Dukung Program ASN Belanja di Pasar Tradisional, DPRD Kudus: Harus Diimbangi Peningkatan Sarpras Pasar

infojateng.id - 21 Oktober 2025
Dukung Program ASN Belanja di Pasar Tradisional, DPRD Kudus: Harus Diimbangi Peningkatan Sarpras Pasar
Ketua Komisi B DPRD Kudus H Sutejo, S.Pd.I saat meninjau aktivitas jual beli di Pasar Bitingan Kabupaten Kudus, baru-baru ini.  - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

KUDUS, infojateng,id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus mengapresiasi terobosan Pemkab Kudus untuk meramaikan pasar tradisional. Pemkab Kudus menggulirkan program ASN belanja minimal Rp 50 ribu ke pasar tradisional dan toko-toko kelontong setiap Jumat.

Ketua Komisi B DPRD Kudus H Sutejo, S.Pd.I mengatakan, para pedagang banyak keluhan pasar tradisional sepi akibat maraknya minimarket dan toko modern di Kabupaten Kudus. Saat meninjau aktivitas pasar tradisional beberapa waktu lalu, para pedagang berharap ada program untuk meramaikan kembali pasar tradisional.

“Apa yang digulirkan Pemkab Kudus dalam hal ini bupati untuk meramaikan pasar tradisional dan toko kelontong dengan mewajibkan ASN belanja minimal Rp 50 ribu setiap hari Jumat cukup bagus. Harapan kami tentu tidak hanya di hari Jumat saja, melainkan bisa setiap hari,” katanya, Senin (20/10).

Sutejo menambahkan, program ini diharapkan dilaksanakan oleh seluruh ASN di lingkungan Pemkab Kudus. Program ini akan membantu kegiatan ekonomi di pasar tradisional maupun toko kelontong kembali bergairah. Dengan begitu, kata dia, perekonomian Kabupaten Kudus pun bisa bergerak positif.

“Tentu harus dilaksanakan dengan aksi nyata. Jangan sampai hanya program di atas kertas. Program ini harus diniati untuk mendongkrak perekonomian rakyat kecil. Jika pasar tradisional kembali ramai, tentu akan berdampak pada perekonomian warga Kudus,” katanya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga berharap program bagus ini juga diimbangi dengan pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2017 tentang Penataan dan pembinaan Toko Swalayan di Kabupaten Kudus secara tegas.

Selain aturan pembatasan jumlah toko modern di setiap wilayah kecamatan, jam operasional juga harus dipantau secara ketat. “Perda ini disahkan dengan semangat melindungi pasar tradisional dan toko kelontong agar tidak semakin kalah bersaing dengan toko modern maupun swalayan. Pelaksanaan Perda ini harus dilakukan secara tegas agar berdampak bagi masyarakat,” terangnya.

Sutejo, S.Pd.I menambahkan, komisi B DPRD Kudus akan terus melakukan pengawasan di lapangan terkait pelaksanaan Perda tersebut. Termasuk juga memantau sejauh mana efektivitas program belanja di pasar tradisional dan toko kelontong yang digulirkan bupati Kudus.

“Sesuai tupoksi kami, pengawasan di lapangan tentu akan kami laksanakan agar setiap program yang digulirkan bisa berjalan efektif dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” terangnya.

Komisi B, kata dia, selama ini memberi perhatian lebih pada peningkatan kualitas sarana prasarana dan bangunan pasar tradisional. Selama ini banyak muncul keluhan dari pedagang maupun pembeli terkait kondisi pasar yang kumuh, atap bocor, hingga persoalan lain yang segera dicarikan solusi riil.

“Kami menunggu usulan dari OPD terkait untuk rehabilitasi pasar tradisional agar semakin membuat nyaman pedagang dan pembeli. Kami juga meminta Dinas Perdagangan untuk membuat rencana jangka pendek dan jangka panjang untuk peningkatan kualitas dan sarana prasarana bangunan pasar tradisional,” ujarnya.

Ketua DPRD Kudus H. Masan, SE., MM saat berbelanja lapak makanan pedagang di Kudus.

Ketua DPRD Kudus H. Masan, SE., MM saat berbelanja lapak makanan pedagang di Kudus.

Hal senada diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Kudus H. Masan, SE., MM. Program bupati tersebut merupakan terobosan atau inovasi yang perlu didukung. Apalagi belakangan pertumbuhan ekonomi cenderung melambat karena adanya efisiensi anggaran oleh Pemerintah maupun kondisi ekonomi secara nasional.

Ia berharap program ini bisa berdampak positif untuk kembali meramaikan aktivitas di pasar-pasar tradisional. “Sebagai wakil rakyat tentu kami mendukung setiap program positif yang digulirkan oleh Pemkab Kudus agar pertumbuhan ekonomi yang sedang lesu ini bisa kembali bergairah,” ujarnya.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris segera menerapkan program belanja bagi aparatur sipil negara (ASN) ke toko kelontong dan pasar tradisional sebagai upaya menggerakkan roda perekonomian masyarakat di tengah menurunnya daya beli.

“Program belanja ke toko kelontong maupun pasar tradisional ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan surat edaran kepada semua organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menginformasikan kepada ASN agar mendukung upaya pemerintah daerah meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.(redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Operasi Modifikasi Cuaca, Satu Ton NaCl Disemai di Perairan Utara Jateng

Operasi Modifikasi Cuaca, Satu Ton NaCl Disemai di Perairan Utara Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Mangkunegaran Diharap Pertahankan Nilai Budaya dan Wisata

Mangkunegaran Diharap Pertahankan Nilai Budaya dan Wisata

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Seni & Budaya
Plt. Bupati Pati Salurkan Bantuan Baznas untuk Fakir Miskin

Plt. Bupati Pati Salurkan Bantuan Baznas untuk Fakir Miskin

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Perantara Sabu di Pati Dibekuk Polisi, Amankan 11,72 Gram

Perantara Sabu di Pati Dibekuk Polisi, Amankan 11,72 Gram

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Tim Trauma Healing Polres Purbalingga Ajak Anak Mengaji, Bagikan Sarung dan Kopiah

Tim Trauma Healing Polres Purbalingga Ajak Anak Mengaji, Bagikan Sarung dan Kopiah

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Bersihkan Longsor di Desa Pranten, Dua Unit Alat Berat Dikerahkan

Bersihkan Longsor di Desa Pranten, Dua Unit Alat Berat Dikerahkan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Satpolairud Pati Perluas Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Banyutowo

Satpolairud Pati Perluas Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Banyutowo

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
PAD Pariwisata Jadi Pekerjaan Rumah Besar Kabupaten Batang

PAD Pariwisata Jadi Pekerjaan Rumah Besar Kabupaten Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Wisata
SPPG Polri Distribusikan MBG ke Sejumlah Sekolah Hingga Posyandu

SPPG Polri Distribusikan MBG ke Sejumlah Sekolah Hingga Posyandu

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
BPI Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir dan Longsor

BPI Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir dan Longsor

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Kabar Gembira! Biaya Pelunasan Ibadah Haji Turun Rp25,5 Juta 

Kabar Gembira! Biaya Pelunasan Ibadah Haji Turun Rp25,5 Juta 

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Info Nasional
Korban Hanyut Ditemukan Meninggal di Perairan Demak, Operasi SAR Resmi Ditutup

Korban Hanyut Ditemukan Meninggal di Perairan Demak, Operasi SAR Resmi Ditutup

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Tinjau Longsor, Wabup Batang Imbau Warga Waspada Longsor Susulan

Tinjau Longsor, Wabup Batang Imbau Warga Waspada Longsor Susulan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Viral Temuan Kayu di Pantai Larangan, Ini Kata Perhutani

Viral Temuan Kayu di Pantai Larangan, Ini Kata Perhutani

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Polresta Pati Minta Ruas Jalan Pati–Tayu yang Rusak Diperbaiki

Polresta Pati Minta Ruas Jalan Pati–Tayu yang Rusak Diperbaiki

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Bupati Jepara Terima Kunjungan Komisi D DPRD Jawa Tengah

Bupati Jepara Terima Kunjungan Komisi D DPRD Jawa Tengah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Bupati Jepara dan Perangkat Daerah Tandatangani Perjanjian Kinerja Tahun 2026

Bupati Jepara dan Perangkat Daerah Tandatangani Perjanjian Kinerja Tahun 2026

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Komeng dan DPD RI Kagum Gebrakan Jateng dalam Pertanian dan Ketahanan Pangan

Komeng dan DPD RI Kagum Gebrakan Jateng dalam Pertanian dan Ketahanan Pangan

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Polres Purbalingga dan Bhayangkari Baksos di Dua Lokasi Bencana Alam

Polres Purbalingga dan Bhayangkari Baksos di Dua Lokasi Bencana Alam

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Wapres Gibran dan Wagub Jateng Bangun Keakraban dengan Mahasiswa UKSW

Wapres Gibran dan Wagub Jateng Bangun Keakraban dengan Mahasiswa UKSW

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Close Ads X