- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Halalbihalal Pemprov Jateng Jadi Ajang Konsolidasi, Kepala Daerah Siap Gas Kinerja Pascalebaran

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dalam acara Halalbihalal bersama para bupati dan wali kota se-Jateng di Kantor Gubernur, Kota Semarang, Rabu (25/3/2026).
Semarang, infojateng.id - Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai halalbihalal yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah bersama para bupati dan wali kota se-Jateng di Kantor Gubernur, Rabu (25/3/2026).
Tak sekadar
ajang saling memaafkan, momentum ini dimanfaatkan sebagai forum konsolidasi
untuk memperkuat sinergi dan kinerja pascalebaran.
Sejumlah
kepala daerah menilai, pertemuan ini penting untuk menyelaraskan langkah
menghadapi berbagai agenda strategis ke depan, mulai dari ketahanan pangan
hingga pembangunan infrastruktur.
Baca Lainnya :
- Momen Ahmad Luthfi Tolong Korban Laka Lantas, Bantu Evakuasi Hingga Panggilkan Ambulans0
- Gubernur Jateng Minta ASN Tak Kendur Layani Warga Usai Libur Lebaran 0
- Toleransi di Margorejo Pati: Pemuda Gereja Ikut Jaga Pos Rest Area saat Lebaran 20260
- 10 Kuliner Semarang Serba Pedas yang Wajib Dicoba Saat Libur Lebaran 20260
- Disparpora Batang Pastikan Keamanan Wisatawan Saat Liburan Idulfitri0
Pelaksana
Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan halalbihalal kali ini
memiliki makna lebih dari sekadar tradisi tahunan.
“Ini tidak
hanya forum silaturahmi, tapi juga forum koordinasi setelah Lebaran. Kami juga
berkoordinasi dengan Pak Gubernur terkait berbagai hal, seperti ketahanan
pangan dan infrastruktur,” ujar Chandra.
Ia
menambahkan, koordinasi juga akan terus dilakukan, termasuk membahas dinamika
arus mudik dan balik di wilayah Kabupaten Pati, yang setiap tahun menjadi salah
satu titik pergerakan pemudik.
Hal senada
disampaikan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari. Menurutnya, hari pertama
masuk kerja usai cuti Lebaran menjadi momen penting untuk membangun kembali
semangat pelayanan.
“Ini
momentum untuk saling memaafkan dan mengikhlaskan. Kita bersama Forkopimda
provinsi dan kabupaten/kota berkumpul dengan Pak Gubernur untuk memperkuat
kebersamaan,” katanya.
Ia juga
mengaku telah langsung menggelar apel pagi di daerahnya, sekaligus menyampaikan
arahan kepada aparatur sipil negara (ASN) agar kembali fokus bekerja melayani
masyarakat.
"Saya
pun juga memberikan arahan kepada seluruh ASN yang ada di Kabupaten Kendal sama
seperti apa yang di apa sampaikan oleh Pak Gub," jelasnya.
Sementara
itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya menjaga semangat
kerja usai menjalani masa libur panjang. Ia mengingatkan ASN agar meningkatkan
pengabdian.
“Setelah
mudik jangan malah malas. Tingkatkan pengabdian kepada masyarakat. ASN itu
panggilan hati nurani, jadi harus siap menghadapi berbagai keluhan masyarakat
dengan respons positif,” tegas Luthfi.
Menurutnya,
halalbihalal bukan sekadar seremoni atau “open house”, melainkan ruang untuk
menyamakan persepsi, mempererat silaturahmi, sekaligus membangun semangat baru
dalam memberikan pelayanan publik.
“Tradisi ini
kita rawat untuk memperkuat sinergitas antara OPD provinsi dengan
kabupaten/kota. Tujuannya satu, pelayanan kepada masyarakat semakin baik,”
imbuhnya. (eko/redaksi)











