- Stok Beras 372 Ribu Ton, Bulog Jateng Jamin Pasokan Lebaran Aman
- Polda Jateng Bongkar Pabrik Mie Berformalin di Boyolali, Produksi Hingga 1,5 Ton Sehari
- Komisi D DPRD Pati Panggil Plt. Sekretaris Disdikbud Paryanto, Narso Pilih Bungkam
- Puncak Arus Mudik Dipresdiksi pada 14-15 Maret, Waspadai Titik Lelah di Jalur Tol Trans Jawa
- Pemkab Pati Salurkan Bantuan untuk Guru Keagamaan
- Soal Tudingan Tempatkan Paryanto sebagai Mesin ATM, Begini Tanggapan Plt. Bupati Pati
- Sahabat Ungkap Kondisi Vidi Aldiano Sehari sebelum Meninggal, Suami Sheila Dara Sempat Demam
Stok Beras 372 Ribu Ton, Bulog Jateng Jamin Pasokan Lebaran Aman

Keterangan Gambar : Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah, Sri Muniati
Pati, Infojateng.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Perum Bulog memastikan ketersediaan bahan pokok di wilayah Jawa Tengah dalam kondisi aman. Hal tersebut disampaikan pimpinan Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah saat kegiatan monitoring harga pasar menjelang Lebaran, Kamis (12/3/2026).
Bulog mencatat stok cadangan beras pemerintah di Provinsi Jawa Tengah mencapai 372.034,52 ton setara beras. Jumlah tersebut dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.
Dengan alokasi penyaluran beras untuk periode Februari hingga Maret sekitar 101 ribu ton, stok yang tersedia diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga 5 sampai 6 bulan ke depan.
Baca Lainnya :
Selain itu, saat ini Jawa Tengah juga tengah memasuki masa panen raya, sehingga serapan beras oleh Bulog terus meningkat. Rata-rata serapan beras di wilayah Jawa Tengah saat ini mencapai sekitar 3.500 ton per hari, sehingga stok dipastikan akan terus bertambah.
Tidak hanya beras, Bulog juga memastikan ketersediaan minyak goreng merek Minyakita dalam jumlah yang cukup besar. Saat ini Bulog menguasai sekitar 9,5 juta liter minyak goreng, baik untuk kebutuhan komersial maupun untuk penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.
Dalam rangka menjaga stabilitas harga menjelang Lebaran, Bulog juga telah mulai menyalurkan bantuan pangan beras alokasi Februari–Maret 2026 kepada masyarakat di seluruh Jawa Tengah.
Selain itu, Bulog kembali menyalurkan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) serta menggelar Gerakan Pangan Murah bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Program tersebut bertujuan membantu masyarakat mendapatkan beras berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah, Sri Muniati, memastikan bahwa stok pangan yang tersedia saat ini dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.
“Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Jawa Tengah saat ini mencapai 372.034,52 ton setara beras. Jumlah tersebut sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terlebih saat ini kita juga sedang memasuki masa panen raya sehingga serapan gabah dan beras terus bertambah. Kami mengimbau masyarakat tidak perlu panik, karena stok beras maupun minyak goreng tersedia cukup dan harga diupayakan tetap stabil menjelang Lebaran,” ujar Sri Muniati. (tyo/redaksi)







