Ribuan Warga Ramaikan Jalan Sehat Hingga Borong Sayur dan Cabai Kering

infojateng.id - 18 November 2024
Ribuan Warga Ramaikan Jalan Sehat Hingga Borong Sayur dan Cabai Kering
Sekda Jateng Sumarno mengikuti kegiatan jalan sehat dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 Korpri Tahun 2024, Minggu (17/11/2024). Dok. Diskominfo Jateng - (infojateng.id)
|
Editor

Semarang, Infojateng.id – Kemeriahan tampak dalam kegiatan jalan sehat (fun walk) dan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Minggu (17/11/2024).

Kegiatan itu dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 Korpri Tahun 2024.

Even yang diadakan Dewan Pengurus Korpri Provinsi Jawa Tengah benar-benar mampu menarik minat dan antusias peserta. Tercatat ada sekitar 10 ribu orang turut serta dalam jalan sehat.

Pantauan di lokasi, para peserta melakukan start jalan sehat sejak pagi hari. Rute yang ditempuh sekitarv3 2 kilometer, dari Halaman Kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan, Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal, Jalan Sriwijaya, Taman Singosari, Jalan Singosari Raya, PIP, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Kusumawardani, Jalan Pahlawan, dan finish di Kantor Gubernur.

Sekda Jateng Sumarno tampak ikut serta dalam event itu, didampingi para Asisten, Kepala OPD Pemprov Jateng, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Rahmat Dwisaputra, dan lainnya. Setelah jalan sehat selesai, mereka melakukan senam bersama.

Sejumlah kegiatan meramaikan acara itu, seperti Aksi Peduli Petani Belanja Sayur dengan Qris, serta Aksi ASN Peduli Inflasi yang merupakan kolaborasi Pemprov Jateng dengan Bank Indonesia. Ada pula pemeriksaan kesehatan dan donor darah.

Sekda Jateng Sumarno mengajak anggota Korpri untuk bersyukur mengingat tidak semua orang bisa menjadi anggota Korpri.

Mereka diminta terus bersemangat, menjalankan tugas keseharian dengan baik.

“Dengan peringatan Hari Korpri, kita harus bersyukur, mari menjalankan tugas dengan lebih baik, dan melayani masyarakat lebih baik,” harap Sumarno, di sela-sela acara.

Menurutnya, Korpri diharapkan bisa lebih berkontribusi dalam penyelenggaraan tugas di masing-masing tempat kerja, dan lebih banyak berkontribusi untuk pembangunan di Jawa Tengah.

Sekda menuturkan, pihaknya juga mengadakan sosialisasi mengenai cara mengonsumsi cabai yang dikeringkan, dan bawang merah yang dibuat pasta.

Sebab di Jawa Tengah ini, untuk neraca produksi bawang merah maupun cabai mengalami surplus, tapi harganya sering diombangambingkan.

“Problemnya adalah masalah waktu panen dan kebutuhan. Kalau bicara kebutuhan kan sepanjang tahun, sedangkan panen di bulan-bulan tertentu. Untuk bisa dikonsumsi di bulan yang lain, salah satunya adalah membuat bawang dan cabai lebih awet, yaitu dikeringkan untuk cabai dan bawang dibuat pasta,” jelasnya.

Diterangkan, pekerjaan rumahnya kali ini adalah bagaimana terus menyosialisasikan hal tersebut kepada masyarakat, agar bisa mengonsumsi.

Dari segi rasa, menurut Sekda, sama saja. Hanya, ini faktor kebiasaan. Harapannya, dengan sosialisasi itu, ASN khususnya, bisa mencontohkan lebih dulu.

Karena kalau ini bisa dijalankan, maka pengendalian inflasi bisa lebih dilakukan, juga berpihak kepada petani lantaran harga stabil.

Termasuk saat panen, harga di petani juga tidak hancur. Apalagi dari pihak Bank Indonesia (BI), yang turut membantu dalam hal alat pengolahan cabai biar awet.

“Sebenarnya PR kita bagaimana lebih menyosialisasikan hal itu ke masyarakat,” ujarnya.

Jika itu bergasik, maka masyarakat bisa menikmati cabai dan bawang sepanjang tahun.

Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Rahmat Dwisaputra menyampaikan, pihaknya berupaya membantu Pemprov Jateng soal ketersediaan bawang dan cabai dari sisi hulu maupun sisi hilir. Dari sisi hulu, kapasitas petani dan produksi ditingkatkan.

“Kan enggak setiap bulan panen, untuk menjaga pas masa surplus itu bisa berguna, tidak busuk maka dilakukan hilirisasi berupa cabai kering dan pasta bawang merah. Itu untuk supaya tersedia setiap bulan. Ketika musim tanam, mau cabai masih ada tapi bentuknya tidak segar tapi diawetkan,” kata Rahmat mendamping Sekda dalam kegiatan.

Saat ini, terang Rahmat dia, masyarakat bisa membiasakan diri mengonsumsi cabai maupun bawang merah yang telah diawetkan dalam bentuk lain baik bentuk pasta maupun kering.

Pihaknya telah membantu beberapa alat pengolahan produksi yang bila nanti untung maka akan direplikasi di mana-mana.

“Tadi ada sekitar 10 kelompok petani yang dibantu alat produksi atau alat pengolahan seperti berasal dari Kabupaten Semarang, Temanggung, Wonosoboi Magelang dan daerah penghasil pangan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menawarkan produk cabai kering dengan dijual murah Rp1.000 per kemasan plastik pouch 90,8 gram.

Salah satu tujuannya adalah untuk menyosialisasikan cabai kering kepada masyarakat. Pembayarannya pun menggunakan alat QRIS.

“Selain mengenal cabai kering yang tebus murah, kampanye QRIS juga dapat,” pungkasnya.

Dwi Ningsih, salah satu warga yang membeli cabai kering mengaku dengan membeli bisa membantu petani. Terlebih cabai kering ini juga awet.

Ia membeli dalam jumlah banyak yang nantinya akan dibagikan ke temannya.

“Kalau merasakan (cabai kering) sudah pernah, tapi kalau membikin sendiri belum pernah,” ujar Ningsih. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Operasi Modifikasi Cuaca, Satu Ton NaCl Disemai di Perairan Utara Jateng

Operasi Modifikasi Cuaca, Satu Ton NaCl Disemai di Perairan Utara Jateng

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Mangkunegaran Diharap Pertahankan Nilai Budaya dan Wisata

Mangkunegaran Diharap Pertahankan Nilai Budaya dan Wisata

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng   Seni & Budaya
Plt. Bupati Pati Salurkan Bantuan Baznas untuk Fakir Miskin

Plt. Bupati Pati Salurkan Bantuan Baznas untuk Fakir Miskin

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Perantara Sabu di Pati Dibekuk Polisi, Amankan 11,72 Gram

Perantara Sabu di Pati Dibekuk Polisi, Amankan 11,72 Gram

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Tim Trauma Healing Polres Purbalingga Ajak Anak Mengaji, Bagikan Sarung dan Kopiah

Tim Trauma Healing Polres Purbalingga Ajak Anak Mengaji, Bagikan Sarung dan Kopiah

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Bersihkan Longsor di Desa Pranten, Dua Unit Alat Berat Dikerahkan

Bersihkan Longsor di Desa Pranten, Dua Unit Alat Berat Dikerahkan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Satpolairud Pati Perluas Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Banyutowo

Satpolairud Pati Perluas Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Banyutowo

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
PAD Pariwisata Jadi Pekerjaan Rumah Besar Kabupaten Batang

PAD Pariwisata Jadi Pekerjaan Rumah Besar Kabupaten Batang

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Wisata
SPPG Polri Distribusikan MBG ke Sejumlah Sekolah Hingga Posyandu

SPPG Polri Distribusikan MBG ke Sejumlah Sekolah Hingga Posyandu

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
BPI Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir dan Longsor

BPI Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir dan Longsor

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Kabar Gembira! Biaya Pelunasan Ibadah Haji Turun Rp25,5 Juta 

Kabar Gembira! Biaya Pelunasan Ibadah Haji Turun Rp25,5 Juta 

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Info Nasional
Korban Hanyut Ditemukan Meninggal di Perairan Demak, Operasi SAR Resmi Ditutup

Korban Hanyut Ditemukan Meninggal di Perairan Demak, Operasi SAR Resmi Ditutup

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Tinjau Longsor, Wabup Batang Imbau Warga Waspada Longsor Susulan

Tinjau Longsor, Wabup Batang Imbau Warga Waspada Longsor Susulan

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Viral Temuan Kayu di Pantai Larangan, Ini Kata Perhutani

Viral Temuan Kayu di Pantai Larangan, Ini Kata Perhutani

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Polresta Pati Minta Ruas Jalan Pati–Tayu yang Rusak Diperbaiki

Polresta Pati Minta Ruas Jalan Pati–Tayu yang Rusak Diperbaiki

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Bupati Jepara Terima Kunjungan Komisi D DPRD Jawa Tengah

Bupati Jepara Terima Kunjungan Komisi D DPRD Jawa Tengah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Bupati Jepara dan Perangkat Daerah Tandatangani Perjanjian Kinerja Tahun 2026

Bupati Jepara dan Perangkat Daerah Tandatangani Perjanjian Kinerja Tahun 2026

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Komeng dan DPD RI Kagum Gebrakan Jateng dalam Pertanian dan Ketahanan Pangan

Komeng dan DPD RI Kagum Gebrakan Jateng dalam Pertanian dan Ketahanan Pangan

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Polres Purbalingga dan Bhayangkari Baksos di Dua Lokasi Bencana Alam

Polres Purbalingga dan Bhayangkari Baksos di Dua Lokasi Bencana Alam

Eks Karesidenan Banyumas   Info Jateng
Wapres Gibran dan Wagub Jateng Bangun Keakraban dengan Mahasiswa UKSW

Wapres Gibran dan Wagub Jateng Bangun Keakraban dengan Mahasiswa UKSW

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Close Ads X