- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Job Fair Jepara 2026 Resmi Dibuka, Sediakan 2.145 Lowongan Kerja

Keterangan Gambar : Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Diskopukmnakertrans kembali menggelar Job Fair Jepara 2026 di Gedung Shima, Kompleks Kantor Bupati Jepara, Jumat (8/5/2026).
Jepara, infojateng.id - Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) kembali menggelar Job Fair Jepara 2026 di Gedung Shima, Kompleks Kantor Bupati Jepara, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan bursa kerja terbesar di Jepara tahun ini
menyediakan sebanyak 2.145 lowongan pekerjaan dari 21 perusahaan yang berasal
dari berbagai sektor usaha, mulai dari manufaktur, furnitur, tekstil, retail,
jasa, telekomunikasi, hingga sektor kecantikan dan industri kreatif.
Dari jumlah tersebut, sejumlah lowongan juga
disediakan bagi tenaga kerja penyandang disabilitas.
Baca Lainnya :
- Baznas Jepara Komitmen Optimalkan Pengumpulan dan Pendistribusian Zakat0
- Ribuan Guru dan Tendik di Boyolali Ramaikan Fun Run Bareng Sekda Jateng0
- Ribuan Pelari 44 Negara Ramaikan Red Dress Run, Sport Tourism Jateng Kian Mendunia0
- Bikin Bangga, Tari Saman SMAN 4 Semarang Juara Internasional di Thailand0
- Di Tengah Polemik Tempat Sosialisasi, Dukungan untuk PT Jihae di Penambuhan Terus Menguat0
Job fair ini dibuka langsung oleh Bupati Jepara Witiarso
Utomo bersama jajaran Forkopimda dan kepala perangkat daerah terkait. Turut
hadir para asisten, staf ahli, kepala bagian Setda Jepara, Kepala BPJS
Ketenagakerjaan Cabang Jepara, Ketua HILSI Jepara, Ketua Apindo Jepara, serta
pimpinan perusahaan peserta job fair.
Dalam sambutannya, Witiarso menyampaikan bahwa
tersedianya ribuan lowongan kerja dari berbagai sektor menunjukkan struktur
ekonomi Kabupaten Jepara terus berkembang dan semakin beragam.
“Jepara tetap menjaga identitas sebagai kota ukir,
tetapi pada saat yang sama kita juga membuka diri terhadap tumbuhnya
sektor-sektor ekonomi baru yang membuka banyak lapangan kerja,” ujar bupati.
Ia juga memberikan apresiasi kepada perusahaan yang
telah menyediakan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Menurutnya,
langkah tersebut merupakan bagian penting dalam menciptakan dunia kerja yang
inklusif dan berkeadilan.
“Penyandang disabilitas harus memperoleh kesempatan
yang sama untuk berkarya dan menunjukkan kemampuan terbaik. Saya berharap
semakin banyak perusahaan di Jepara yang membuka ruang bagi tenaga kerja
disabilitas,” kata Witiarso.
Kepada para pencari kerja, khususnya generasi muda dan
lulusan baru, bupati berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan
sebaik-baiknya serta tidak takut memulai dari bawah.
“Dunia kerja tidak hanya membutuhkan ijazah, tetapi
juga disiplin, integritas, kemampuan beradaptasi, dan kemauan untuk terus
belajar. Pekerjaan pertama sering kali menjadi pintu menuju kesempatan yang
lebih besar,” ungkapnya.
Bupati Witiarso juga menekankan pentingnya sinergi
antara pemerintah dan dunia usaha dalam menciptakan iklim ketenagakerjaan yang
kondusif di Kabupaten Jepara.
“Semakin banyak peluang kerja yang tercipta, semakin
besar manfaatnya terhadap kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Pemkab Jepara terus berupaya meningkatkan
kualitas sumber daya manusia pencari kerja melalui pelatihan, peningkatan
keterampilan, dan digitalisasi layanan ketenagakerjaan melalui platform
yokerjo.jepara.go.id.
Sementara itu, Kepala Diskopukmnakertrans Kabupaten
Jepara, Zamroni Lestiaza, menyampaikan bahwa pelaksanaan Job Fair Jepara selama
tiga tahun terakhir telah memanfaatkan teknologi informasi untuk mempermudah
pendataan dan pelaporan.
“Perusahaan wajib melakukan pendaftaran lowongan dan
pencari kerja harus mendaftar untuk mendapatkan barcode sebagai akses masuk
area job fair. Seluruh proses ini menggunakan menu khusus Job Fair pada website
yokerjo.jepara.go.id yang difasilitasi penuh oleh Diskominfo Kabupaten Jepara,”
jelas Zamroni.
Ia menambahkan, website tersebut juga digunakan dalam
pelayanan antar kerja, pembuatan Kartu AK-1, hingga media bursa kerja online
bagi masyarakat Jepara.
Menurutnya, pelaksanaan job fair tidak hanya menjadi
ruang bertemunya perusahaan dan pencari kerja, tetapi juga bagian dari upaya
mendukung program Jepara Karya serta visi pembangunan “Jepara Mulus”.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak
baik bagi penanganan pengangguran terbuka dan memfasilitasi pencari kerja untuk
mendapatkan pekerjaan sesuai kompetensinya,” imbuhnya.
Job Fair Jepara 2026 terbuka secara gratis bagi
masyarakat umum dengan sasaran pencari kerja lulusan SMA/SMK, Diploma (D3),
hingga Sarjana (S1). Kegiatan ini juga memberikan peluang besar bagi fresh
graduate untuk berinteraksi langsung dengan tim rekrutmen perusahaan. (redaksi)











