- Warga Demak Terdampak Rob Kini Bernapas Lega dapat Bantuan RTLH Pemprov Jateng
- Stok GPM Kabupaten Semarang Ludes Diserbu Warga
- Ketua LP Ma’arif NU Jateng Gelar Evaluasi Program dan Rencana Kerja Terencana 2026
- Pemprov Jateng Dorong Pembangunan Dermaga Apung untuk Nelayan Bonang Demak
- PWI Pati dan KSH Bagikan Ratusan Takjil di Alun-alun, Ludes dalam Menit
- Bulog Pati Pastikan MinyaKita di Tlogowungu Tak Langka, Harga Sesuai HET
- Stok Beras 372 Ribu Ton, Bulog Jateng Jamin Pasokan Lebaran Aman
- Polda Jateng Bongkar Pabrik Mie Berformalin di Boyolali, Produksi Hingga 1,5 Ton Sehari
- Komisi D DPRD Pati Panggil Plt. Sekretaris Disdikbud Paryanto, Narso Pilih Bungkam
- Puncak Arus Mudik Dipresdiksi pada 14-15 Maret, Waspadai Titik Lelah di Jalur Tol Trans Jawa
Stok GPM Kabupaten Semarang Ludes Diserbu Warga
Tak kurang dari tiga jam, seluruh bahan pokok yang dijual di halaman Kantor Dispertanikap Kabupaten Semarang habis dibeli warga, yang datang silih berganti.

Semarang, infojateng.id - Tak kurang dari tiga jam, seluruh bahan pokok yang dijual di halaman Kantor Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang habis dibeli warga, yang datang silih berganti.
Pembeli, Siti Mutmakonah (60) mengaku
senang ada pasar murah kebutuhan pokok.
“Kami senang dibantu memenuhi
kebutuhan pokok, dengan harga lebih murah,” ungkapnya.
Baca Lainnya :
- Ketua LP Ma’arif NU Jateng Gelar Evaluasi Program dan Rencana Kerja Terencana 20260
- Pemprov Jateng Dorong Pembangunan Dermaga Apung untuk Nelayan Bonang Demak0
- PWI Pati dan KSH Bagikan Ratusan Takjil di Alun-alun, Ludes dalam Menit0
- Bulog Pati Pastikan MinyaKita di Tlogowungu Tak Langka, Harga Sesuai HET0
- Jual Alat Bantu Sex Di Metro 081381222381 Pusat Alat Sex Toys Dildo Di Metro0
Kepala Dispertanikap Kabupaten
Semarang, Moh Edy Sukarno menjelaskan, pihaknya kembali menggelar gerakan pasar
murah (GPM), sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah, untuk membantu warga memenuhi
kebutuhan dan menjaga kestabilan harga kebutuha pokok jelang Lebaran.
Disampaikan, pihaknya menjalin kerja
sama dengan Polres Semarang, Bulog dan Champion Cabai untuk menyediakan bahan
kebutuhan pokok. Kegiatan juga menggandeng pelaku usaha mikro dan kecil untuk
menjajakan barang dagangannya.
“GPM kali ini yang terakhir, sebelum
lebaran. Setelahnya akan ada lagi,” jelas Edy.
Kepala Bidang Pangan Dispertanikan Kabupaten
Semarang, Lendi Agung Kurnia menyampaikan, GPM kali ini menyediakan 3,5 ton
beras SPHP dari Bulog, 2 ton beras medium, 800 liter minyak goreng, 60 kg cabai
dalam 300 bungkus, 200 kg gula, dan 300 kg telur. Semua komoditas dijual di
bawah harga pasar.
“Beras SPHP dalam kemasan 5 kg dijual
Rp57 ribu di bawah harga pasar Rp62 ribu. Beras medium 5 kg dijual Rp59 ribu,
harga pasar Rp70 ribu. Telur ayam dijual Rp25.500 harga pasar Rp29 ribu. Minyak
goreng dijual Rp15 ribu, harga pasar Rp18 ribu, dan gula pasir dijual Rp17.500,
sedangkan harga di pasar Rp18 ribu,” jelasnya. (eko/redaksi)











