Kota Magelang, infojateng.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMP4KB) Kota Magelang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Bimtek digelar sebagai upaya memperkuat layanan dasar sekaligus meningkatkan kapasitas ribuan kader Posyandu di seluruh wilayah kota.
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Magelang, Sri Harso, dan berlangsung di Gedung Adipura Kencana, baru-baru ini.
Bimtek tersebut menjadi bagian dari tujuh rangkaian kegiatan tindak lanjut bagi Tim Pembina Posyandu tingkat kota, kecamatan, kelurahan, serta pengurus Posyandu masa bhakti 2025–2029. Seluruh rangkaian dijadwalkan selesai pada 10 Desember 2025.
Kepala DPMP4KB Kota Magelang, Wawan Setiadi, menyampaikan, jumlah kader posyandu di Kota Magelang mencapai lebih dari 2.000 orang.
Karena itu, pelaksanaan Bimtek dibagi berdasarkan enam bidang layanan sesuai SPM agar lebih fokus dan tepat sasaran.
“Dengan jumlah kader yang besar, pembagian berdasarkan enam SPM akan membuat pendalaman materi lebih efektif dan terarah,” ujarnya.
Sri Harso, mengapresiasi pelaksanaan Bimtek karena dianggap menjadi momentum penting dalam penguatan pelayanan dasar masyarakat.
Menurutnya, posyandu kini tidak sekadar menjalankan fungsi promotif dan preventif, tetapi juga memiliki peran baru sebagai lembaga mandiri di tingkat kelurahan dengan cakupan layanan yang semakin luas.
“Perubahan ini adalah transformasi cara kita memandang pelayanan publik. Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi pusat tumbuhnya harapan dan kebaikan,” kata Sri Harso.
Ia menambahkan,posyandu merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, mulai dari pendataan, pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi keluarga, hingga pelayanan dasar yang cepat dan mudah diakses.
“Perubahan struktur tanpa peningkatan kapasitas hanya akan menghasilkan lembaga yang rapuh. Karena itu, Bimtek ini penting agar posyandu mampu melaksanakan enam layanan dasar secara baik, terukur, dan sesuai amanah,” tegasnya.
Melalui Bimtek ini pula, lanjut Sri Harso, pihaknya ingin seluruh kader posyandu semakin siap menyesuaikan diri dengan tuntutan layanan 6 SPM, yang meliputi Pelayanan kesehatan ibu dan anak, Perawatan balita dan gizi, Keluarga berencana, Sanitasi dan kesehatan lingkungan, serta Penyuluhan kesehatan dan Pemberdayaan masyarakat. (eko/redaksi)