Polres Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan dan Penyekapan Siswi SMP di Pati, Begini Faktanya

infojateng.id - 15 Agustus 2022
Polres Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan dan Penyekapan Siswi SMP di Pati, Begini Faktanya
Kapolres Pati AKBP Christian Tobing saat ungkap kasus dugaan penyekapan dan pemerkosaan siswi SMP di Mapolres Pati, Senin (15/8/2022). - (infojateng.id)
Penulis
|
Editor

Pati, infojateng.id – Jajaran Polres Pati menggelar konfrensi pers terkait kasus dugaan pencabulan yang terjadi di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah (Jateng). Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolres Pati, Senin (15/8/2022).

Konfrensi Pers langsung oleh Kapolres Pati AKBP Christian Tobing didampingi Wakapolres dan Kasatreskrim Polres Pati. Dalam gelar tersebut, tersangka berinisal PH,23, dan sejumlah barang bukti diamankan.

Kapolres mengungkapkan kronologi peristiwa yang mengakibatkan korban berinisial N trauma hingga harus mendapat perawatan intensif di RSUD RAA. Soewondo.

Menurut Kapolres, awalnya korban berkenalan dengan tersangka empat bulan lalu melalui HP. Tersangka pernah ke rumah korban di Desa Keburomo, Tayu tanpa sepengetahuan orang tua karena sedang bekerja.

“Selanjutnya dari rayuan, korban diajak ke rumah tersangka yang berada di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti. Di rumah tersebut, korban disetubuhi berulang kali dalam rentan waktu empat bulan,” katanya di hadapan awak media.

Lanjut Kapolres, selama tinggal bersama dengan tersangka, korban biasanya dibungkuskan makanan oleh tersangka. Tak hanya itu, sesekali korban meminta makan kepada tetangga yang masih kerabat tersangka.

“Kondisi rumah tersangka tidak layak huni dan ditempati sendiri oleh tersangka,” ucapnya.

Kapolres mengungkapkan, korban sebenarnya sudah ingin pulang dan meminta tersangka mengatarkannya pulang. Sayangnya, tersangka malah marah dan memukul korban.

“Korban mengaku dipukuli sehingga tidak berani meminta pulang lagi kepada tersangkat,” ungkapnya.

Kapolres menjelaskan, orang tua korban sudah mencari keberadaan korban namun tidak mendapatkan hasil. Hingga pada akhirnya, pada 31 Juli 2022, orang tua korban mendapat informasi bahwa anaknya berada di rumah tersangka.

“Saat ditemukan korban dalam kondisi kurus, sakit dan tidak terawat. Korban kemudian dilarikan ke RSUD RAA. Soewondo untuk mendapat perawatan intensif,” ucapnya.

Atas perbuatannya, berdasarkan pasal 81 ayat 1 jo asal 76 D ayat 2 UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 Tahun 2022 tentang perlindungan anak, pelaku PH alias banyak terancam hukuman maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 Miliar.(redaksi)




Tinggalkan Komentar

Terbaru Hari Ini

Tim Gabungan Sita 451 Bungkus Rokok Ilegal

Tim Gabungan Sita 451 Bungkus Rokok Ilegal

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Program RTLH di Jepara Terus Diperkuat

Program RTLH di Jepara Terus Diperkuat

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Bupati “Tantang” Jepara Peringkat 2 Besar Porprov Jateng 2026

Bupati “Tantang” Jepara Peringkat 2 Besar Porprov Jateng 2026

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Olahraga
Pemandian Air Panas Tuk Gono Manjakan Wisatawan Libur Nataru

Pemandian Air Panas Tuk Gono Manjakan Wisatawan Libur Nataru

Info Jateng   Wisata
Polres Jepara Gelar Latihan Ops Lilin Candi, Matangkan Pengamanan Nataru

Polres Jepara Gelar Latihan Ops Lilin Candi, Matangkan Pengamanan Nataru

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Angka Partisipasi PAUD di Jawa Tengah Naik

Angka Partisipasi PAUD di Jawa Tengah Naik

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng   Pendidikan
Ahmad Luthfi Minta Ginsi Ikut Tumbuhkan Perekonomian Wilayah

Ahmad Luthfi Minta Ginsi Ikut Tumbuhkan Perekonomian Wilayah

Ekonomi   Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
IHC dan MPKS PP Muhammadiyah Bekali Relawan KawanMu dengan Hipnoterapi

IHC dan MPKS PP Muhammadiyah Bekali Relawan KawanMu dengan Hipnoterapi

Info Jateng   Info Nasional   Laporan Khusus
Polres Boyolali Lakukan Gerakan Menanam Pohon Bersama Masyarakat

Polres Boyolali Lakukan Gerakan Menanam Pohon Bersama Masyarakat

Eks Karesidenan Surakarta   Info Jateng
Kampanye Isu Lingkungan Lewat Festival Teater Pelajar 2025

Kampanye Isu Lingkungan Lewat Festival Teater Pelajar 2025

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Seni & Budaya
Wagub Jateng Taj Yasin: Majelis Taklim Jadi Penjaga Keberlanjutan Pendidikan Islam

Wagub Jateng Taj Yasin: Majelis Taklim Jadi Penjaga Keberlanjutan Pendidikan Islam

Info Jateng   Laporan Khusus   Pemerintahan
Bupati Witiarso Perkuat Wisata Terintegrasi dan Ekonomi Desa

Bupati Witiarso Perkuat Wisata Terintegrasi dan Ekonomi Desa

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Pemprov Jateng Salurkan Lebih Rp1 Miliar kepada Penghafal Al-Qur’an

Pemprov Jateng Salurkan Lebih Rp1 Miliar kepada Penghafal Al-Qur’an

Eks Karesidenan Semarang   Info Jateng
Gandeng BRIN, Pemkab Jepara Dorong Mitigasi Bencana Berbasis Teknologi

Gandeng BRIN, Pemkab Jepara Dorong Mitigasi Bencana Berbasis Teknologi

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
20 Tahun Mengabdi, Amin Nur Terima Surat Keputusan PPPK Paruh Waktu

20 Tahun Mengabdi, Amin Nur Terima Surat Keputusan PPPK Paruh Waktu

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pemerintahan
Jembatan Gantung Si Guo Siwatu Batang Diperbaiki

Jembatan Gantung Si Guo Siwatu Batang Diperbaiki

Eks Karesidenan Pekalongan   Info Jateng
Nawal Yasin Dorong Pembiasaan Perilaku Baik Sejak Dini

Nawal Yasin Dorong Pembiasaan Perilaku Baik Sejak Dini

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng   Pendidikan
SPPG Banyuputih II Salurkan MBG untuk Ribuan Siswa Sekolah

SPPG Banyuputih II Salurkan MBG untuk Ribuan Siswa Sekolah

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Siswa Keluhkan Menu MBG, Ini Penjelasan SPPG Guyangan

Siswa Keluhkan Menu MBG, Ini Penjelasan SPPG Guyangan

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Anugerah KIP 2025, Kabupaten Jepara Raih Predikat Informatif

Anugerah KIP 2025, Kabupaten Jepara Raih Predikat Informatif

Eks Karesidenan Pati   Info Jateng
Close Ads X