Menteri Desa PDT Ngopi Bareng PAPDESI di Deswita Banyuanyar

infojateng.id - 14 Januari 2026
Menteri Desa PDT Ngopi Bareng PAPDESI di Deswita Banyuanyar
Bupati Boyolali Agus Irawan bersama Menteri dan Wamen kemendes PDT di Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Selasa (13/1/2026). Dok. Pemkab Boyolali - ()
|
Editor

Boyolali, infojateng.id – Peringatan Hari Desa Nasional (HDN) tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Boyolali, pada Selasa (13/1/2026), memberi peluang Kota Susu untuk unjuk gigi segala potensi desa yang ada.

Salah satunya adalah Desa Wisata (Deswita) Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali yang terkenal dengan kopinya.

Kedai Barendo Desa Banyuanyar menjadi lokasi acara Ngopi Bareng Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Menteri Desa PDT) Republik Indonesia, Yandri Susanto dan Wakil Menteri (Wamen) Ahmad Riza Patria.

Bupati Boyolali Agus Irawan menyambut hangat kehadiran Menteri Yandri beserta Wamen Ahmad di Kabupaten Boyolali.

Pihaknya memaparkan, dari 261 desa yang ada di Boyolali, Desa Banyuanyar adalah salah satu desa wisata penghasil kopi yang sudah banyak dikenal.

Bupati Agus mengatakan, meski ada pemangkasan dana desa, namun pelaksanaan program-program desa di Kabupaten Boyolali tetap berjalan dengan baik. Mulai dari makan bergizi gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) hingga sekolah rakyat yang kini sedang dalam proses.

“Semoga dengan kehadiran Pak Menteri, Pak Wamen akan memberikan dampak yang luar biasa, tentunya untuk kemajuan desa, kesejahteraan Lurah, perangkat desa, sekaligus kesejahteraan warga masyarakat di Kabupaten Boyolali,” harap Agus.

Menanggapi masalah pemangkasan dana desa karena efisiensi, Menteri Yandri mengungkapkan, Pemerintah pusat telah menjalankan program yang dapat berdampak baik bagi seluruh unsur masyarakat, yakni MBG.

Dengan adanya program MBG, setiap desa dapat memaksimalkan potensinya untuk bahan dasar makanan tersebut.

Selain MBG, KDMP juga merupakan program yang bertujuan untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat desa. Hal ini berkaitan dengan perputaran ekonomi yang ada di desa.

Produk-produk yang dijual koperasi ini adalah hasil dari warga desa setempat, sehingga bisa mengurangi kesenjangan ekonomi yang ada di desa.

“Sehingga pemerataan ekonomi benar-benar terjadi dan ini bisa mengurangi pengangguran,” kata Yandri. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

PAD Pekalongan Lampaui Target, Capai Rp306,93 Miliar

PAD Pekalongan Lampaui Target, Capai Rp306,93 Miliar

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pemerintahan
Bupati Kudus Pastikan Penanganan Cepat Bencana Banjir

Bupati Kudus Pastikan Penanganan Cepat Bencana Banjir

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Puluhan SMP Negeri di Demak Dapat Penguatan Akses Internet

Puluhan SMP Negeri di Demak Dapat Penguatan Akses Internet

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pendidikan
Resmi Beroperasi, Pos Damkar Sedan Percepat Penanganan Kebakaran Wilayah Rembang Timur

Resmi Beroperasi, Pos Damkar Sedan Percepat Penanganan Kebakaran Wilayah Rembang Timur

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Menteri Desa PDT Ngopi Bareng PAPDESI di Deswita Banyuanyar

Menteri Desa PDT Ngopi Bareng PAPDESI di Deswita Banyuanyar

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Puluhan Peserta Meriahkan Ajang Pesokab IV Boyolali

Puluhan Peserta Meriahkan Ajang Pesokab IV Boyolali

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Olahraga
Kuatkan Kepemimpinan Santri Tazakka Berbasis Alquran Melalui Rannah Festival

Kuatkan Kepemimpinan Santri Tazakka Berbasis Alquran Melalui Rannah Festival

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
BPJS Kesehatan Mendadak Terputus Saat Hendak Transfusi Darah

BPJS Kesehatan Mendadak Terputus Saat Hendak Transfusi Darah

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
Penerima Beasiswa Harus Jadi Pioner dan Teladan

Penerima Beasiswa Harus Jadi Pioner dan Teladan

Info Jateng   Pendidikan
Gandeng Dosen Undip, SMAN 1 Bandar Gelar Workshop Parenting

Gandeng Dosen Undip, SMAN 1 Bandar Gelar Workshop Parenting

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pendidikan
Ratusan Pelajar Tampilkan Javanese Festival, Perkuat Budaya Jawa

Ratusan Pelajar Tampilkan Javanese Festival, Perkuat Budaya Jawa

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Seni & Budaya
2025, Angka Kemiskinan di Batang Alami Penurunan Sebesar 7,79 Persen

2025, Angka Kemiskinan di Batang Alami Penurunan Sebesar 7,79 Persen

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
BPBD Batang Terus Edukasi Warga Pranten, Ini Tujuannya

BPBD Batang Terus Edukasi Warga Pranten, Ini Tujuannya

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Gus Yasin: Penanganan Banjir Kudus, Pati, dan Jepara Perlu Rekayasa Cuaca

Gus Yasin: Penanganan Banjir Kudus, Pati, dan Jepara Perlu Rekayasa Cuaca

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Terdampak Longsor, Pemprov Jateng Bakal Alokasikan Rp10 Miliar untuk Rehabilitasi Wisata Colo

Terdampak Longsor, Pemprov Jateng Bakal Alokasikan Rp10 Miliar untuk Rehabilitasi Wisata Colo

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Permudah Mobilitas Warga, 5 Unit Angkutan Perintis Karimunjawa Diluncurkan

Permudah Mobilitas Warga, 5 Unit Angkutan Perintis Karimunjawa Diluncurkan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Alsintan Rp 7,7 Miliar Dongkrak Produktivitas Pertanian 12 Kecamatan di Jepara

Alsintan Rp 7,7 Miliar Dongkrak Produktivitas Pertanian 12 Kecamatan di Jepara

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Tepis Tudingan Drainase Buruk di Balik Kemenangan Persibat

Tepis Tudingan Drainase Buruk di Balik Kemenangan Persibat

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Olahraga
Jateng Gelontor Rp 260 Juta Pemulihan Longsor Tempur, Pendidikan Jadi Salah Satu Prioritas

Jateng Gelontor Rp 260 Juta Pemulihan Longsor Tempur, Pendidikan Jadi Salah Satu Prioritas

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Status Darurat Bencana di Jateng Belum Ditetapkan, Penanganan Masih Terkendali

Status Darurat Bencana di Jateng Belum Ditetapkan, Penanganan Masih Terkendali

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X