Pemprov Jateng Dorong Pembangunan Dermaga Apung untuk Nelayan Bonang Demak

By Admin Utama 13 Mar 2026, 13:28:24 WIB Sekitar Kita
Pemprov Jateng Dorong Pembangunan Dermaga Apung untuk Nelayan Bonang Demak

Keterangan Gambar : Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong percepatan pembangunan dermaga apung sebagai solusi bagi nelayan di kawasan pesisir yang kerap terdampak rob. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat meninjau kondisi nelayan di Dukuh Kongsi, Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Kamis (12/3/2026).


Demak, Infojateng.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong percepatan pembangunan dermaga apung sebagai solusi bagi nelayan di kawasan pesisir yang kerap terdampak rob. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat meninjau kondisi nelayan di Dukuh Kongsi, Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Kamis (12/3/2026).

Dalam kunjungannya, pria yang akrab disapa Gus Yasin tersebut melihat langsung kondisi dermaga yang kerap terendam air pasang sehingga menghambat aktivitas nelayan.

Menurutnya, anggaran untuk pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) apung atau dermaga apung sebenarnya sudah tersedia. Saat ini yang diperlukan adalah percepatan proses administrasi agar pembangunan bisa segera dilakukan.

Baca Lainnya :

“Untuk TPI apung atau dermaga apung sebenarnya sudah ada anggarannya, tinggal kita dorong percepatannya,” kata Gus Yasin.

Ia meminta pemerintah desa segera mempercepat pengajuan usulan agar proses lelang melalui biro Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa (APBJ) dapat segera berjalan.

Sementara itu, Kepala Desa Purworejo, Rifqi Salafudin, mengatakan kondisi wilayahnya cukup memprihatinkan karena kerap terendam rob. Bahkan pada 2024 lalu, hampir seluruh wilayah desa sempat tergenang air.

Meski telah dilakukan pengurukan pada 2025, saat air pasang dermaga masih bisa terendam hingga satu meter.

“Kalau air pasang bisa tenggelam sampai satu meter, sehingga sangat menghambat aktivitas nelayan,” ujarnya.

Menurut Rifqi, kondisi tersebut membuat nelayan kesulitan mendistribusikan hasil tangkapan ke TPI karena akses kendaraan pengangkut terganggu.

Pihaknya berharap rencana pembangunan dermaga apung dapat menjadi solusi bagi nelayan, sekaligus tetap memperhatikan kondisi daratan agar akses kendaraan tetap bisa digunakan untuk mengangkut hasil tangkapan. (one/redaksi)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment