BPBD Jepara: 18 Titik Longsor dan 3.522 Warga Desa Tempur Terisolasi

infojateng.id - 11 Januari 2026
BPBD Jepara: 18 Titik Longsor dan 3.522 Warga Desa Tempur Terisolasi
 - ()
|
Editor

Jepara, infojateng.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara menerbitkan Laporan Situasi (SITREP) resmi yang mengungkap skala kerusakan bencana tanah longsor Desa Tempur, Kecamatan Keling.

Laporan yang ditujukan kepada BNPB, Gubernur Jawa Tengah, dan Bupati Jepara ini menyatakan bahwa 3.522 jiwa dari 1.445 kepala keluarga Desa Tempur dan enam dukuh terisolir akibat terputusnya akses jalan secara total.

Kepala BPBD Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, mengatakan berdasarkan hasil rapid assessment, bencana yang dipicu hujan intensitas tinggi sejak Jumat kemarin telah menyebabkan 18 titik longsor dengan karakteristik rusak berat hingga kritis.

Titik terparah berada di lokasi pertigaan samping spot foto “Selamat Datang”. Badan jalan hilang total sepanjang 50 meter karena tergerus aliran Sungai Gelis.

“Titik kritis lain berada di lokasi Jembatan Mbah Sujak, jalan terkikis sedalam 6 meter akibat sungai yang berpindah aliran,” terangnya.

Menurut Arwin kerusakan tidak hanya pada akses transportasi. SITREP mencatat 6 unit rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari tergenang lumpur hingga rusak total.

Jaringan listrik di Desa Tempur juga padam total akibat satu tiang listrik roboh dan satu lainnya miring.

Dikatakan Arwin ekonomi turut terdampak dengan puluhan hektar area persawahan sepanjang Sungai Gelis dilaporkan hanyut. Data rinci mengenai kerugian pertanian masih dalam pendataan.

Menurut Arwin hingga Sabtu (10/1/2026) pukul 17.00 WIB pihak terus melakukan upaya-upaya darurat untuk mengatasi segera.

Tim BPBD telah melakukan koordinasi, asesmen, pembersihan manual dengan alat konvensional (Alkon), membuka dapur umum, dan mengerahkan excavator. Namun, akses jalan utama masih tertutup.

“Pembersihan material longsor di titik pertama dilakukan malam tadi namun belum selesai karena kondisi cuaca,” ujarnya.

Kendala utama adalah cuaca ekstrem yang berpotensi memicu longsor susulan dan banyaknya material batu besar yang masih berjatuhan.

Arwin melaporkan BPBD Jepara menyampaikan kebutuhan mendesak untuk segera mengatasi isolasi dan memulihkan akses.

Kebutuhan utama tersebut adalah Tambahan alat berat (Excavator tipe PC-75) untuk menangani material besar, Alkon untuk mempercepat pembersihan dan Logistik untuk menjamin pasokan bagi ribuan warga terdampak.

Selanjutnya dikatakan rencana pembersihan dan pembukaan akses akan dilanjutkan pada Minggu (11/1/2026) pagi, dengan tetap mempertimbangkan keselamatan tim dan kondisi cuaca. Perkembangan lebih lanjut akan diperbarui dalam SITREP berikutnya.

Untuk koordinasi bantuan atau konfirmasi, masyarakat dapat menghubungi Pusat Pengendalian Operasi (PUSDALOPS) BPBD Kabupaten Jepara di nomor 08112766451. (eko/redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Serikat Karyawan Perhutani KPH Pati Tanam Pohon Peduli Kendeng

Serikat Karyawan Perhutani KPH Pati Tanam Pohon Peduli Kendeng

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
BPBD Jepara: 18 Titik Longsor dan 3.522 Warga Desa Tempur Terisolasi

BPBD Jepara: 18 Titik Longsor dan 3.522 Warga Desa Tempur Terisolasi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
BPBD Jepara Fokus Buka Isolasi Desa Tempur dan Waspadai Wilayah Rawan Lain

BPBD Jepara Fokus Buka Isolasi Desa Tempur dan Waspadai Wilayah Rawan Lain

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Peringatan HUT ke-71 IIDI Jadi Momentum Penguatan Program Jepara MULUS

Peringatan HUT ke-71 IIDI Jadi Momentum Penguatan Program Jepara MULUS

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Desa Tempur Terisolir Akibat Longsor, Pemkab Jepara Buka Akses Alternatif Darurat

Desa Tempur Terisolir Akibat Longsor, Pemkab Jepara Buka Akses Alternatif Darurat

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Longsor Akibatkan Desa Tempur Jepara Terisolasi Total

Longsor Akibatkan Desa Tempur Jepara Terisolasi Total

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Dukuh Duplak Kembali Dilanda Tanah Longsor, Akses Jalan terputus

Dukuh Duplak Kembali Dilanda Tanah Longsor, Akses Jalan terputus

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Putri Wagub Jateng Raih Juara Coding Programmer 2026

Putri Wagub Jateng Raih Juara Coding Programmer 2026

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Kasus DBD Turun, Dinkes Tetap Waspada Hadapi Cuaca Tak Menentu

Kasus DBD Turun, Dinkes Tetap Waspada Hadapi Cuaca Tak Menentu

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Kesehatan
BPBD Batang Bersama Warga Bersihkan Longsor di Desa Pranten

BPBD Batang Bersama Warga Bersihkan Longsor di Desa Pranten

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Lampaui Target Nasional, Kepemilikan KIA di Batang Capai 62,23 Persen

Lampaui Target Nasional, Kepemilikan KIA di Batang Capai 62,23 Persen

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Pemerintahan
Wagub Taj Yasin: Pemprov Jateng Butuh Dukungan dan Doa Para Ulama

Wagub Taj Yasin: Pemprov Jateng Butuh Dukungan dan Doa Para Ulama

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng   Sudut Pandang
Pemprov Jateng Luncurkan Aplikasi “Si Dia Baik”, Sasar Penyaluran Bansos

Pemprov Jateng Luncurkan Aplikasi “Si Dia Baik”, Sasar Penyaluran Bansos

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pemerintahan
Gubernur Luthfi Resmikan Taman RM Bambang Soeprapto, Tetenger Sejarah di Semarang

Gubernur Luthfi Resmikan Taman RM Bambang Soeprapto, Tetenger Sejarah di Semarang

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Sudut Pandang
Pembangunan Longstorage Kalipang Selesai, Dimanfaatkan Warga 9 Desa

Pembangunan Longstorage Kalipang Selesai, Dimanfaatkan Warga 9 Desa

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Percepat Infrastruktur Pedesaan di Jepara, Polisi Bangun Jembatan Penghubung AntarDukuh

Percepat Infrastruktur Pedesaan di Jepara, Polisi Bangun Jembatan Penghubung AntarDukuh

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Dorong Ketahanan Pangan, Polres Jepara Gelar Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026

Dorong Ketahanan Pangan, Polres Jepara Gelar Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Produksi Pertanian dan Peternakan di Rembang Meningkat di 2025

Produksi Pertanian dan Peternakan di Rembang Meningkat di 2025

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Kabupaten Semarang Surplus Beras 30 Ribu Ton Lebih di 2025

Kabupaten Semarang Surplus Beras 30 Ribu Ton Lebih di 2025

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Pemkot Magelang dan Kejari Teken Perpanjang MoU Bidang Perdata dan TUN

Pemkot Magelang dan Kejari Teken Perpanjang MoU Bidang Perdata dan TUN

Eks Karesidenan Kedu   Info Jateng   Pemerintahan
Close Ads X