- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
6.271 Koperasi Merah Putih di Jateng Beroperasi, 2.769 Gedung Telah Terbangun

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi usai mengikuti acara Peresmian 1.061 KDKMP oleh Presiden Prabowo yang dipusatkan di Nganjuk, Jawa Timur.
Boyolali,
infojateng.id - Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
(KDKMP) di Jawa Tengah yang telah beroperasi per 16 Mei 2026 mencapai 6.271
unit atau 73 % dari yang ditargetkan. Dari jumlah itu, sebanyak 2.769 unit
telah memiliki bangunan gedung.
Capaian itu menjadikan Jawa Tengah menjadi provinsi
dengan jumlah gedung dan operasional KDKMP tertinggi nasional.
Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi
usai mengikuti acara Peresmian 1.061 KDKMP oleh Presiden Prabowo yang
dipusatkan di Nganjuk, Jawa Timur. Ahmad Luthfi mengikuti secara daring dari
KDKMP Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Sabtu (16/5/2026).
Baca Lainnya :
- Diduga Mabuk dan Nekat Terjun dari Jembatan Jurug, Pria Asal Karanganyar Diselamatkan Polisi0
- COD di Facebook Jadi Jalan Polisi Bongkar Komplotan Curanmor Margorejo0
- Pakta Integritas atau Tekanan? Dosen Univet Sukoharjo Soroti Kebijakan Kampus0
- Bupati Batang Menata Ribuan RTLH Jadi Hunian Layak0
- 3.337 Urusan Warga Batang Tuntas di MPP, Berikut Layanan yang Jadi Primadona0
"Gedung KDKMP yang sudah terbangun di Jawa Tengah
ada 2.679 bangunan. Ini akan terus bertambah. Kalau yang sudah operasional ada
6.271 koperasi," katanya Luthfi.
Dari 1.061 KDKMP yang diresmikan Prabowo Subianto,
sebanyak 531 koperasi ada di Jawa Tengah sedangkan 530 lainnya di Jawa Timur.
Sebanyak 531 koperasi itu merupakan hasil dari percepatan pembangunan gedung
yang berkolaborasi dengan Kodam IV/Diponegoro. Meliputi wilayah Korem
071/Wijayakusuma 41 titik, Korem 072/Pamungkas 103 titik, Korem 073/Makutarama
55 titik, dan Korem 074/Warastratama 332 titik.
Sementara berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi
Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes), Kabupaten Wonogiri menjadi daerah
dengan pembangunan gedung terbanyak yaitu 186 gedung, disusul Boyolali 180
gedung, dan Klaten 174 gedung.
Ahmad Luthfi menjelaskan, KDKMP di Jawa Tengah sudah
banyak yang sudah operasional walaupun gedung yang dibangun belum jadi. Ia
mencontohkan, ada KDKMP yang baru memiliki satu gerai atau 2-3 gerai tetapi
sudah operasional.
Ia meminta kepada Dinas Koperasi Provinsi dan
kabupaten/kota kolaborasi dengan Kodam IV/Diponegoro untuk mempercepat
pembangunan gedung KDKMP yang hingga kini belum selesai.
Dalam kesempatan itu, Luthfi menekankan bahwa KDKMP
merupakan koperasi yang berbasis desa. Karenanya, ia meminta agar kearifan
lokal dan potensi desa menjadi produk unggulan dari koperasi itu sendiri.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto mengatakan,
bahwa operasionalisasi 1.061 KDKMP tersebut merupakan tonggak sejarah. Sebab,
koperasi tersebut dilengkapi dengan gedung, petugas, barang, sistem,
unsur-unsur lgistik, maupun kendaraan operasional.
Di mana gedungnya ada, gudang ada, sistem ada,
barangnya ada, petugas ada, unsur-unsur logistik ada, serta truk, pikap, dan
kendaraan roda tiga ada.
Ia juga menegaskan bahwa capaian itu membuktikan bahwa
jika pemerintah punya kehendak, strategi, tekad, dan kerja sama yang kuat maka
mampu berbuat hal yang luar biasa. Dengan koperasi ini, diharapkan pertumbuhan
ekonomi desa meningkat meningkat.
"Mari kita maju dengan rasa percaya diri.
Koperasi ini akan jadi milik kita bersama, kekuatan kita bersama membangun
Indonesia. Koperasi harus kuat, UMKM harus kuat," ucapnya. (eko/redaksi)











