresiasi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pati KORPRI Fun Run 5K, Berlari Sambil Berdonasi

Pati KORPRI Fun Run 5K, Berlari Sambil Berdonasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Pati Perkuat Manajemen Talenta ASN di Tengah Masa Transisi Kepemimpinan

Pati Perkuat Manajemen Talenta ASN di Tengah Masa Transisi Kepemimpinan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Cegah Banjir, Wagub Taj Yasin Minta Masyarakat Perbanyak Biopori

Cegah Banjir, Wagub Taj Yasin Minta Masyarakat Perbanyak Biopori

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kisah Kaliwedi Sragen: Dari Desa Tertinggal Menuju Desa Mandiri

Kisah Kaliwedi Sragen: Dari Desa Tertinggal Menuju Desa Mandiri

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Potensi Desa
JMQH Diminta Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

JMQH Diminta Perkuat Pembinaan Perempuan Penghafal Al-Qur’an

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Desa Mandiri di Jateng Melonjak hingga 2.208

Desa Mandiri di Jateng Melonjak hingga 2.208

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Potensi Desa
Terinspirasi Kunjungan Edukasi, Ihsan Ungkap Cita-Cita Jadi Polisi

Terinspirasi Kunjungan Edukasi, Ihsan Ungkap Cita-Cita Jadi Polisi

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Persijap Jepara Tekuk PSM Makassar 2-0, Akhiri Puasa Kemenangan

Persijap Jepara Tekuk PSM Makassar 2-0, Akhiri Puasa Kemenangan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Lebih Dekat dengan Masyarakat, RS Mitra Bangsa Gelar Pemeriksaan Gratis di Desa Lahar

Lebih Dekat dengan Masyarakat, RS Mitra Bangsa Gelar Pemeriksaan Gratis di Desa Lahar

Info Jateng   Kesehatan
Strategi Pemprov Jateng Jaga Sawah Demi Swasembada Pangan 2026

Strategi Pemprov Jateng Jaga Sawah Demi Swasembada Pangan 2026

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
BRI Super League 2025/2026: Thomas Trucha Optimis Curi Poin di Kandang Persijap

BRI Super League 2025/2026: Thomas Trucha Optimis Curi Poin di Kandang Persijap

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Hadapi PSM Makassar, Persijap Turunkan Sejumlah Pemain Baru

Hadapi PSM Makassar, Persijap Turunkan Sejumlah Pemain Baru

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
DWP Jepara Launching Komunitas Donor Darah DWP PEDULI

DWP Jepara Launching Komunitas Donor Darah DWP PEDULI

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Apresiasi Nasabah, Bank Jateng Jepara Serahkan Hadiah Tabungan Miliaran Rupiah

Apresiasi Nasabah, Bank Jateng Jepara Serahkan Hadiah Tabungan Miliaran Rupiah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Zulhas Tegaskan Optimalisasi TPST RDF Cilacap untuk Atasi Persoalan Sampah

Zulhas Tegaskan Optimalisasi TPST RDF Cilacap untuk Atasi Persoalan Sampah

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Menko Pangan Berdialog dan Berikan Motivasi Siswa di Cilacap

Menko Pangan Berdialog dan Berikan Motivasi Siswa di Cilacap

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Pendidikan
Kakorlantas Tinjau Tol Yogyakarta–Bawen, Targetkan Bisa Dipakai Saat Mudik Lebaran 2026

Kakorlantas Tinjau Tol Yogyakarta–Bawen, Targetkan Bisa Dipakai Saat Mudik Lebaran 2026

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Abrasi Pantai Sarang Dipastikan Ditangani pada 2026

Abrasi Pantai Sarang Dipastikan Ditangani pada 2026

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X