Batik Rifa’iyah Diakui WBTb, Pegiat Susun Skenario Regenerasi Pembatik Muda

infojateng.id - 17 Oktober 2025
Batik Rifa’iyah Diakui WBTb, Pegiat Susun Skenario Regenerasi Pembatik Muda
Pegiat Batik Rifa’iyah, Miftakhutin saat ditemui di Desa Kalipucang Wetan, Kabupaten Batang, Kamis (16/10/2025). Dok. Diskominfo Batang - (infojateng.id)
|
Editor

Batang, Infojateng.id – Kementerian Kebudayaan akhirnya menetapkan Batik Rifa’iyah sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb), di Jakarta 7 Oktober 2025 lalu.

Pengakuan tersebut, kini kian memperkuat Miftakhutin selaku pegiat Batik Rifa’iyah yang intens melestarikan karya para leluhur.

Dia mengatakan, bahwa batik Rifa’iyah sebetulnya telah lama ada, namun baru bisa bangkit lagi, dan jadi buah bibir di masyarakat Batang dan mancanegara.

“Kami segera berkoordinasi dengan berbagai pihak, agar pengakuan ini mengembalikan kejayaan Batik Rifa’iyah seperti tempo dulu,” kata Miftakhutin saat ditemui di Desa Kalipucang Wetan, Kabupaten Batang, Kamis (16/10/2025).

Pengakuan terhadap Batik Rifa’iyah sebagai WBTb, menjadi penyemangat bagi perajin untuk mempertahankannya, agar tidak punah.

“Karena tantangan terbesar kami adalah regenerasi, maka kami mulai berupaya supaya memunculkan tunas-tunas baru perajin Batik Rifa’iyah di Desa Wisata Kalipucang Wetan ini,” jelasnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang menanggapi positif, pengakuan Batik Rifa’iyah sebagai Warisan Budaya Takbenda.

Selain agar tetap lestari, predikat tersebut juga sebagai daya tarik untuk meregenerasi pembatik lewat, wacana dijadikan muatan lokal di jenjang SD hingga SMP.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Batang Bambang Suryantoro Sudibyo berupaya mempertahankan predikat dan pengakuan yang telah diraih Batik Rifa’iyah sebagai WBTb, dengan melakukan pengenalan kepada para pelajar.

Ia meyakini banyak metode untuk mempertahankan keaslian Batik Rifa’iyah dengan menjadikannya sebagai mata pelajaran muatan lokal di jenjang SD dan SMP di Kabupaten Batang.

“Sangat bisa nantinya seni Batik Rifa’iyah dijadikan mulok di sekolah-sekolah, apalagi sejak bertahun-tahun lalu, Batang juga dikenal dengan pembatiknya yang khas. Nanti dari SD sudah bisa mengikuti mulok, karena belajar membatik memang harus sejak dini,” kata Sudibyo.

Hingga saat ini mulok yang intens diikuti seluruh pelajar dari jenjang SD dan SMP, yakni Bahasa Jawa.

Rencananya setelah didiskusikan dengan bidang terkait, dimungkinkan dapat dijadikan sebagai mulok di seluruh SD hingga SMP se-Kabupaten Batang. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Dua Hari, Sekda Jateng Kawal Langsung Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Dua Hari, Sekda Jateng Kawal Langsung Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Tim Dokkes Polres Purbalingga Periksa Kesehatan Warga Terdampak Bencana Door to Door

Tim Dokkes Polres Purbalingga Periksa Kesehatan Warga Terdampak Bencana Door to Door

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng   Kesehatan
Peringati HGN, SPPG Karangasem Selatan Terapkan Varian Menu Berkecukupan Gizi

Peringati HGN, SPPG Karangasem Selatan Terapkan Varian Menu Berkecukupan Gizi

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Anak Terdampak Longsor Diminta Tetap Belajar Meski Sekolah Ditutup

Anak Terdampak Longsor Diminta Tetap Belajar Meski Sekolah Ditutup

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Polresta Pati Siapkan Fasilitas Pemeriksaan Saksi untuk Penyidik KPK

Polresta Pati Siapkan Fasilitas Pemeriksaan Saksi untuk Penyidik KPK

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Atlet Para Jateng Sumbang 116 Medali di ASEAN Para Games 13 Thailand

Atlet Para Jateng Sumbang 116 Medali di ASEAN Para Games 13 Thailand

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Olahraga
Bupati Faiz Instruksikan Penanganan Darurat Longsor di Jembatan Kemligi

Bupati Faiz Instruksikan Penanganan Darurat Longsor di Jembatan Kemligi

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Bidkum Polda Jateng Sosialisasikan KUHP Baru di Polres Wonogiri

Bidkum Polda Jateng Sosialisasikan KUHP Baru di Polres Wonogiri

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
24 Rumah Terdampak Bencana di Jepara Dapat Bantuan RTLH BTT

24 Rumah Terdampak Bencana di Jepara Dapat Bantuan RTLH BTT

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Empat Pemda di Pantura Komitmen Ubah Masalah Sampah Jadi Sumber Energi

Empat Pemda di Pantura Komitmen Ubah Masalah Sampah Jadi Sumber Energi

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Pemprov Jateng akan Tutup Bukit Mongkrang Selama Ramadan 

Pemprov Jateng akan Tutup Bukit Mongkrang Selama Ramadan 

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Pemkab Batang Siapkan Relokasi Warga Terdampak Longsor Pranten

Pemkab Batang Siapkan Relokasi Warga Terdampak Longsor Pranten

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
DLHK Jateng Ungkap Penyebab Utama Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Slamet

DLHK Jateng Ungkap Penyebab Utama Banjir dan Longsor di Lereng Gunung Slamet

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
17 KK Terdampak Longsor Cibeunying Mulai Tempati Huntara

17 KK Terdampak Longsor Cibeunying Mulai Tempati Huntara

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Penandatanganan Naskah Kesepakatan Bersama Pengelolaan Sampah

Penandatanganan Naskah Kesepakatan Bersama Pengelolaan Sampah

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Longsor di Lereng Gunung Slamet Dipicu Hujan Ekstrem

Longsor di Lereng Gunung Slamet Dipicu Hujan Ekstrem

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Rehabilitasi Jalan Getas – Singorojo Diapresiasi warga

Rehabilitasi Jalan Getas – Singorojo Diapresiasi warga

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemkab Rembang Raih Penghargaan UHC Prioritas

Pemkab Rembang Raih Penghargaan UHC Prioritas

Info Jateng   Laporan Khusus
SMKN 1 Kendal Perkenalkan Proyek Entrepreneur

SMKN 1 Kendal Perkenalkan Proyek Entrepreneur

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pendidikan
Bupati Ngantor di Desa Rajekwesi, Fokus Pengembangan Wisata dan Perbaikan Jalan

Bupati Ngantor di Desa Rajekwesi, Fokus Pengembangan Wisata dan Perbaikan Jalan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X