- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali

Keterangan Gambar : Kapolda Jateng Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo bersama Wagub Taj Yasin Maimoen dan Forkopimda Provinsi Jawa Tengah saat Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di Dukuh Banjarsari RT 07 RW 03, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Sabtu (16/5/2026).
Boyolali, infojateng.id – Hamparan lahan jagung di Dukuh Banjarsari RT 07 RW 03, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali menjadi lokasi pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dihadiri Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dan Forkopimda Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan bersama
terhadap program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional yang tengah
digencarkan pemerintah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pejabat
Utama Polda Jateng, unsur TNI, OPD Provinsi Jawa Tengah, Forkopimda Kabupaten
Boyolali, Bulog, Perhutani, sektor perbankan, penyuluh pertanian, serta kelompok
tani setempat.
Baca Lainnya :
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi0
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya0
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka0
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser0
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi0
Panen raya jagung ini merupakan bagian dari agenda
nasional yang dipusatkan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan diikuti secara
serentak oleh jajaran Polda se-Indonesia melalui Zoom Meeting bersama Presiden
Republik Indonesia dan Kapolri.
Kegiatan tersebut menjadi simbol sinergitas nasional
dalam memperkuat ketahanan pangan menuju swasembada pangan nasional.
Dalam rangkaian kegiatan nasional tersebut, turut
dilaksanakan groundbreaking pembangunan 10 gudang logistik Polri serta
Launching operasional 166 SPPG Polri sebagai bagian dari penguatan
infrastruktur dan distribusi sektor pangan di berbagai daerah.
Dalam keterangannya Kabid Humas Polda Jateng Kombes
Pol. Artanto menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan panen raya
ini merupakan bentuk dukungan terhadap program strategis pemerintah, khususnya
dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan nasional.
“Hari ini Bapak Kapolda Jawa Tengah turun langsung
melaksanakan panen raya bersama para petani di Boyolali. Ini merupakan bentuk
sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung
program swasembada pangan nasional,” ujar Artanto.
Dalam pelaksanaannya, Kapolda Jateng bersama rombongan
melakukan panen jagung di lahan seluas kurang lebih 3.000 meter persegi yang
dikelola kelompok tani Desa Teras dengan varietas jagung hibrida NK Perkasa.
Hasil panen tersebut selanjutnya akan diserap oleh
Bulog guna menjaga stabilitas pasokan serta mendukung keberlanjutan program
ketahanan pangan nasional.
Selain melaksanakan panen raya, kapolda juga
menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat serta bantuan
sarana pertanian kepada kelompok tani berupa bibit jagung, pupuk, dan alat
pertanian.
Bantuan tersebut diharapkan mampu membantu meningkatkan
produktivitas pertanian sekaligus memberikan motivasi kepada para petani dalam
mendukung keberhasilan program swasembada pangan di wilayah Jawa Tengah.
Artanto menambahkan bahwa kolaborasi antara Polri,
pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat menjadi faktor penting
dalam menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan agar manfaatnya dapat
dirasakan secara luas oleh masyarakat.
“Melalui kerja sama dan sinergi yang kuat antar seluruh elemen, program swasembada pangan dapat berjalan optimal dan semakin memperkuat ketahanan nasional, khususnya di wilayah Jawa Tengah,” pungkasnya. (eko/redaksi)











