Jepara, infojateng.id – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah melalui Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Kak Wika Bintang menyerahkan bantuan untuk masyarakat Jepara yang terdampak bencana.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Sanggar Bakti Pramuka (SBP) Jepara pada Senin, (19/1/2026) itu, Wika Bintang disertai Andalan Daerah Utusan Kemanusiaan Letkol. Purn. (CPN) Adi Imron Ismail dan Andalan Daerah.
Dalam sambutannya Wika menyampaikan apresiasi luar biasa kepada Gerakan Pramuka Kwarcab Jepara atas donasi dalam jumlah besar.
“Mereka (penerima bantuan) sangat berbahagia mendapat bantuan dari Kwarcab Jepara yang disampaikan oleh Kwarda Jateng,” katanya.
Lebih lanjut Wika menceritakan pengalamannya saat turut terjun di Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh. Dari dana donasi tersebut Kwarda Jateng berhasil membuat sumur bor yang disalurkan ke 10 sumur di 5 desa terdampak.
Selain itu juga membuat Stasiun Air Keliling (Starling) yang disalurkan langsung ke lima desa terdampak.
Dalam bidang kesehatan, selama sebelas hari di sana Kwarda Jateng membuka posko layanan kesehatan keliling di lima desa lengkap dengan peralatan medis yang dikawal 1 dokter dan 2 perawat.
“Banyak sekali yang memanfaatkan layanan kesehatan keliling di lima desa tersebut. Kebanyakan keluhan berupa batuk, pilek, dan rangen (infeksi jamur umum pada kaki yang menyebabkan gatal, kulit kemerahan, pecah-pecah, bersisik, dan mengelupas di sela jari kaki atau telapak kaki) yang disebabkan karena lingkungan lembap, sepatu ketat, atau kontak dengan jamur,” imbuhnya.
Setelah penerjunan tahap pertama, Wika mengatakan tahap kedua direncanakan ke daerah Sumatra Utara.
Saat ini agenda tersebut masih dirapatkan antara Kwarda Jateng bersama Pramuli Kwarda Jateng.
Rencana tahap kedua dikemas dengan program pembagian baju Pramuka, seragam sekolah, serta bersih-bersih rumah ibadah sekaligus pembersihan/menguras sumur di rumah ibadah.
“Ada sumur yang tidak bisa digunakan karena tertutup lumpur. Kami di sana sudah berhasil melakukan pembersihan dan pengurasan 22 sumur, yang dikomando langsung oleh Kak Imron,” kata Wika merujuk sapaan akrab Letkol Purn (CPN) Adi Imron Ismail.
Hasil itu, kata dia, dicapai berkat kegigihan Imron di lapangan dalam waktu singkat.
“Akan kami tambah lagi di penerjunan selanjutnya,” pungkasnya.
Sementara itu Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Jepara yang diwakili Wakil Ketua III Kak Setyanto mengucapkan terima kasih atas perbekalan logistik yang dibawa.
Kak Totok, sapaan akrabnya, menceritakan kejadian bencana di Desa Tempur yang bermula tanggal 8 Januari 2006.
Bencana tersebut mengingatkan pada kejadian di desa yang sama pada Maret 2006 silam. Waktu itu adalah awal kebangkitan relawan di Jepara.
“Kami mewakili Ka. Kwarcab Jepara tidak menilai berapa-berapanya. Kehadiran Kak Wika bagi kami sudah membawa kekuatan batiniah untuk Pramuka Jepara, khususnya Pramuka Peduli Kwarcab Jepara dan relawan gabungan Kabupaten Jepara,” paparnya.
Kak Totok juga menyampaikan terima kasih atas perhatiannya dari Ketua Kwarda berserta Wakil Ketua dan para Andalan Kwarda Jateng.
“Mudah-mudahan kegiatan ini tidak akan berhenti, sepanjang manusia tetap hidup dan diberi kesempatan untuk mengurai derita sesame,” pungkasnya.
Berbagai macam bantuan yang diserahkan tersebut untuk keperluan Dapur Umum (DU) terdiri dari beras 100kg, 50 Paket sembako (beras, susu kental, kopi, teh, gula, mie instan).
Untuk korban terdampak berupa peralatan mandi, sandal jepit untuk anak dan dewasa, susu bubuk, detergen.
Sedangkan bantuan untuk posko berupa madu, obat obatan, vitamin, makanan kering, dan satu slop rokok filter.
Pengelolaan dan distribusi diserahkan sepenuhnya kepada Kwarcab Jepara dalam hal ini Pramuka Peduli Kwarcab Jepara.
Turut mendampingi dalam penerimaan bantuan Sekretaris Bidang Abdimas dan Humas selaku Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Jepara Kek Hery Prasetyo, Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Jepara Kak Agus beserta perwakilan andalan cabang Kwarcab Jepara, Pramuka Peduli dan Ubaloka Jepara. (eko/redaksi)