- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka

Keterangan Gambar : Wagub Jateng Taj Yasin Maemoen menghadiri acara Muwaadah Pengukuhan dan Pelepasan Peserta Didik Kelas IX & XII MTS MA Nahdlatul Muslimin, Undaan Kidul, Kabupaten Kudus Tahun Ajaran 2026, Minggu (17/5/2026).
Purwokerto, infojateng.id - Penataan Pasar Wage Purwokerto mulai menunjukkan perubahan signifikan. Saat blusukan ke Pasar Wage Purwokerto pada Minggu (17/5/2026), Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai kondisi pasar kini jauh lebih tertib dibanding dua tahun lalu. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun memastikan revitalisasi area bekas kebakaran akan segera diprioritaskan.
Peninjauan dilakukan bersama Bupati Banyumas Sadewo
Tri Lastiono. Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Luthfi mengapresiasi penataan
pedagang di Blok B Pasar Wage yang dinilai berhasil mengurangi kesemrawutan
akibat aktivitas pedagang yang sebelumnya berjualan di tepi jalan dan luar
gedung pasar.
“Dulu saya pernah ke sini dan sekarang sudah berubah,
mulai tertata. Ini tertib sekali. Tinggal 20 los di sebelah kiri yang akan
segera direvitalisasi supaya lebih rapi,” kata Ahmad Luthfi usai peninjauan.
Baca Lainnya :
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser0
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi0
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran0
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari0
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 20260
Tak hanya lantai dasar, revitalisasi juga direncanakan
menyasar lantai dua pasar yang hingga kini masih rusak akibat kebakaran tahun
2020. Kondisi bangunan yang mulai lapuk dinilai berpotensi membahayakan
pedagang maupun pengunjung.
“Atasnya itu bekas kebakaran. Kalau tidak segera
dirawat justru menjadi potensi kerawanan bagi pedagang dan pembeli,” ujarnya.
Ahmad Luthfi menegaskan Pemprov Jateng siap membantu
pembiayaan revitalisasi melalui dukungan APBD provinsi maupun koordinasi dengan
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Meski demikian, kewenangan
pengelolaan pasar tetap berada di pemerintah kabupaten/kota.
“Kami akan bantu. Nanti bisa lewat provinsi atau
koordinasi dengan Menteri Perdagangan,” jelasnya.
Dalam blusukan tersebut, Ahmad Luthfi juga berdialog
dengan sejumlah pedagang bahan pokok. Sebagian besar mengaku kondisi pasar kini
lebih nyaman dan tertata. Mereka berharap ada akses pintu masuk baru dari sisi
selatan agar aktivitas pasar semakin ramai.
Menanggapi usulan itu, Sadewo Tri Lastiono mengatakan
Pemerintah Kabupaten Banyumas memang telah menyiapkan rencana pemindahan pintu
utama pasar ke sisi selatan. Namun proyek tersebut membutuhkan pembebasan lahan
dengan nilai hampir Rp30 miliar.
“Pembebasan lahannya hampir Rp30 miliar dari APBD
Kabupaten Banyumas. Sementara lantai dua yang bekas kebakaran juga perlu segera
direnovasi karena sudah lapuk,” katanya.
Selain penataan fisik, kawasan Pasar Wage juga
disiapkan menjadi sentra kuliner malam yang menggabungkan unsur budaya kawasan
Kauman dan Klenteng Hok Tek Bio. Konsepnya berupa tenant kuliner tertata yang
diisi beragam makanan khas Indonesia.
“Masih tahap rencana, tapi nanti konsepnya kawasan kuliner malam dengan tenant yang rapi,” ujar Sadewo. (one/redaksi)











