- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
“Bangun Pati Tak Bisa Sendiri”, Plt Bupati Gandeng LDII Bentuk ‘Super Tim’ Lawan Stunting dan Perkua

Keterangan Gambar : Prosesi pelantikan dan pengukuhan Pengurus DPD LDII Kabupaten Pati periode 2025–2030 di Pendapa Kabupaten Pati Sabtu 9 Mei 2026
Pati, infojateng.id – Pelaksana
Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengajak seluruh elemen
masyarakat, termasuk warga LDII, untuk menjadikan momentum pelantikan dan
pengukuhan Pengurus DPD LDII Kabupaten Pati periode 2025–2030 sebagai semangat
kebersamaan dalam membangun daerah.
Menurutnya,
Kabupaten Pati tidak bisa dibangun hanya oleh Pemerintah Kabupaten semata,
melainkan membutuhkan kolaborasi, masukan, serta keterlibatan seluruh elemen
masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.
“Pati
ini luar biasa. Momentum ini jangan dijadikan momen biasa, tetapi menjadi
semangat kebersamaan warga Pati untuk terus berupaya menyampaikan ilmu,
gagasan, dan kontribusi nyata demi membangun Kabupaten Pati,” ujarnya saat
memberikan sambutan.
Baca Lainnya :
- 30 Ribu Rumah di Jateng Akan Diperbaiki Melalui Program BSPS0
- Kolaborasi UGM-Pemkab Jepara Kembangkan Wisata dan Budaya Berbasis Teknologi0
- Kontingen Jepara Dikukuhkan, Targetkan Lima Besar Porprov Jateng 20260
- Job Fair Jepara 2026 Resmi Dibuka, Sediakan 2.145 Lowongan Kerja0
- Baznas Jepara Komitmen Optimalkan Pengumpulan dan Pendistribusian Zakat0
Ia
menegaskan, berbagai persoalan daerah akan lebih efektif diselesaikan apabila
dipikirkan dan dikerjakan bersama-sama. Karena itu, dirinya membuka ruang
seluas-luasnya bagi organisasi, lembaga, maupun masyarakat untuk memberikan
saran dan masukan kepada pemerintah daerah.
“Pati
tidak bisa dibangun hanya dari Pemerintah Kabupaten saja. Kami butuh saran dan
masukan dari bapak ibu semua, khususnya teman-teman LDII. Kita harus
bersama-sama berpikir demi mewujudkan cita-cita Kabupaten Pati,” katanya.
Risma
juga menekankan pentingnya membangun kerja tim yang solid dalam tata kelola
pemerintahan dan pembangunan daerah. Bahkan, dalam setiap kegiatan maupun
pengambilan kebijakan, dirinya mengaku selalu meminta masukan dari OPD dan
lembaga terkait.
“Daerah
bukan hanya dilihat dari pemimpinnya yang hebat, tetapi bagaimana membentuk
super tim yang mampu bekerja bersama untuk masyarakat,” pungkasnya.
Sementara
itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Pati periode 2025–2030, Dr. Agung Andri
Setiapudi, MMRS, menyampaikan komitmennya untuk membawa LDII berkontribusi
nyata dalam pembangunan daerah.
Ia
mengatakan, kepengurusan baru LDII akan fokus pada penguatan sumber daya
manusia, kesehatan, energi, hingga ketahanan pangan dan lingkungan melalui
berbagai program langsung di tengah masyarakat.
“Harapan
kami, kepengurusan DPD LDII yang baru dilantik dapat memberikan kontribusi
nyata kepada masyarakat dan warga Pati dalam mendukung pembangunan Kabupaten
Pati. Baik dari sisi peningkatan SDM, kesehatan, energi, maupun ketahanan
pangan dan lingkungan,” ujarnya.
Salah
satu program prioritas yang akan dijalankan, lanjut Agung, adalah kolaborasi
dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pati dalam upaya percepatan penanganan
stunting.
“Salah
satunya kami akan berkolaborasi di bidang kesehatan bersama Dinas Kesehatan
Kabupaten Pati, khususnya terkait penanganan stunting. Warga LDII di Kabupaten
Pati jumlahnya sekitar 8.000 orang, sehingga kami optimistis bisa ikut
berkontribusi dalam menurunkan angka stunting, baik di lingkungan warga LDII
maupun masyarakat secara umum,” jelasnya.
Selain
itu, pihaknya juga akan menggencarkan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat,
khususnya kaum ibu di sekitar masjid dan pondok pesantren LDII.
“Nantinya
kami juga akan memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu di sekitar masjid dan pondok
pesantren LDII. Program ini akan kami fasilitasi secara berkelanjutan agar
manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambah Agung yang juga berlatar
belakang dokter tersebut.
(one/redaksi)










