- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama Sekretaris Daerah Provinsi, Sumarno, turut melepas peserta Purwokerto Half Marathon 2026, Minggu (17/5/2026).
Banyumas, infojateng.id - Riuh tepuk tangan, yel-yel, musik, hingga kostum nyeleneh di sepanjang rute menjadi energi tambahan bagi ribuan peserta Purwokerto Half Marathon 2026.
Kemeriahan cheering dari warga, pelajar, komunitas,
hingga kelompok seni sukses menciptakan atmosfer lomba yang bukan sekadar
kompetisi lari, tetapi juga pesta rakyat yang membakar semangat pelari hingga
garis finis.
Sejak Minggu pagi, 17 Mei 2026, masyarakat memadati
sejumlah titik lintasan untuk memberi dukungan kepada para peserta. Sorak sorai
penonton terdengar nyaris tanpa henti, menciptakan suasana meriah yang diakui
banyak pelari sebagai salah satu daya tarik utama event tahunan tersebut.
Baca Lainnya :
- 6.000 Pelari Bakal Ramaikan Purwokerto Half Marathon, Ungkit Sport Tourism dan Ekonomi Lokal0
- Taj Yasin Hadiri Panen Raya Jagung Serentak, Pemprov Jateng Apresiasi Dukungan Polri untuk Ketahanan0
- BPBD Jateng Tutup Tanggul Jebol Sungai Silandak, Penanganan Jangka Panjang Disiapkan0
- 6.271 Koperasi Merah Putih di Jateng Beroperasi, 2.769 Gedung Telah Terbangun0
- Diduga Mabuk dan Nekat Terjun dari Jembatan Jurug, Pria Asal Karanganyar Diselamatkan Polisi0
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama Sekretaris
Daerah Provinsi, Sumarno, turut melepas peserta dan mengapresiasi keterlibatan
berbagai pihak yang mendukung suksesnya acara.
“Terima kasih kepada BRI, BI, Bupati Banyumas, serta
seluruh warga yang telah hadir merangkai kegiatan half marathon,” kata Ahmad
Luthfi saat flag off.
Gubernur ikut sorak sorai memotivasi peserta sebelum
lomba dimulai. Ahmad Luthfi bahkan ikut menjadi peserta lari untuk kategori
5K.
Atmosfer cheering yang meriah menjadi pengalaman
paling membekas bagi banyak peserta. Maliq, pelari kategori 5K asal Surabaya,
menilai Purwokerto Half Marathon tahun ini jauh lebih semarak dibanding
penyelenggaraan sebelumnya.
“Pernah ikut PWT HM yang pertama. Tahun ini lebih
seru. Cheering-nya bikin semangat,” ujarnya.
Maliq tampil mencolok dengan outfit bertema maling
yang mengundang perhatian peserta lain. Ia mengaku konsep unik tersebut
terinspirasi dari mimpi.
“Jadi maling untuk mencuri hati pacar. Cuma maling TV,
bukan korupsi,” katanya sambil berkelakar.
Kesan serupa disampaikan Sasi dan Vania, peserta 5K
asal Purwokerto. Mereka menilai penyelenggaraan tahun ini lebih tertata dan
meriah.
“Sebelumnya sudah pernah ikut, kali ini lebih seru.
Semuanya teratur dengan baik. Tahun 2027 bakal ikut lagi, soalnya asyik
banget,” ujar mereka.
Keduanya berharap rute lomba tahun depan dapat dibuat
berbeda agar peserta bisa lebih mengeksplorasi sudut-sudut Kota Purwokerto.
Peserta asal Yogyakarta, Sulendro, juga memuji
kualitas penyelenggaraan Purwokerto Half Marathon 2026. Pelari kategori 5K itu
finis dengan catatan waktu 19 menit 33 detik.
“Pesertanya sangat meriah, ramai, dan fasilitas
terutama water station bagus. Lalu lintas steril, jadi pelari tinggal lari dan
enjoy,” katanya.
Rahadi, peserta kategori half marathon asal Jogja,
menyebut cheering di Purwokerto Half Marathon menjadi salah satu yang paling
berkesan dibanding event lari lain di Pulau Jawa.
“Ini ikut kedua kalinya. Event lain di Pulau Jawa juga
ikut. Cheering-nya bagus banget, bikin semangat. Dibanding race yang lain,
cheering-nya heboh banget,” ujar Rahadi.
Antusiasme juga datang dari warga lokal. Eko, pelari
kategori 10K asal Baturraden, mengaku bangga melihat tingginya partisipasi
masyarakat Banyumas dalam memeriahkan lomba.
“Sebagai warga lokal antusias, karena cheering-nya
luar biasa. Semoga ke depan lebih meriah lagi,” katanya.
Ia juga menilai pengamanan dan sterilisasi jalur
berjalan baik sehingga peserta dapat berlari dengan nyaman. Menurutnya, event
seperti ini turut memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
“Dari pengamanan juga luar biasa, jalur steril.
Harapannya UMKM lebih maju lagi dan lebih ramai,” ujarnya.
Dokter sekaligus pegiat olahraga, Tirta Mandira Hudhi,
turut memberikan apresiasi terhadap gelaran tahun ini.
“PWT HM alhamdulillah keren, seru. Cheering-nya joss,”
katanya.
Purwokerto Half Marathon 2026 diikuti sebanyak 6.000
peserta, terdiri atas 2.000 pelari kategori half marathon 21K, 1.750 pelari
10K, 2.000 pelari 5K, serta 250 peserta 3K fun run.
Selain menjadi ajang olahraga, event ini juga diharapkan mampu menggerakkan sektor wisata, kuliner, perhotelan, dan UMKM di Banyumas. Dukungan penuh masyarakat di sepanjang rute membuat Purwokerto Half Marathon 2026 tak hanya meninggalkan catatan waktu, tetapi juga pengalaman yang membekas bagi para pelari. (eko/redaksi)











