Boyolali, infojateng.id – Ambisi Persebi Boyolali untuk membalas dendam terhadap Persipur Purwodadi dalam lanjutan Liga 4 Jawa Tengah berakhir tragis.
Laskar Pandanarang justru dipermalukan tim tamu dengan skor telak 2-5 dalam laga yang digelar di Stadion Kebo Giro Boyolali, Selasa (13/1/2026).
Hasil ini lebih menyakitkan dibanding pertemuan pertama di Stadion Krida Purwodadi, di mana Persebi hanya kalah tipis 2-3.
Persebi sejatinya tampil menjanjikan pada babak pertama. Tuan rumah berhasil memimpin 2-0 lewat aksi Ronan Arya Wibisono pada menit ke-26 dan gol Dwi Iksanto tepat sebelum turun minum (45’).
Namun, situasi berbalik drastis selepas jeda. Memasuki babak kedua, Persipur yang diperkuat lima mantan pemain Persebi tampil agresif.
Petaka dimulai saat eks striker Persebi musim lalu, Noka Bhirawa Putra, mencetak gol cepat pada menit ke-47.
Noka kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-56 dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Momentum ini dimanfaatkan penuh oleh Laskar Petir. Hanya berselang dua menit (58’), Wijiatmoko berhasil membawa Persipur berbalik unggul 3-2.
Pesta gol tim tamu ditutup oleh performa gemilang Shofa Selantika yang mencetak brace pada menit ke-70 dan 77, memastikan kemenangan 5-2 untuk Persipur.
Dalam sesi jumpa pers usai laga, pelatih Persebi, Sri Widadi, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya.
Ia mengaku sangat terpukul atas kegagalan timnya mempertahankan keunggulan sekaligus kegagalan menuntaskan misi balas dendam di kandang sendiri.
“Ya, saat turun minum di ruang ganti, kami dari tim Pelatih sudah mewanti-wanti agar tetap waspada dan disiplin denganpara pemain Persipur, terutama strikernya Noka. Nampaknya para pemain bertahan Persebi, lengah dan sedikit kurang tenang dan hal itu mampu dimanfaatkan dengan baik Persipur untuk mencetak gol,” ujar Dadi, sapaan akrabnya.
Kekalahan di kandang juga menjadi evaluasi besar terutama untuk menghadapi dua laga away terakhir melawan Mahesa Jenar dan Bhayangkara Muda FC pada laga ke 5 dan 6.
“Ya, jeda waktu ini tetap kami manfaatkan untuk evaluasi mempelajari beberapa kelemahan agar di laga terakhir dua away Persebi bisa meraih point penuh guna menjaga peluang lolos sebagai runner up grup C,” ujarnya.
Di satu sisi pelatih Persipur, Wahyu Teguh Wibowo mengaku bersyukur, target kemenangan atas Persebi kembali dapat tercapai.
“Alhamdulilah, kami kembali meraih kemenangan. Meski kami sempat tertinggal dua gol. Namun kami melakukan evaluasi cepat di saat jeda, dan hasilnya mampu “come back” serta membalikkan keadaan,” kata Wahyu. (eko/redaksi)