- Bawa Flare Hingga Miras, Puluhan Suporter Persis Solo Diamankan Polisi
- Perkuat Ketahanan Pangan, Polda Jateng Panen Raya Jagung Serentak di Boyolali
- ODGJ Lempar Batu Pengguna Jalan di Pati Diamankan Polisi
- RSUD Margono Disiapkan Jadi Pusat Layanan Kesehatan Banyumas Raya
- Info Lur! Beasiswa Santri Pemprov Jateng Masih Dibuka
- Rumah Dinas untuk Rakyat, Taj Yasin Jamu Peserta Susbanpim Banser
- Curi Motor di Laweyan Solo, Pemuda Asal Serang Banten Diringkus Polisi
- Gubernur Luthfi Blusukan ke Pasar Wage, Siapkan Revitalisasi Eks Kebakaran
- Purwokerto Half Marathon 2026, Dongkrak Ekonomi dari Ajang Lomba Lari
- Meriah, 6.000 Pelari Ikuti Purwokerto Half Marathon 2026
Peringati Hari Kartini, Jepara Gaungkan Perempuan Berdaya dan Berpengaruh

Keterangan Gambar : Upacara peringatan Hari Kartini yang dilaksanakan di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Jepara, Selasa (21/4/2026).
Jepara, infojateng.id - Upacara peringatan Hari Kartini berlangsung khidmat di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Jepara, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda, organisasi
wanita, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, serta berbagai
organisasi profesi perempuan di Kabupaten Jepara.
Peringatan yang digelar di tanah kelahiran Raden Ajeng
Kartini ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan peran perempuan dalam
pembangunan daerah.
Baca Lainnya :
- Intip Aksi Nabigh, Putra Bungsu Taj Yasin Unjuk Keberanian di Panggung Sibobo0
- Taj Yasin Lepas Kloter Pertama Haji 2026 Asal Jateng dari Embarkasi Solo0
- BPJPH Targetkan 576 Ribu Bidang Usaha di Jateng Terverifikasi Halal0
- Nawal Ajak Perempuan Jateng Hidupkan Kembali Nilai Perjuangan RA Kartini0
- Keracunan MBG di Demak, Wagub Jateng Minta Jadwal Distribusi dan Waktu Konsumsi 0
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jepara, Laila Saidah
Witiarso, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini tidak
sekadar mengenang sosok, melainkan merawat warisan pemikiran besar yang lahir
dari Bumi Jepara.
“Hari ini, di tanah kelahiran Raden Ajeng Kartini,
kita tidak sekadar memperingati sosok, tetapi merawat warisan pemikiran besar
yang lahir dari Bumi Jepara,” ujar Laila.
Ia menambahkan, masyarakat Jepara memiliki tanggung
jawab moral untuk melanjutkan semangat perjuangan Kartini.
Perempuan Jepara, menurut dia, harus hadir dalam
menyelesaikan persoalan nyata seperti kemiskinan, kekerasan, stunting, hingga
perkawinan anak, serta memastikan tidak ada anak yang putus sekolah.
“Jadikan Jepara sebagai pusat literasi Kartini.
Ajarkan generasi muda keberanian berpikir dan semangat perubahan, bukan sekadar
mengenal gambar beliau di buku,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menekankan
pentingnya transformasi semangat Kartini ke dalam aksi nyata. Ia menyampaikan
bahwa peringatan Hari Kartini harus menjadi pengingat bahwa perjuangan
perempuan belum selesai.
“Kartini telah membuka jalan, tugas kita hari ini
adalah memastikan perempuan Jepara mampu berdiri sejajar, berdaya, dan menjadi
solusi bagi berbagai persoalan sosial,” ujar Witiarso.
Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Jepara berkomitmen memperkuat kebijakan yang berpihak pada perempuan dan anak,
termasuk dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial.
Ia menilai, keterlibatan aktif perempuan dalam
pembangunan menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera.
Upacara ini ditutup dengan semangat kebersamaan dan
komitmen untuk terus menghidupkan nilai-nilai perjuangan Kartini dalam
kehidupan sehari-hari, menjadikan Jepara tidak hanya sebagai tempat kelahiran
Kartini, tetapi juga sebagai pusat lahirnya perempuan-perempuan tangguh masa
kini. (eko/redaksi)











