Baznas Jepara Komitmen Optimalkan Pengumpulan dan Pendistribusian Zakat

By Admin Utama
09 Mei 2026, 11:20:44 WIB Daerah
Baznas Jepara Komitmen Optimalkan Pengumpulan dan Pendistribusian Zakat

Keterangan Gambar : Perkumpulan Penyandang Difabel Indonesia Jepara dan Yayasan DJTB Foundation saat menemui Ketua Baznas M. Nasrullah Huda di kantornya, Jumat (8/5/2026).


Jepara, infojateng.id - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara M. Nasrullah Huda berkomitmen untuk mengoptimalkan pengumpulan dan pemungutan zakat baik kepada individu, lembaga, dan perusahaan.

Tujuannya agar Baznas bisa mendistribusikan kepada lebih banyak mustahiq dari delapan ashnaf yang ada di Kabupaten Jepara.

Hal itu disampaikan Nasrullah Huda dihadapan perwakilan penyandang difabel dari Komunitas Motor Difabel Jepara (KMDJ), Perkumpulan Penyandang Difabel Indonesia (PPDI) Jepara dan Yayasan Difabel Jepara Tataning Bumi (DJTB Foundation) yang datang ke kantornya pada Jumat (8/5/2026).

Baca Lainnya :

"Kami pimpinan Baznas Kabupaten Jepara periode 2026–2031 baru resmi dilantik oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo, pada Senin, 27 April 2026, di Pendopo Kartini Jepara, dipotong hari libur, praktis kami baru bekerja 8 hari,” kata Gus Huda, sapaan akrabnya yang juga Katib Syuriyah PCNU Kabupaten Jepara itu.

Dia juga akan tancap gas untuk pembenahan internal sambil memperbaiki program kerja yang lebih berorientasi pada pemberdayaan dan pemanfaatan zakat produktif.

“Hal-hal yang bersifat konsumtif sedikit demi sedikit akan kami kurangi sehingga proporsinya menjadi 70 % untuk pemberdayaan dan pengembangan usaha ashnaf yang ada di Jepara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia berharap agar ada masukan dari komunitas difabel bagaimana cara mengoptimalkan pengumpulan zakat dan memperluas potensi muzakki, baik dilingkungan perusahaan swasta ataupun individu-individu yang mempunyai kelebihan harta.

"Kalau pendapatan dari pengumpulan, pemungutan dan penarikan potensi zakat naik, maka pentasharufan dan pendistribusian zakat kepada mustahiq juga akan naik,” terangnya.

"Setelah kita inventarisir dan belanja masalah, nanti kita undang teman-teman difabel dalam FGD peningkatan potensi zakat di Jepara bersama stakeholder yang lain,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Difabel Jepara Tataning Bumi, Faisol, berharap agar Baznas hadir untuk adik-adik difabel yang hanya bisa berbaring lemah di tempat tidurnya.

Faisol berharap ada bantuan rutin bulanan dari Baznas untuk keperluan pampers dan popok bagi adik-adik difabel seperti Baznas Kudus. Mereka tiap bulan ditransfer melalui rekening Bank untuk pembelian pampers dan makanan tambahan.

"Kami mendampingi sekitar 10 adik difabel yang tersebar di beberapa kecamatan. Kalau ada donatur kami antarkan, kalau tidak, kami tak bisa apa-apa,” ujar Faisol,  penyandang paraplegia ini dengan suara parau getir.

Ia berharap Baznas Jepara makin berpihak kepada penyandang difabel, terutama yang duafa, faqir dan tidak bisa bekerja. (redaksi)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment