- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
PADI Jateng Bakal Dimasukkan dalam Kalender Event Pariwisata

Keterangan Gambar : Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen pada kegiatan gelaran PADI Jawa Tengah 2026 yang digelar di Soropadan Agro Center, Kabupaten Temanggung pada Kamis (23/4/2026).
Temanggung, infojateng.id - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendorong kegiatan Pekan Agro Digital dan Inovasi (PADI) yang digelar di Soropadan Agro Center, Kabupaten Temanggung, dimasukkan dalam kalender event pariwisata.
Hal itu disampaikan oleh Taj Yasin saat membuka
gelaran PADI Jawa Tengah 2026 pada Kamis (23/4/2026).
Sebab, gelaran tersebut selalu menyedot antuasisme
pengunjung yang tinggi. Pada gelaran 2025 saja, mampu memikat sebanyak 133 ribu
pengunjung yang datang pada event tersebut. Tak ayal, Taj Yasin menargetkan
pada tahun 2027, gelaran PADI bisa masuk
dalam kalender event pariwisata Jawa Tengah.
Baca Lainnya :
- Blora Didorong Jadi Percontohan Penanganan Kasus TBC0
- GenRe Blora Didorong Petakan Potensi Remaja dan Anak Putus Sekolah0
- Buka TMMD Sengkuyung, Bupati Boyolali Pastikan Pemerataan Pembangunan Dimulai Dari Desa0
- Wabup Boyolali : Seragam Tagana Bukan Sekedar Pakaianja, Tapi Amanah0
- Jelang May Day, Polres Batang Gelar Latihan Pengamanan0
Menurut dia, kegiatan tersebut bukan hanya memasarkan
produk pertanian, namun juga menjadi tempat bertemunya masyarakat dengan
industri pengolahan hasil.
"Kita akan dorong bukan hanya wisata agro, tetapi
wisata ekonomi. Wisatawan yang datang ke Jawa Tengah ini bukan hanya wisata
penikmat alam saja, tetapi juga menikmati bagaimana hasil dari pertanian kita,
perkebunan kita, peternakan kita, juga menyisir ke tempat-tempat usaha,"
ujarnya.
Dibeberkan dia, sejak 2023, event pameran agro di
Soropadan sudah tidak lagi ditopang oleh APBD Jateng. Karenanya, dia memberikan apresiasi yang luar biasa
kepada para petani muda yang membuat pameran hasil inovasi teknologi dalam
bidang pertanian tersebut.
Ketua Panitia PADI 2026, Rosyid mengaku, gembira
dengan adanya rencana untuk menjadikan
PADI masuk dalam kalender event pariwisata Jawa Tengah tahun 2027. Menurutnya,
petani muda yang tergabung dalam Forum Komunikasi Purnawirya Bapeltan akan
mendukung hal tersebut.
Ia mengungkapkan, pada gelaran 2025 lalu berhasil
mencatat transaksi sebesar Rp5 miliar. Dia berharap, event tahun ini bisa meraup lebih dari yang diraih tahun
lalu. Saat ini ada seratus petani muda
yang tercatat sebagai anggota forum. Namun demikian, jejaring mereka terjalin
di 35 kabupaten/kota.
"Kegiatan ini nol anggaran dari pemerintah. Murni
dari alumni dari Balai Pelatihan Pertanian dikumpulkan di sini," ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa
Tengah, Defrancisco Dasilva Tavares mengatakan, kegiatan yang digelar hingga 27 April 2026 ini
merupakan inisiatif petani muda yang
berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mempromosikan teknologi
inovatif di bidang pertanian.
"Kegiatan ini merupakan respon atas tantangan
pembangunan pertanian saat ini dan ke depan," urainya.
PADI tahun 2026, lanjutnya, diikuti 127 stan, yang
terdiri dari sponsorship, staheholder, Pemprov Jateng, pemerintah kabupaten/kota, perguruan tinggi,
dan SMK serta SMA.
Melalui kegiatan ini, diharapkan adanya regenarasi
dari para petani. Menurutnya, regenerasi petani menjadi hal penting dalam
perubahan demografi dan ekonomi global.
"Ini
adalah bagian investasi jangka panjang, hal ini guna memantapkan provinsi
Jateng sebagai lumbung pangan nasional," katanya.
Sebagai informasi, PADI 2026 menyajikan pameran
teknologi dan inovasi, book fair, job fair, talkshow, pagelaran seni budaya,
pangan murah, dan agro bershalawat. (eko/redaksi)











